THINGS I KNOW ABOUT LOVE (TEASER)

Cast: choi sooyoung, cho kyuhyun, choi sulli, choi changmin, seohyun, im yoona, jung Jessica, lee hyemi(oc)
Genre: romance, sad, friendship.
Pg: semua umur
Author: kyuanzainn

“gwenchanayo…….”

“kalau kau mau pergi. Semua orang ingin kau tinggal. Aku pun begitu. Aku ingin kau tinggal lebih daripada apapun yang kuinginkan di dunia ini….”
Suara namja itu tercekat emosi. Dia berhenti sejenak, berdehem, menarik napas, kemudian melanjutkan.

“tapi itu kemauanku, kemauan keluargamu, kemauan sahabat-sahabatmu. Dan aku sepenuhnya mengerti, semua ini adalah kemamuanmu. Maka aku hanya ingin memberitahumu, bahwa aku mengerti jika kau pergi. Tidak apa-apa kalau kau harus meninggalkan kami. Tidak apa-apa jika kau ingin berhenti berjuang……”

Aloha………
Aku dating lagi bawa ff yang baru………
Ahh…..dadaku nyeri dan miris ngeliat siders. But gwencana.. aku maklum kok……
Ini adalah bagian dari emosiku yang kuangkat naik ke permukaan. Ff ini sebenarnya adalah bagian dari novel dengan judul yang sama, dan teaser yang sama. Hanya saja, sampai sekarang, aku belum dang a mampu untuk membaca buku itu. Dan emosi jiwaku membimbingku untuk berimajinasi menciptakan cerita dengan judul yang sama ala saya sendiri.
Semoga reader senang dengan ff yang sekarang.
Author ucapkan
HAPPY READING…….:)

Advertisements
Posted in Kyuyoung ff | Tagged , , , , , | 16 Comments

REKOMENDASI GUE

Hola mi amiga

Hola mi amigo

Annyeong

Eh? Ini bukan ff. Ini hanya sesuatu hal yang ga penting.

Dunia Wanita.

Rekomendasi ala aku.

Apa aja? Cekidot

1. Shampoo

Ini problemku. Saking banyaknya merk shampoo yang udah q pake, berasa kepalaku ini udah ga mempan aja. Selalu aja problem dengan pengelupasan kulit kepala.

So, yg mau gue rekomendasiin apa?

Shampoo head n Shoulder silky n smooth.

Karena kalw q pake sampo ini, setidaknya pengelupasan kulit kepalaku berkurang hingga 85%.

2. Sabun Mandi

Hanya Citra teh hijau n Sinzui aja yang aku pakai selama ini dan hasilnya, not bad. Ini sabun cairnya loh,

3. Scin Care

Sumpah, gue lagi tergila-gila sama produk scin carenya wardah.

Lembut banget, aman, dan ga bikin kulit kering. Gue pake semua produk skin carenya.
Dan lage Halal. Hehehe

4. Cosmetic

Aku lebih condong ke La tulipe ceh. Pernah sekali pake Wardah dan hasilnya bagus. Hanya ga tahan lama aja.

Kalau la tulipe itu, tahan lama di muka walau di pake buat ujan-ujanan. Hehehe

Hanya saja jangan terlalu lama makenya.

Gue makenya saat bepergian keluar rumah aja. Kalau dalam rumah, q pake bedak tabur viva no. 4

5. Body Lotion

Ga pernah bisa berpaling dari vaseline. Semuanya udah gue coba.

Kalau malam selalu pake yang cocoa glow. Habis baunya berasa coklat, jadi bisa kenyang hanya dgn cium baunya aja.

Kalau siang gue pake Aloe fresh SPF 24.
Alasannya karena tertarik ma SPF nya. Hehehe
Labuan Bajo, NTT itu panas ding.

Apalagi yang q pake yah? Hmmm?

Parfum?

Aku jarang pake parfum. Coz udah berasa harum. Hehehe.

Tapi, selalu ada stok parfum murahan di rumah.

VICTORIA Yang warna Hijau.

Ah, udah ah. Sorry gue g sertakan dgn gambar..coz ini uploadnya dari HP jadi agak rempong.

So, bye bye

Posted in Uncategorized | Leave a comment

MISS PESIMIS

Hai semua.

Tanganku bergetar loh waktu ngetik hal ini.

Im back dengan Status lamaku.

Status yang pernah membuatku down. N dia kembali.
Continue reading

Posted in Uncategorized | 3 Comments

A ROMANTIC STORY ABOUT SOOYOUNG

Cast :
Choi Sooyoung
Cho Kyuhyun
Lee Sungmin
Yoo Hwan Woo
Lee Hyukjae

Genre : sad, romance, drama.

Author : Kyuanzainn (@kyuanzain1)

Note :

Anyeong, aku kembali bawa ff. Kali ini aku bawa cerita baru yang aku adaptasi langsung dari novel keren dengan judul yang sama.

Oke, silahkan dibaca part 1.

Sooyoung’s POV

Aku tidak menyangka semuanya akan seperti ini. Aku menyakitinya. Hanya saja, beginilah yang seharusnya.

Kubelai lembut wajah namja arogant Ku ini.

“ku mohon, sajangnim. Lupakan aku.” isakku.

Dengan perlahan, ku dekatkan wajahku. Ku ciumi
Continue reading

Posted in Uncategorized | Tagged , , | 115 Comments

CRAZY 3

CRAZY 3
Cast:
 Choi sooyoung
 Cho kyuhyun
 Kriss exo-M
 Lee donghae
 Jung Jessica
Genre: romance? Sad?
Pg: 16+
Author:kyuanzainn

Anyeong readerdul. Adakah yang nonton SS5 kemarin? Maukah berbagi kebahagiannya dengan author yang ga bias apa-apa ini, hiks……
Doakan author yah, semoga di SS6INA nanti, author juga bias bergabung bersama kalian semua, berbagi kebahagiaan bersama tentunya.
Udah ahh……semakin aku berbicara tentang konser, aku semakin galau saja, untuk itu aku udah lebih baik post ff ini saja.

SOOYOUNG POV
Di sinilah aku sekarang. Tanpa berani bergerak sedikitpun dari tempatku berdiri.
‘kenapa aku jadi penakut seperti ini sih? Lagipula si arogan itu bukan siapa-siapa. Tapi……dia bias saja memukulku kapan saja. Aigo……’
Dari tadi aku selalu menggerutu tak jelas seraya membayangkan hal-hal buruk yang akan terjadi seandainya aku meninggalkan sekolah dan melawan apa yang dikatakan si tuan besar kyuhyun.
“AHA!!!!!”
Suatu ide cemerlang sekejap mampir dalam kepalaku. Kenapa tidak?

Dan akhirnya di sinilah aku berada. Dengan JUNG JESSICA yang sedari tadi memasang wajah cemberut dan kepanikan. Sesekali dia menatapku. Memelas agar aku melepaskannya dan membiarkannya pulang dengan aman.
“kau tidak akan meninggalkanku dengan mereka sendirian kan? Kau sahabatku, kan??” bujukku.

Dia hanya menghembuskan napasnya dengan kesal seraya menganggukkan kepalanya dengan terpaksa.
Hehehehehe. Aku mana mau tersiksa seorang diri.

BROOMMM BROOMMMMM

Motor merah berhenti tepat di depanku diikuti dengan beberapa motor di belakangnya. Tapi aku tak bias meleihat siapa yang mengendarainya karena dia memakai helm ber-film hitam.

“NAIK!!!”
Wuah, ternyata itu cho kyuhyun. Dia keren sekali dengan motor merahnya.

“CEPAT NAIKK!!!!” bentaknya yang menyadarkanku dari lamunanku

“tidak!! Aku tidak mau naik!!” jawabku dengan cepat. Aigo, bagaimana mungkin aku bias seberani ini menjawabnya.

Lihatlah!! Sekarang dia sedang memelototiku dengan tatapannya yang super tajam itu.

“mwo? Kau mau mati?!!!!” teriaknya dari balik helmnya.

“aku…aku tidak mau ikut kalau Jessica tidak ikut!!!”

Bias kulihat dengan jelas bagaimana raut wajah Jessica yang pucat saat kusebut namanya.

“merepotkan. Ya kriss-si bonceng yeoja itu!!” teriak kyuhyun.

Mwo? Kriss oppa? Jessica dibonceng kriss oppa? Beruntung sekali dia!!!
Aku melirik Jessica dengan mupeng.

“aku!!! Biar aku saja yang memboncengnya!!!”
Terdengar suara seorang namja dari sebelah kriss yaitu donghae si ikan.
Pasti Jessica senang sekali sekarang.
Aku sekali lagi melirik kea rah Jessica yang kini wajahnya sudah bersemu merah.

“ppali!!!! Cepat naik sebelum kutarik kau!!!” teriak kyuhyun lagi.

“ne, sabar dong!!!”

Kenapa sih namaja ini tak ada rasa sopan santunya sedikit? Dan perkataannya yang sangat kasar serta pedas itu..aigo……ampunilah dia ya tuhan.

Akhirnya aku naik motornya yang super ‘WOW’ itu. Tapi satu yang membuatku bingung. Aku harus berpegangan di mana?

“kyuhyun-ssi, aku pegangannya di mana?” tanyaku seperti orang bodoh. Jangan salahkan aku bertanya hal memalukan seperti ini. Ini pertama kali kujumpai. Di mana setiap motor yang kujumpai selalu mempunyai pegangan di belakangnya. Motor mahal macam apa yang tidak punya pegangan seperti ini. Benar-benar membahayakan pengendara yang dibonceng. Ckckckckck

“di mana saja, asal jangan pernah menyentuhku apalagi memelukku dari belakang. Arraso?”

“cih!! Siapa juga yang mau memelukmu?” gerutuku padanya.

“kau mau mati?” gertaknya saat mendengar gerutuanku.

Akhirnya kuputuskan untuk berpegangan pada ujung jaket yang dikenakan kyuhyun. Dan hey!! Dia membawa motornya seperti orang yang sedang dikejar setan. Lama-lama dibonceng seperti ini membuat umurku berkurang selama 7 tahun!!!

Dan akhirnya perjalanan yang maha mendebarkan itu menemui ujungnya ketika aku dengan kaki yang gemetaran menginjakkan kaki di depan sebuah bangunan yang bertuliskan “CAFFE XXMW”

“ayo masuk” ajak kyuhyun seraya menarik pergelangan tanganku.

Wuah. Di sini dipenuhi oleh anak-anak sekolah kalangan atas. Tapi rata-rata di anatara mereka merokok dan meminum minuman keras. Hal yang sangat kubenci tentu saja. Ingin rasanya segera pergi dari tempat ini andai saja si bodoh kyuhyun ini tak menahanku.

“duduk!!” perintahnya seraya menepuk tempat kosong yang ada persis di sampingnya.

Aku sekali lagi melihat sekelilingku. Dan hei!! Lihatlah!! Sekarang Jessica justru menikmati kedekatannya dengan pujaan hatinya.

“KYUHYUN OPPA!!!!!”
Teriak seorang yeoja cantik bererawakan tinggi dan tentu saja sangat menawan.
Tapi di luar dugaan, kyuhyun malah mengacuhkannya. Hal yang jarang kau temui. Bagaimana bias kyuhyun mengacuhkan yeoja secantik boneka yang kini ada di depanku ini?

“jangan pernah mendekatiku. Arraso??!!!!” bentak kyuhyun yang tentu saja membuatku kaget.

Namun, bukannya menjauh, yeoja cantik ini justru menatapku dengan aneh. Hei!! Ada yang salah dengan penampilanku?

“dia yeoja oppa yang baru?” Tanya gadis tersebut dengan sinis.

“bukan urusanmu! Kka!!!!!”

“dia memang cukup cantik, tapi dadanya rata, oppa.” Teriak yeoja itu. Mengundang semua mata melihat insiden kecil ini.

“aku yakin oppa sangat tersiksa dengannya. Dan tentu saja malu.

Aku geram? Tentu saja. Bagaimana bias dia berkata seperti itu. Hei! Dadaku memang rata. Tapi tidak dengan harus mengatakan terang-terangan seperti itukan? Dan lagian yang kutahu, kyuhyun bukanlah ‘si maniak dada.’

Kyuhyun menatapku sekilas kea rah dadaku. Dan tersenyum sinis.

“ne!! tentu saja aku malu mempunyai yeoja berdada rata sepertinya”

Cukup sudah!!! Aku sudah cukup bersabar di hina oleh yeoja yang sama sekali tidak ku kenal. Sekarang dia malah menghinaku? Dia yang mengajakku dengan paksa ke sini. Jadi ini tujuannya? Dia ingin mempermalukanku?

BRAAKKKK

Aku menggebrak meja yang ada di depanku dengan keras. Kini semua mata hanya tertuju padaku. Aku sudah tak peduli dengan apa yang akan orang-orang katakana. Yang jelas aku sangat marah! Marah pada si brengsek kyuhyun yang sama sekali tak membelaku malah balas memnghinaku dengan kejamnya.

“kau!!! TIDAK BISAKAH KAU MENJAGA MULUTMU?! APA PERLU KU KIRIM KAU KE SEKOLAH KEPRIBADIAN MULUT AGAR KAU BISA MENGHILANGKAN SIFATMU YANG BURUK ITU NAPPEUN!!!!” teriakku pada yeoja itu.
Pandanganku beralih pada kyuhyun. Menatapnya dengan mata berkaca-kaca.

“DAN KAU NAPPEUN NAMJA!! NAMJA AROGAN, BAU, BUSUK, JELEK, BULE SIALAN!!!!! “ teriakku di luar kontrolku. “BERANINYA KAU MENGAJAKKU KE SINI HANYA UNTUK DIPERMALUKAN. AKU MEMBENCIMU. SANGAT MEBENCIMU, CHO KYUHYUN!!!!!!!” teriakkanku menggema diiringi dengan isakkanku. Kuraih tasku dan berlari keluar meninggalkan semuanya.
Bias kudengar teriakan Jessica. Tapi aku tak perduli lagi. Aku hanya terus berlari tanpa tahu ke mana arah yang harus kutuju.

BRUUKKKK

Aku terjatuh dan lututku berdarah serta membiru. Di situlah aku sadar kalau aku tersesat.
Kegelapan malam mulai menenggelamkan warna jingga yang ada di ufuk barat. Dan dari arah berlawanan muncul anak-anak high school yang entah dari mana datangnya, tiba-tiba dating dan berusaha membujukku agar diam. Membuatku seidkit merinding mengingat semuanya adalah namja.

“kenapa menangis gadis manis!! Lebih baik main bersama kami saja!!” ucap salah satu diantara mereka.

Mendengarnya saja sudah membuatku merinding. Begitu salah satu diatara mereka menjejakkan tangannya di bahuku, sontak aku berteriak sekencangnya.

“KYUHYUN……!!!!!!!!”

Dan apa yang terjadi? Setelah aku berteriak nama kyuhyun, kalian piker dia dating?
Yah!! Dia dating. HANYA DALAM MIMPI.
Kenyataannya dia tidak dating seperti dalam sinetron-sinetron yang sering eommaku nonton.
Setelah aku berteriak memanggil nama kyuhyun, keempat namja bejat itu hanya tertawa terbahak.

“lihatlah!! Dia memanggil nama kyuhyun. Di sini tak ada yang namanya kyuhyun, saying”

Merasa sia-sia saja meneriai nama kyuhyun membuatku nekat bangkit dan berusaha berlari menjauh.
Namun salah satu di antara keempat namja itu ternyata puya gerakan reflex yang justru menarikku jatuh dalam pelukkannya sebelum sempat aku bergerak menjauhi mereka.

“ya………!!!!” teriakku histeris dan menangis.

BUAGHHHH

Mataku melotot. Itu kyuhyun!!! Dia sedang memukul teman dari namja yang saat ini tengah mendekapku erat.

“apa-apaan kau!!!!” teriak teman-teman sang komplotan.

“mau mati????” Tanya kyuhyun

Tak berselang lama, lebih dari sepuluh orang namja sudah berdiri di belakang kyuhyun yang dua orang diantaranya adalah kriss dan donghae.

“enyah…atau mati….” Kata kyuhyun pada ketiga namja yang ada di depannya. Namja yang sedari mendekapku perlahan melepaskanku. Membuatku terhempas ke jalanan. Setelah itu dengan tergopoh-gopoh mereka melarikan diri. Meninggalkan temannya yang tadi tak sadarkan diri saat di pukul kyuhyun tadi.

“gomawo…” ucapku lirih.

Kyuhyun hanya menatapku sekilas. Lalu kea rah lututku yang bengkak dan berdarah. Tapi dia tidak mengatakan apa-apa.
Kriss dan donghae berjalan mendekati kyuhyun dan aku.

“kyu, tampaknya dia kesakitan.” Kata donghae pelan tetap dengan gayanya yang cool.

“kamu bias jalan?” Tanya kriss dengan lembut padaku seraya berjongkok dan menyamakan tinggi tubuhnya denganku yang saat itu masih dalam keadaan terduduk di aspal.

‘aku tidak bias berjalan. Bisakah kau memapahku sampai ke rumah, oppa?’

Ingin sekali aku meneriakkan kataa-kata tersebut. Namun ketelan dalam-dalam keinginanku tersebut.

“bias. Tentu saja aku bias berjalan sendiri” jawabku dengan cepat seraya mencoba untuk berdiri. Namun, belum sempat aku berdiri, aku sudah terjatuh kembali. Rasanya lututku seperti ditusuk ribuan jarum. Sakit sekali.

“appo……” ringisku.

“naik ke punggungku dan aku akan mengantarmu sampai ke rumah” kata kriss seray berjongkok di depanku.

“apa tidak merepotkan?” tanyaku.

“tidak apa-apa kan……?” Tanya kriss pada kyuhyun yang saat itu hanya dapat menbuang muka.

“ untuk apa bertanya padaku lagi?! Aku juga tidak mau menggendongnya yang berat itu!!!” ucapnya.
Uhh!! Kenapa dia kasar sekali?

“aku juga tidak mau naik ke atas punggungmu yang bau itu!!!!” teriakku.

“jangan menjawabku!!!” teriak kyuhyun seraya mengepalkan tangannya.

‘yah. Terserah apa katamu. Yang penting aku sangat senang. Senang saat kriss akan menggendongku seperti ini.’

Dengan perlahan aku naik ke punggung kriss. Memperhatikan punggungnya yang lebar.

Sudah lebih dari 15 menit kriss menggendongku. Mereka meninggalkan motornya di café tadi karena mengejarku samapai sejauh ini. Dan ketika gang menuju rumahku mulai terlihat, aku seidkit bersalah pada kriss. Pasti dia menrasa keberatan.

“kriss-ssi. Kalau memang merasa lelah, sebaiknya aku diturunkan saja.”

“anoi! Kau sangat ringan sooyoung-ssi.” Jawabnya di luar perkiraanku.

Aku begitu senang saat mendengar ucapan kriss. Bukankah dia namja idaman. Ingin rasanya aku memeluknya erat.
Namun kebahagianku hanya berlangsung sebentar saja. Semuany tentu saja di hancurkan oleh si brengsek kyuhyun.

“turun!!!!” teriaknya dari belakang. Menghentikan langkah semuanya.

“mwo??” tanyaku dan kriss bersamaan.

“CEPAT TURUN KATAKU!!!! APA KAU TULI? ATAU PERLU AKU MENARIKMU PAKSA??” teriaknya lagi.

Dengan mengerutkan kening, aku turun dari punggung kriss. Ada apa sih dengan namja itu?

“ya kriss!!! Pulang sana!! Dan kalian semua PULANGGG!!!!” Teriaknya.

Kriss dan yang lainnya pun pulang. Sehingga kini hanya ada aku dan dia di sini.

“APA SIH MAUMU? AKU NAIK KE PUNGGUNGNYA BUKAN KARENA AKU MENGINGINKANNYA!!! KAU TAK BISA LIHAT? DIA HANYA BERUSAHA MENOLONGKU DENGAN MENGGENDONGKU. TIDAK SEPERTI DIRIMU!! MANUSIA YANG TAK BERMORAL!!!!” bentakku dengan keras

“tutup mulutmu!!!! Jangan berbicara seperti itu padaku!!!!”

“mwo??? Heh!! Kau piker kau siapa? Jadi aku harus bagaimana menghadapimu??”

Saat aku meneriakinya, dia hanya memejamkan matanya. Menelan semua amarahnya sebelum kemudian maju dan lantas menggendongku layaknya menggendong barang.

Aku mulai memberontak dan bertteriak sepanjang perjalanan seprti orang gila.

“turunkan aku cho kyuhyun!!! Ya!!!! Turunkan aku psikopat gila!!!!!” teriakku sejadinya.

Dan kahirnya dia menurunkan di pinggir jalan.

“sesuai dengan keinginanmu!!!”

Setelah mengatakan hal itu, dia meninggalkan ku sendiri di depan gang menuju rumahku.

Dan di sinilah aku, seperti orang gila. Berdiri seorag diri di pinggir jalan. Pikiran waras yang masih kumiliki memaksaku yang saat itu tengah kesakitan meuju rumah hanya dengan menggunakan satu kaki saja.

Sepanjang perjalanan aku menggerutu tentangnya. Menrutukinya yang begitu saja mengabulkan permintaanku untuk menurunkanku, padahalkan seperti kebanyakan namja tahu bahwa seorang yeoja itu ‘LAIN DI MULUT LAIN DI HATI’

Dan perjuanganku sampai di rumah membuahkan sebuah amarah yang meledak-ledak karena pulang sekolah larut malam. Dan siwon oppa hanya bias menertawakanku yang saat itu tengah di emolin eomma dan appa.
Tak bisakah aku lebih sial dari saat ini????

TBC

Posted in Kyuyoung ff | 14 Comments

CRAZY 2

Cast:
 Choi sooyoung
 Cho kyuhyun
 Wu yifan/kriss
 Lee donghae
 Jung Jessica
 Choi siwon
 Etc-lah……
Genre: komedi romance, sad, freak???
Author: kyuanzain
Pg: 16+

Hai semua……author paling kece dan baik hati balik lagi bawa CRAZY Part 2. Yah meskipun palaku nyut-nyuttan minta ampun, demi readerku tercinta ga papalah.
Udah ahh……happy reading aja the.

AUTHOR POV
Sudah beberapa hari sejak kejadian itu terjadi, perasaan sooyoung masih saja panic. Tapi kepanikannya dia tutupi dengan berbagai cara. Yah salah satunya dengan bermain, seperti yang dilakukannya saat ini. Dia dan teman-temannya saat ini tengah bermain ‘truth or dare’.

“aku tidak habis pikir dengan apa yang kau lakukan. Kita berdua bisa mati. Bagaimana kalau mereka menemukan kita. Anni, bagaimana kalau mereka menemukanmu? Mereka bisa saja mencincang tubuhmu, soo-ah. Apalagi kita satu sekolah. Matilah kau!!!!” bisik Jessica dengan keras di telinga sooyoung yang membuat sang sahabat sedikit beringsut menjauhi Jessica. Hatinya seketika ciut mendengar ucapan Jessica. Lalu dengan perlahan kembali didekatinya sahabatnya itu.

“aku tidak takut! Dan bisakah kau tidak berbicara dengan keras-keras? Bagaimana kalau ada yang dengar?” bisik sooyoung

Jessica menatap sooyoung dengan sinis. Dia sama sekali tidak suka jika ada seseorang yang menampik ucapannya. Termasuk sahabatnya yang satu ini.

“ahhh!!! Kena kau, choi sooyoung !!” teriak salah satu dari teman sooyoung yang tadi memutar pulpen yang dijadikan alternative permainan ‘truth or dare’ yang ujungnya mengarah pada sooyoung.

Dan dengan kepercayaan diri tingkat tinggi, sooyoung menjawab.

“aku pilih dare”

BRAKKKKKK

Suara pintu kelas yang terdengar sangat keras menggema dalam ruangan tersebut. Semua yang berada dalam ruangan tersebut sontak menoleh ke arah pelaku.
SEEE?????? Ternyata itu adalah lee donghae. Salah satu sahabat kyuhyun. Dengan gerakan reflex, sooyoung bersembunyi di bawah kolong meja. Sedangkan Jessica sudah sangat kentara sekali senang dan girang melihat kedatangan sang pujaan hati. Begitupula dengan teman-temannya yang lain.

“aku yakin dia bersekolah di sini. Seragam sekolahnya sama dengan yang kita gunakan.” Kata donghae seraya mengedarkan pandangannya ke seluruh sudut kelas.

“berarti dai bukan di kelas ini” terdengar suara cool kriss.

“dasar yeoja gila!! Awas saja kalau ketemu! Akan kuhajar 100 kali lipat” dengus kyuhyun kasar yang tentu saja membuat hati sooyoung ketar-ketir tak karuan.
Setelah mengatakan hal itu, kyuhyun and the genk menuju ke kelas sebelah.
Dengan tubuh gemetaran sooyoung keluar dari tempat persembunyiannya.

“ha…hampir saja…” terdengar napas lega Jessica yang saat itu tengah menatap sooyoung dengan raut wajah penuh kekhawatiran.
“ne…hampir saja.” Jawab sooyoung lesu.

“aha!!! Aku tahu!! Ini pasti akan sangat menyenangkan!!” teriak teman sooyoung yang tadi bermain ‘truth or dare’ dengan nada riang.

“mwo?” Tanya sooyoung dan Jessica kompak seraya menatap temannya tersebut.

“datangi kyuhyun oppa, dan katakana kau menyukainya dan kau ingin dia menjadi namjachingumu”

Mata sooyoung dan Jessica melebar seketika.
“andwe!!!!!!” teriak keduanya kompak.
Teman-teman sekelas mereka menatap soosica dengan penuh tanda Tanya.

“bagaimana? Bukankah selama ini seorang choi sooyoung terkenal akan keberaniannya? Kini, kemana keberanian itu? Apa nyalimu hanya sampai di situ? Ck!! Semuanya sangat mudah kok! Atau kau memang benar seorang pecundang?” cerocos sang teman yang tentu saja membuat sooyoung naik pitam. Bagaimanapun, dia tidak suka dikatakan sebagai seorang pecundang.

“ya!!!! Tarik kembali ucapanmu!! Aku bukan pecundang!!! Cho kyuhyun akan kujadikan milikku. Lihatlah!!!”

“yah!!! Apa kau sudah gila? Mereka akan menghajarmu jika mereka melihatmu.” Jessica mencoba menahan sooyoung yang tengah berancang-ancang menuju ke tujuannya.

“tapi tak ada yang boleh mengatakan aku sebagai seorang pecundang. Siapapun itu.” Kata sooyoung singkat.

BRAAAKKKK

Sooyoung menggebrak mejanya lalu berjalan menuju ke kelas sbelah guna menghampiri kyuhyun cs Yang saat itu tengah focus mencari keberadaannya.

“hei cho kyuhyun-ssi!!”
Sooyoung menarik pergelangan tangan kyuhyun. Dia sadar, kini semuanya, tidak hanya teman-temannya tadi, tapi semuanya kini sedang memperhatikannya dengan penuh rasa keingintahuan tinggi.

“apa-apaan ini?! Lepass….!!” Dengan kasar kyuhyun menghempas tangan sooyoung.
“uhmmm……aku……” ucap sooyoung tergagap.
“mwo?” Tanya kyuhyun.
“aku menyukaimu.” Jawab sooyoung seraya mendongak dan menatap mata bening kyuhyun.
“mwo?” kyuhyun mengerutkan keningnya. Dia menatap intens sooyoung dari atas ke bawah.
“kyuhyun-ah, dia yeoja yang kita cari…”bisik donghae.

Sooyoung mengutuk donghae dalam hati karena telah menyadarkan kyuhyun akan dirinya dan kesalahannya kemarin. Menyakiti kyuhyun dengan menendang ‘permata’ berharganya.

“mwo? Jadi dia orangnya?” Tanya kyuhyun tanpa melepaskan pandangannya dari sooyoung sedetikpun.

“ne. aku yakin 100%.” Jawab donghae.
Mendengar percakapan singkat kyuhyun dan donghae, membuat sooyoung nekat dan mencoba melarikan diri.

“hey! Mau kemana kau?” teriak kyuhyun mengejar sooyoung. Namun naas bagi kyuhyun, entah siapa yang melakukan, dengan tiba-tiba dia teerjatuh dan menubruk sooyoung. Keduanya terjatuh tentu saja.

Lebih naas lagi keadaan sooyoung. Dia terjatuh dengan posisi telentang dan dengan wajah merah padam. Bagaimana tidak? Dadanya tanpa di sangka-sangka menjadi sasaran pendaratan empuk bagi wajah kyuhyun.

“……”
Hening……
Semua memandang kejadian yang paling memalukan itu. Sementara itu sooyoung tak tahu apa yang harus dia lakukan saking malunya. Dengan rasa kesadaran yang tinggi, kyuhyun bangkit dan berlutut seraya menundukkan wajahnya di hadapan sooyoung.
“ya!!! Minggir kau mesum!!!” teriak sooyoung dengan berlinang air mata. Kakinya dia arahkan ke bahu kyuhyun dan menendangnya hingga membuat sang namja tersungkur tak jauh darinya. Sooyoung buru-buru berdiri dan berjalan menjauhi kerumunan tersebut, sebelum sebuah tangan menahan langkah kakinya.
“aku akan bertanggung jawab…..”

“mwo???!!!” teriak sooyoung histeris.

“aku akan bertanggungjawab. Karena tadi kau bilang menyukaiku, maka aku akan bertanggung jawab dengan menjadi kekasihmu. Mulai saat ini kita kencan. Status kita adalah berpacaran.” Kata kyuhyun dengan sejelas mungkin.

“andwe!!! Aku tidak mau jadi pacarmu.!!!!” Teriak sooyoung histeris.
“ya tuhan……tadi dengan jelas kau bilang menyukaiku!! Aku tidak mengerti dengan yeoja sepertimu. Tapi aku tidak perduli. Kau menyukaiku atau tidak, aku akan tetap bertanggungjawab.” Ucap kyuhyun sebelum meninggalkan sooyoung yang hanya berdiri mematung di tempatnya tak percaya dengan setiap kata yang terlontar dari bibir seorang CHO KYUHYUN.

Sedangkan dari berbagai sudut, tampak terdengar suara para yeoja yang berteriak histeris akan kejadian yang barusan terjadi.
“wuahhhh……aku tak percaya dia pacaran dengan kyuhyun oppa” teriak beberapa dari yeoja-yeoja itu.

SOOYOUNG POV

Hari ini aku terbangun dengan dan berharap semuanya hanya sebatas mimpi. Kejadian memalukan kemarin terus berputar di kepalaku sampai rasanya mau gila saja.
Tadi malam, handphoneku bordering terus. Begitu kuangkat, orang diseberang berkata.

“hei yeoja mesum!!! Benar ini no.mu?”
Aku menatap sekali lagi ke layar ponselku. Tak ada nomornya. Merasa tak mengenal suara si penelpon membuatku malas meladeninya. Dengan malas-malasan ku tekan saja tombol merah memutuskan telepon itu.
Tidak berselang lama, handphoneku kembali bordering.

“KAU MAU MATI? KAU KIRA KAU SIAPA? BERANI SEKALI KAU MEMUTUSKAN SAMBUNGAN TELEPONKU!!!”
Dan akhirnya aku tahu, si penelpon itu adalah CHO KYUHYUN.

Dan setelah itu, teleponku tak hentinya bordering. Tapi tak niatan aku mengangkatnya lantaran takut-_-
Handphoneku baru berhenti bordering menjelang jam 3 pagi.

‘Dasar namja sinting, psikopat, freak, kurang kerjaan……’ aku terus memaki dalam hati tindakan kyuhyun yang tak memberiku waktu untuk beristirahat.

Dengan berat hati dan malas-malasan, aku berangkat menuju ke sekolah. Namun sesampainya di sekolah, semua anak-anak melihat kepadaku.
‘mereka pikir aku penyakitan apa?’ makiku dalam hati.
Ingin rasanya kucungkil satu persatu bola mata mereka untuk kujadikan gundu mainan. Hehehehe

KRINGGGGGGGGGGGG

Bel panjang tanda pelajaran dimulai berbunyi. Dan begitu aku duduk di sisi Jessica, dia sekilas bertanya padaku
“kemarin donghae oppa meminta no teleponmu padaku. Apa yang dilakukannya?” tanyanya.

SIAL!!!!

Aku menatap Jessica horror. Jadi dia yang memberikan no ponselku pada si psikpat gila cho kyuhyun.

“kau masih Tanya apa yang dia lakukan? Dia terus-terusan menelponku seperti orang gila sampai jam 3 pagi seperti orang sinting!!!” kataku dengan penuh penekanan di setiap kata-kataku.

“habis, donghae oppa tampan dan imut sekali……”

“donghae yang seperti ikan itu?” ledek sooyoung

“terserah apa katamu. Tetap saja dia merupakan namja yang tampan bagiku. Lain seperti namjachingumu yang arogan itu.” Balas Jessica tak kalah pedasnya dari ucapanku.

Pelajaran hri itu sangatttttt membosankan. Ditambah lagi dengan perutku yang melilit karena kelaparan. Dan rasa kantuk yang menggila karena Cuma tidur selama dua jam saja.
Lihat saja kalau aku ketemu dengan namja gila itu. Akan kuhabisi dia!!!

KRINGGGGG……
“akhirnya tuhan………” aku mendesah kecil seraya menyapu kedua tanganku ke wajahku tanda syukur berakhirnya pelajaran. Dengan sesegera mungkin, kurapikan alat tulisku dengan niatan akan secepatnya ke kantin setelah semuanya rapi.

BRAAAAKKKKKK
Pintu kelasku terbuka dengan keras. Siapaun orangnya, dia pasti gila dan kemungkinan tidak punya pintu di rumahnya. Sehingga dia tak tahu cara membuka pintu yang baik dan benar.

Betul saja perkiraanku. Itu adalah kyuhyun, donghae, dan kriss, serta teman-teman pengikutnya yang tersebar dari berbagai kelas. Kenapa sih, kemanapun kyuhyun pergi selalau saja diikuti pengikutnya? Kalau yang lainnya sih aku tak perduli. Ini kriss loh!!! Mana rela aku. Sehebat apa sih kyuhyun itu sampai punya pengikut seperti mereka?

Dia masuk ke kelasku dan menarik lengan seorang gadis yang saat itu tengah duduk dengan manis di bangkunya. Kemudian berteriak.
“ya!!!! Mesum!!! Kenapa kau tak mengangkat teleponku semalam? Kau mau mati??!!!” teriaknya tepat dihadapan sang yeoja.

Padahal baru kemarin dia bilang akan bertanggungjawab, kok malah salah mengenaliku dengan yeija lainnya. Di mana dia simpan ingatannya itu? -_-

“hei kyu,.” Bisik donghae pada kyuhyun.

“apa? Jangan ganggu aku.!!!!” Bentak kyuhyun.

“kau salah orang! Yang kau cari itu, di sana!!!” kata donghae lagi seraya menunjukku yang hanya bisa mendengus kesal.

“oh”
Dengan langkah lebar-lebar, dia berjalan ke arahku.

“hei yeoja mesum!!! Kenapa kau tak menganggkat teleponku semalam?” teriaknya

“kenapa sih haris teriak-teriak?!! Dan namaku itu bukan yeoja mesum. Namaku choi sooyoung!!!!” balas sooyoung tak kalah kerasnya.

“jangan menjawabku begitu!! Kau mau mati?!!!” -_-

“kenapa kau selalu mengatakan hal itu??!!!” teriak sooyoung

“kalau kau tidak mau mati, jangan menjawabku terus!!! Selepas pulang sekolah, kau tak boleh ke mana-mana!! Tunggu aku digerbang sekolah. Berani selangkah kau pergi, kau akan benar-benar mati!!” ancam kyuhyun sebelum meninggalkan ruanganku dengan segerombolan teman-temannya itu.

“ya!!! Kyuhyun-ssi!! Mau kemana?? Aku belum selesai!!!” teriak sooyoung yang sama sekali tidak digubris oleh si empunya nama.

TBC

Ini sudah panjang, kan? Udah aku lebihin beberapa lembar loh……
Bagaimanakah kencan pertama KYUYOUNG? Pakah akan berjalan sesuai dengan kencan impian sooyoung? Nantikan di part 3. hehehehe

Posted in Kyuyoung ff | 6 Comments

CRAZY

CRAZY
Cast:
• Choi sooyoung
• Cho kyuhyun
• Kriss exo-M
• Choi siwon
• Jung Jessica
• Lee Donghae
• Etc
Genre: romance, drama, sad.
Pg: 16+
Author: kyuanzain

Assalamualaikum warahmatullahi wabarakatuh……
Readerdeul………oh redaderdeul……
Aku balik lagi dengan satu ff yang baru. Ide cerita yang mengalir begitu saja akibat imajinasi liar. Hehehehe
Ide cerita berasala dari author sendiri, apabila reader pernah membaca ff ini di suatu blog lain yang sama dengan ff ini, silahkan mengubungi author di twitter @kyuanzainn1 atau di fb author @zaitun nur (hehehe modddduuuuusssssss).
Oke the, happy reading aja, mangga atuh………

CRAZY part 1

AUTHOR POV
Siang itu, matahari yang sangat terik menyinari dua orang remaja yang berstatus pelajar sekolah menengah atas di salah satu kawasan elite di seoul.
“panassssss…………” teriak salah satu dari kedua yeoja tersebut dengan perawakan mungil tapi cantik. Memang benar saat itu cuaca benar-benar panas dan menyengat, tapi diakibatkan sering mengeluh teman yang berada di sampingnya berdecak sebal.
“ya choi sooyoung!! Traktir aku es krim! Kau sudah berjanji untuk mentraktirku kemarin.” Teriak gadis itu lagi pada sahabatnya yang baru saja dipanggilnya choi sooyoung itu.
“hmmm…kapan yah aku bilang kayak gitu? Sepertinya tidak pernah deh.” Kata sooyoung dengan tampang polos.
“kemarin kau kalah adu panco denganku. Dan sebagai hadiahnya, kau akan mentraktirku eskrim sepuasnya.” Kata Jessica dengan lantangnya.
“iya, iya, tidak usah berteriak begitu. Kau sangat amat memalukan.” Gerutu sooyoung lalu erjalan meninggalkan Jessica menuju kedai es krim terdekat.

“hemmmmm…segar sekali” kata Jessica seraya menyeka sekitar bibirnya dengan punggung tangannya.
“apa-apaan kau! Kau membeli di luar kesepakatan kita. Ya tuhan……apa siwon oppa pasti akan marah jika tahu tabunganku berkurang hanya untuk mentraktirmu.” Kata sooyoung seraya membolak-balikkan dompetnya yang kosong.
“jangan marah begitu, katakana saja pada siwon oppa kau mentraktir sahabat karibmu ini. Gampangkan?”
Sooyoung menatap sinis sahabatnya tersebut.
“ia dengan syarat kau akan menerima cintanya. Arra?” Tanya sooyoung.
“hmmmm……akan kupikirkn nanti. Tapi kurasa tidak. Aku sudah terlanjur suka dengan makhluk bernama lee donghae. Hei, bukankah dia tampan? Anni, mereka sama tampannya.” Ucap Jessica dengan semangatnya.
Inilah yang tidak disukai sooyoung dari sahabatnya ini. Dia sama sekali belum menyerah untuk mendapatkan hati seorang lee donghae yang bertegur sapa belkum pernah.
Mereka kembali melanjutkan perjalanan mereka ke halte bis terdekat.
“soo, kau tidak akan percaya ini. Lihat!!!!” Jessica berteriak dengan kencang demi melihat apa yang kini ditangkap retina matanya.
“mwo?” tany sooyoung sambil melihat ke arah yang ditunjukkan sahabatnya.
WOOOOWWWW!!!!! Di sana, tepatnya ditempat di mana Jessica menunjuk tadi, ada 3 namja yang paling terkenal di sekolahnya. Bukan hanya tampan, tapi mereka merupakan geng no.1 yang punya banyak pengikut di sekolah. Dan itu membuktikan bahwa mereka adalah petarung no.1 di sekolah.
Namja pertama adalah pemimpinnya. Namja berkulit pucat dengan rambut berwarna pirang. Mungkin bagi anak-anak satu sekolahan, warna pirang akan terlihat sangat tidak kontras dengan wajah sebagian besar dari mereka. Tapi tidak dengan namja yang satu ini. Dia sangat dan amat mempesona. Nama namja tersebut adalah CHO KYUHYUN.
Namja kedua. Namja yang sangat cool. Dari raut wajahnya terlihat kalau dia seorang namja yang cerdas. Dengan wajah tampan nan menawan. Sama sekali tak terlihat seperti anak cerdas lainnya yang rata-rata berkacamata tebal dan kutu buku. Namanya adalah KRISS.
Namja ketiga adalah namja yang juga tak kalah tampannya. Namja dengan perawakan sedikit rendah, maksud author hanya sedikit lebih rendah dari dua namja sebelumnya namun punya senyuman yang mampu membuat satu sekolahan meleleh. Dialah LEE DONGHAE. Namja yang ditaksir JUNG JESSICA.

Sooyoung terkejut. Karena salah satu dari namja itu adalah kriss. Namja yang selama ini ditaksirnya. Hanya menyukai tapi belum dalam tahap mencintai. Dia betul-betul sesuai dengan apa yang diidamkannya. Dia sangat senang saat melihat kriss dengan gayanya yang cool berjalan beriringan dengan sahabat-sahabatnya. Saking senangnya, dia tidak sadar sudah menendang kaleng soda yang ada di depannya.

SHUUUUTTTT
Kaleng itu melayang di udara dan dengan indahnya mendarat manis di kepala salah satu namja tersebut yang berwarna pirang. C.H.O.K.Y.U.H.Y.U.N.

Semua orang terkejut melihat hal itu. Tidak terkecuali dengan sooyoung dan Jessica. Dia tak menyangka akan begini jadinya. Berkali-kali dia merutuki dirinya sendiri atas kelalaiannya menenangkan hati dan anggota tubuhnya yang lain.

Kyuhyun marah. Dengan langkah lebar-lebar dia berjalan menuju sooyoung. Sementara teman-temannya yang lainnya mengikuti dari belakang.
“siapa? Siapa yang melemparku dengan kaleng bodoh ini?” Tanya kyuhyun dengan suara rendahnya. Pertanda dia benar-benar sangat marah.
Matanya melotot kea rah sooyoung yang saat itu hanya menunduk ketakutan.
“kau!!! Pasti kau yang melemparku dengan kaleng bodoh ini. Kau mati yah?” bentak kyuhyun seraya mencengkram lengan sooyoung. Membuat sang gadis hanya meringis kesakitan.

“hey!! Aku sedang bertanya padamu. Apa kau tuli?” teriak kyuhyun
“uhmm…..mianhe, aku tak sengaja.” Jelas sooyoung ketakutan.
“kau piker dengan meminta maaf maka semuanya akan selesai begitu saja. Sekarang aku Tanya. Apa kau bias menarik lagi kaleng bodoh yang kau lempar tadi agar tidak mengenai kepalaku ini?” teriak kyuhyun.
Tiba-tiba salah satu teman kyuhyun yang bernama donghae berbisik.
“sebaiknya kau lari. Kyuhyun bukanlah seseorang yang akan perduli apakah kau seorang namja atau yeoja. Dia akan benar-benar memukulmu”
Mendengar hal itu membuat sooyoung semakin bergidik ngeri dan ketakutan.
“sial!!!” umpat sooyoung pelan.
“mwo?? Apa katamu? Apa kau benar-benar mau mati?!! ” Teriak kyuhyun yang ternyata mendengar umpatan sooyoung tadi.
“KYYAAAAAAKKKKK” reflek sooyoung berteriak dengan tidak lupa menyentakkan kakinya hingga membuat kyuhyun tersungkur di tanah dan mengaduh kesakitan seraya ‘memegang’ senjata masa depannya. Semntara teman-teman kyuhyun hanya memandang sooyoung dengan takjub seolah tak percaya dia bias berbuat sedemikian rupa.
Dengan panic sooyoung manarik tangan Jessica dan berlari sekencangnya. Dia berkali-kali menengok ke belakang untuk melihat pergerakan anak buah cho kyuhyun seraya terus berkomat-kamit berdoa agar diselamatkan dari setan sialan cho kyuhyun yang arogan.
Tapi sepertinya teman-teman kyuhyun sama sekali tak berniat mengejarnya. Mereka saat itu tengah sibuk menolong kyuhyun yang sampai saat ini masih mengaduh kesakitan.
“tamatlah riwayatku kali ini….” Desah sooyoung seraya menatap Jessica dengan perasaan yang hancur lebur.

TBC

Posted in Uncategorized | Tagged , , , , , | 14 Comments

KETIKA KYUHYUN JATUH CINTA

KETIKA KYUHYUN JATUH CINTA
Cast:
Choi sooyoung
Cho kyuhyun
Minor Cast:
Choi siwon, lee donghae, leehyukjae, lee hyemi, keluarga cho dan choi
Genre: Drama,Romance,sad
Written By: kyuanzain

Banyak yang bilang aku tampan. Yah……tentu saja. Tapi paling sebel saat lebih banyak yang mengatakan kalau sahabatku jauh lebih tampan dariku. Huffftttttt.
Hei, kenalkan, aku cho kyuhyun. Si tampan yang senantiasa eksis di dunia para wanita. Dan si tampan yang satunya adalah choi siwon. Si tampan yang membosankan.
Oke, berhenti memikirkan orang lain. Sekarang kita focus pada apa yang ada di depanku saat ini. Oke??
Apa??? Nama lagi???
Baiklah!!! Aku tahu aku tampan, jadi dengarkanlah baik-baik, authorku sayang.
Namaku cho kyuhyun. Pewaris cho corp yang sangat terkenal itu. Kau tahu? Inilah asset berhargaku saat mendekati para wanita.
Selain diakruniai paras yang rupawan serta harta yang kuyakini tak akan pernah habis, aku juga punya beberapa kemampuan yang ciamik.
Bernyanyi dan lihai dalam bermain berbagai macam aklat music. Ahhh…..wanta mana yang bisa menolak segala pesona yang kupancarkan????

SIWON POV
Aku takut. Sangat-sangat takut melihat tingkah dan polah sahabatku sedari kecil ini. Bayangkan saja tingkahnya yang bergonta-ganti pasangan seperti mengganti pakaian saja.
Aku takut dia akan kena batunya sepertiku. Yang takluk di bawah pesona lee hyemi, yeoja aneh dan arogan……tapi yang kucintai,
“berhenti menggoda yeoja-yeoja lagi, kyu. Fokuskan hanya pada satu gadis saja” itulah nasihat yang sering kuandalkan setip aku menasihatinya.
Tapi tanggapannya? Dia hanya memutar kedua bola matanya sebelum menampilkan smirk andalannya.
“hidup tanpa wanita seksi rasanya sangat menjemukan. Aku yakin kau sadar akan hal itu.”
See? Dia sangat pintar berkilah.
“sudahlah, terserah kamu saja”

AUTHOR POV
“ini berita menggemparkan!!!!!”
Seruan lee hyukjae menggema dalam kelas kosong tersebut.
“ada apa, lee hyukjae? Kenapa kau sangat berisik?” gertak donghae sahabat dekatnya.
“di kelas sebelah ada siswa baru. Dan suiiiiittttttt”
Semua namja yang berada dalam kelas tersebut melotot tak percaya dengan apa yang dimaksud dengan gerakan tangan hyukjae yang membentuk tubuh seorang wanita.
“kau yakin?” Tanya kyuhyun mulai penasaran.
“aku sudah melihatnya, cho kyuhyun” jawab hyukjae dengan nada malas.
“baiklah, kita ke sana jam istirahat”

Mata kyuhyun melotot saat melihat penampilan yeoja tersebut. Berbalut rok mini, serata atasan yang biasa di lihatnya ddalam dorama-dorama jepang kini nmapak di depan matanya.
“daebakk” tanpa sadar, dia bergumam. Membuat semua yang ada di sekitarnya tertawa cekikikan.
“inilah yang kucari selama ini. Siapapun pasti akan betah berlama-lama dengannya……”desah donghae.
“dia mirip Barbie, bukan?” Tanya hyukjae yang diikuti dengan anggukan kepala yang lainnyua.
Mata kyuhyun nyalang memperhatkan segerombolannya.
“mana si kuda?” tanyanya.
Belum sempat jawaban terlontar dari salah satu mereka, mereka kembali dikejutkan dengan tontonan yang ada die pan mereka. Si kuda yang mereka maksud kini tengah memeluk gadis yang sedari tadi mereka perbincangkan.
“mwoya? Kenapa dia curang, sih?” dengus donghae tak terima seraya mengepalkan tangannya.
Sedangkan kyuhyun hanya mendengus kesal.

SIWON POV
“saengie……!!!”
Aku menepuk pundak adikku satu-satunya ini.
“oppa……” dia tersenyum manis saat tahu aku yang baru saja menepuk pundaknya.
“kau tidak mau memeluk oppamu yang tampan ini?” tanyaku menggodanya. Namun diluar dugaan, dia dengan riangnya menghambur dalam dekapanku. Ahh,,,,, dia masih sama dengan sepuluh tahun yang lalu. Saengku. Sepupi jauhku yang sangat kucintai.
Aku mengajaknya duduk di kursi dekat jendela yang ada di kantin. Menatapnya tanpa bosan. Ahh, andai dia bukan sepupuku, sudah aku jadikan dia milikku.
“oppa,,,,,temani aku berkeliling sekolah, ne?” tanyanya
Dan aku hanya mengangguk sebagai jawabannya. Masih belum mampu melepaskan tatapan mataku dari wajahnya.
“oppa, jangan menatapku sepeti itu, kau membuatku ketakutan……”
Dan aku hanya tertawa medengarnya. Dia tidak berubah. Perasaannya tetap sama. Dia hanya menganggapku oppa. Hanya sebatas itu.

“wahhh,,,,,dia siapa??”
Aku menelan ludahku demi mendengar suara itu. Dengan perlahan kutolehkan kepalaku dan tersenyum kaku saat melihat kyuhyun dan dua lee sudah berada di sisiku.
“dia saengku. Maksudnya, dia sepupuku”jawabku tergagap.
Aku kembali menelan ludahku melihat kyuhyun sama sekali tak melepaskan pandangannya dariku.
“dia baru dating dari jepang, dan akan bersekolah di sini.”jelaaku lagi,
Namun, lagi-lagi dia hanya menatapku tajam.
Merasa tak kuat, aku melemparkan pandanganku pada sooyoung.
“syoo, mereka sahabat oppa. Yang ini kyuhyun, donghae, dan hyukjae”
“anyeong oppadeul……”seru sooyoung riang.
Matanya tersenyum dengan indahnya. Namun, senyum itu mendadak pudar saat mata syoo beradu pandang dengan mata kyuhyun. Keduanya saling menatap dalam waktu sepersekian detik seraya mengulum senyumnya masing.
Tidak!!!!!!
Inilah yang kutakutkan. Kyuhyun akan mendekati syoo sebelum kemudian menyakitinya.
“ehemmmmm”
Aku berdehem sekuat mungkin. Ini tidak boleh dibiarkan. Sooyoung tidak boleh jatuh ke dalam pesona kyuhyun.
“syoo, pulang sekolah oppa antar. Sekarang bergegaslah ke kelas, nanti oppa bhubungi lagi”

AUTHOR POV
Siwon dengan segera digeret menuju gudang belakang.
“apa maksudmu dengan merahasiakan hal ini pada kami?” Tanya kyuhyun seraya menatap tajam siwon. Tepatnya choi siwon.
Siwon mendesah pelan. Lalu memalingkan wajhanya.
“aku hany tidak mau dia juga teerpuruk jatuh dalam pesonamu yang abadi” jawab siwon.
“hei bro! bukankah itu bagus, dengan begitu dia akan belajar sesuatu yang berharga. Right?” jawab kyuhyun polos.
“tapi dia dongsaengku, cho kyuhyun”
Gertak siwon.
“dan aku menyukai dongsaengmu!!!”

SOOYOUNG POV
Entahlah, tatapan matanya terlalu tajam mengikat. Tatapannya seolah mengulitiku. Membuat jantungku masih berdebar.
“oppa, ………kyuhyun oppa”
Aku hanya tersnyum seorang diri mengingat bagaimana dia mengulum senyumnya saat berhadapan denganku.
“am I fallin in love?????”

KYUHYUN POV
“maukah kau menjadi………”
Ahh……kenapa susah sekali??? Ini terasa sangat mendebarkan..
“syoo……maukah kau jadi yeojaku?”
“yah……cukup seperti ini. Dan kauakan ditendang!!” terdengar suara lee hyukjae di belakangku.
Aku menatapnya sangar dan membuang muka.
“aku gugp”ujarku tegas.
Terdengar suara kekehan lee hyukjae lagi, kali ini bertambah satu dengan suara kekehan donghae partnernya.
“dia memang sangat mendebarkan, kyu”ucap donghae sok misterius.
“kakinya yang jenjang, cukup membuatku merinding”balas hyukjae. Membuat seketika amarahku membumbung tinggi.
“ya!!!!Jangan berpikiran yadong tentang milikku……!!!!”gertakku.
Namun mereka hanya tertawa mengejek.
“belum, cho kyuhyun. Dia belum kau miliki” kata donghae dan hyukjae konmpak. Aish……membuat kesal saja.

SOOYOUNG POV
Aku menatap lekat-lekat namja yang ada di hadapanku saat ini. Dia menggenggam tanganku erat seraya berlutut di hadapanku.
“jadilah milikku!” ucapnya lantang dihadapan semua siswa siswi yang menonton, membuatku sangat malu.
Aku menatap di sekitarku, mencari sosok itu, namun tak kunjung kudapati. Kualihkan tatapanku pada sook yang kini ada di depan mataku.
“mianhe, kyuhyun sunbae. Aku tidak bisa”
Dengan perlahan kulepas genggaman tangannya dan berlalu meninggalkan kerumunan tersebut. Mencari oppaku.
“oppa!!! Apa yang kau lakukan di sini?” tanyaku ketika mendapatinya tengah duduk berduaan dengan seorang gadis manis.
“e…… emmm……syoo, ini hyemi. Chagi, ini syoo, emm maksud oppa ini sooyoung, sepupu oppa”
Lihatlah tingkah oppaku yang satu ini. Begitu salah tingkah di hadapan yeojanya.
“anyeong unnie. Sooyoung imnida” kataku sopan seraya membungkuk.
“anyeong……’ balasnya singkat.
“oppa, seperti apa yang oppa katakana, dia mendekatiku, mempermalukanku, aku malu, oppa. Dia menyatakan cintanya di depan semua anak-anak yang berkumpul.
“jinjja?? Cho kyuhyun melakukan itu?” Tanya hyemi unnie yang tiba-tiba menyela.
“ne, unnie” jawabku singkat.
“dengarkan setiap apa yang oppa ucapkan, syoo. Jangan pernah sedikitpun membuka hatimu untuk cho kyuhyun. Dia sahabat oppa, jadi oppa tahu bagaimana watak dan perangai anak itu. Oppa takut kau hanya dijadikan sebagai mainannya saja. Sama seperti yeoja-yeoja yang lainnya.” Itulah nasihat siwon oppa yang entah sudah berapa kali dia ulang-ulang.
“ne, oppa”balasku lesu. Kemudian bergerak meninggalkan sepasang kekasih itu.

KYUHYUN POV
Aku mengepalkan tanganku kuat-kuat. Dia menolakku. Gadis itu menolakku. Dan dadaku sakit.
“kyu……” donghae berusaha menghiburku dengan menepuk-nepuk bahu.
“don’t touch me, lee donghae!!!” bentakku padanya.
Dia hanya menatapku sekilas lalu berjalan menjauhiku.
“tidak, aku tidak akan menyerah. Dia pasti akan kudapatkan. Kau milikku, choi sooyoung. Milikku, hanya milikku”
Aku dengan segera mengambil tas ranselku dn bersiap membuntutinya kemanapun dia pergi.
Karena dia milikku……

AUTHOR POV
Segala macam cara dilakukan kyuhyun agar bisa memiliki sooyoung, namun yang dia dapat hanyalah penolakan dan penolakan.
“apa yang kurang dariku?” Tanya kyuhyun suatu hari dengan wajah merah padam menahan amarah.
“kau tidak punya cinta, cho kyuhyun” balas sooyoung dingin sebelum berjalan meninggalkan kyuhyun yang terpekur sendirian di sana, di taman sekolah mereka.

tanpa siapapun sadari, di sana, di balik pohon sana, ada 3 pasang mata yang memperhatikan kyuhyun.
“kasihan dia……”bisik donghae.
“ne” jawab hyukjae.
“tidak. Aku tidak akan pernah mengasihinya sebelum dia benar-benar sadar akan perasaannya. Cukup sudah dia melukai perasaan orang lain. Kali ini dia harus menentukan pilihannya.”ucap siwon tegas.
Kedua orang yang bermarga lee itu hanya mendesah berat mendengar ucapan siwon.

Setahun berlalu. Kini tiba masa perpisahan yang tentu saja sangat berat dilalui kyuhyun. Amarah yang didapatnya dari sang orangtua karena beberapa nilainya merosot turun. Dan tubuhnya yang biasanya berisi kini mengalami sedikit kemerosotan. Dan tentu saja semuanya ini karena choi sooyoung.
Sedikit rasa tak tega muncul di hati sooyoung ketika melihat bagaimana kyuhyun dimarahi oleh sang appa.
Dengan langkah pasti dihampirinya kyuhyun dan appanya.
“anyeong ahjussi, ahjumma, sunbae……” ucap sooyoung sopan.
Melihat kedatangan sooyoung, acara omelan untuk kyuhyun sejenak terhenti. Kyuhyun melemparkan pandangannya kea rah lainnya, dia sudah malas memandang hanya pada sang gadis yang kini ada di hadapannya.
“anyeong……nugu?” Tanya eomma kyuhyun.
“dia ini yeoja yang ditaksir kyunnie, eomma. Tapi selalu ditolak”
Mendadak seorang gadis ikut nimbrung dan memperkeruh suasana.
“anyeong sooyoung-ssi. Cho ahra imnida, kyuhyun nuuna”
“anyeong unnie”
“jadi kau yang bernama sooyoung?” Tanya eomma kyuhyun seraya menatap intens pada sooyoung.
“ne, ahjumma.” Jawab sooyoung singkat.
“calon menantuku?” Tanya ahjuma lagi yang membuat baik sooyoung maupun kyuhyun terpana.
“ehmmm……aku……”
Belum sempat sooyoung menyelesaikan ucapannya, tangannya sudah ditarik paksa menuju ke belakang sekolah.
“sakit……lepaskan tangaku” kata sooyoung.
“apa maksudmu dengan menghampiri kami?” Tanya kyuhyun geram.
“aku hanya ingin mengucapkan salam perpisahan pada sunbae dan……” ucapan sooyoung terhenti sejenak. Dia menatap ragu pada kyuhyun dan meremas tangannya singkat.
“dan apa?” bisik kyuhyun tepat di telinga sooyoung
Membuat sooyoung gugup. Kyuhyun tersenyum dan lantas mengecup leher sooyoung singkat.
“hem……sunbae……” desah sooyoung tertahan
“wae? Katakana apa tujuanmu menghampiri keluargaku” kata kyuhyun lagi tanpa sedikitpun menjauhkan wajahnya dari area samping leher sooyoung.
“aku akan memberikan satu kesempatan lagi pada sunbae.” Ucap sooyoung yang sontak membuat kyuhyun menarik kembali wajahnya. Terlukis senyuman indah di wajahnya.
“maksudmu apa?” Tanya kyuhyun.
“satu kesempatan yang kuberikan pada sunbae. Jika sunbae benar-benar mencintaiku, datanglah ke tempat ini lagi 4 tahun lagi. Ketika kita sudah sama-sama dewasa dan mampu hidup mandiri. Saat itu aku akan siap menerima apapun yang akan sunbae lakukan padaku.” Ucap sooyoung mantap.
“4 tahun?” Tanya kyuhyun lagi.
“ne, 4 tahun” jawab sooyoung mantap.
Kyuhyun menatap sooyoung intens sebelum kemudian mengecup kening gadis itu.
“no teleponmu?” tanyanya seraya menadahkan tangannya.
Sooyoung menggeleng.
“tidak aka nada kontak dianatara kita.” Ucap sooyoung dan tersenyum.
Kyuhyun mendelik mendengar jawaban sooyoung, namun seketika wajhnya sumringah ketika sang gadis berjinjit dan mengecup bibirnya sekilas.
“4 tahun lagi” bisik gadis itu sebelum berjalan menjauh meninggalkan kyuhyun yang tersenyum penuh kemenangan.
“4 tahun lagi” pekik kyuhyun.

4 TAHUN KEMUDIAN……
“kau serius akan kembali ke seoul, nak?” Tanya sebuah suara lembut.
“ne, eomma. Aku akan menjemput ratuku. Ratu penguasa hatiku” bisik lembut sang namja lalu mengecup pipi sang eomma.
“pergilah, jemptlah ratumu. Dan kembalilah segera.”

SOOYOUNG POV
Dari tadi yang kulakukan hanya berjalan mondar-mandir tak karuan.
Ini benar-benar mendebarkan. Apa dia masih ingat dengan apa yang kukatakan padanya 4 tahun lalu??? Dengan melirik jam yang melekat di pergelangan tanganku, aku berjalan meninggalkan rumah setelah berpamitan pada semua keluargaku serta anak didikku.
Yah……tentu saja. Aku sekarang adalah seorang pengusaha sukses. Pengusaha yang juga menjadi ibu bagi mereka yang terlantar.
“eomma……aku mencintaimu. Bawalah appa ke sini!!!! Kami merindukannya!!!”
Dengarlah!! Itu sauara anaka-anakku.
Dengan kecepatan yang menggla, aku menuju kea rah sekolah. Sebentar lagi, choi sooyoung. Sebentar lagi dank au akan menemui takdirmu. Cho kyuhyun.
TIINNNNNNNN
Suara itu? Aku melihat sebuah sedan lain yang melaju kencang ke arahku. Dengan sekuat tenaga aku berusaha menghindari tabrakan maut dengan membanting setir kea rah seberang jalan, namun naas, sektika itu juga dari arah berlawanan sebuah truk dengan kecepatan tinggi menabrak mobil yang kukendarai.
“kyuhyun……aaaa…………”

KYUHYUN POV
Aku menginjakkan kakiku di seoul. Ah, betapa aku rindu dengan semua yang ada di sini. Dengan tergesa aku menarik koperku dan menmanggil taksi yang ada lalu bergegas menuju rumah yang sudah kutinggalkan 4 tahun lalu. Sesekali kulirik jam yang melingkar ditanganku. Masih ada waktu beberapa menit sekedar untuk berganti pakaian.
Di sana, diujung jalan sana, tampak kerumunan orang-orang.
“ada apa di sana?” tanyaku pada supir taksi
“di sana ada kecelakaan lalu lintas, tuan” balas sopir taksi tadi tetap menjalankan mobilnya.
“apakah kita bisa lebih cepat lagi? Aku harus ke suatu tempat”

SIWON POV
Aku berlari menyusuri lorong demi lorong rumah sakit. Perasaanku berkecamuk. Kabar kecelakaan yang kuterima dari rumah sakit membuatku dan keluarga panic.
“dokter!!!!!” aku memanggil dokter yang tampaknya baru saja keluar dari ruang UGD
“bagaiman dengan pasien korban kecelakaan itu? Saya keluarganya” ucapku dengan panic.
“kami harus melakukan tindakan operasi dengan cepat. Dan bla…bla,,,bal…”
Aku terduduk shock. Ini tidak mungkin……aku menatap sekali lagi kea rah dokter. Namun sang dokter hanya menepuk bahuku tanda bahwa aku harus menetukan jalan terbaik untuk sooyoung.
“lakukan apapun yang terbaik untuknya” jawabku singkat dan menandatngani suart kuasa hak perwalian dari rumah sakit.

AUTHOR POV
Berkali-kali kyuhyun melirik jam tangannya. Ini sudah hampir menjelang tengah malam, tapi sooyoung belum dating juga.
“dia pasti dating……”
Dengan menguatkan dirinya sendiri, dia berdiri di sana, memegang sebuket bunga indah dan senyum yang indah.
Erjam-jam telah berlalu. Kini fajar menyingsing. Bunga yang ada di tangan kyuhyun layu sudah.
Setitik air mata jatuh di pipinya.
“kau menolakku lagi……” desisnya sebelum meninggalkan bunga itu di sana dan pergi meninggalkan tempat itu.

Semntara itu di tempat lainnya di rumah sakit.
“nghhhhhh……kyu..jangan pergi, tunggu aku. Aku akan dating, kyu. Tunggu aku” terdengar igauan sooyoung.
“kyu!!!!!”
Seketika dia tersentak bangun. Siwon segera mengahmpirinya diiukuti dengan semua sanak family dan dokter yang merawatnya.
“aku ada di mana?mana kyuhyun?” Tanya sooyoung panic.
“tenanglah soo. Kau ada di ruah sakit.” Jawab siwon.
“jam berapa sekarang, oppa?” Tanya sooyoung semakin panic.
“jam 08 pagi.” Jawab siwon lagi.
“tanggal dan hari?” Tanya sooyoung lagi
“tanggal 03 februari”
“aku tertidur selama dua hari? Bagaimana dengan kyuhyun? Mana dia?” tanyaku histeris.
“soo tenanglah. Tenang.” Tegas appa yang baru saja masuk.
“tidak, appa. Aku harus menemui kyuhyun. Kami sudah berjanji……” aku berusaha turun dari tempat tidur, ketika sesuatu menyengat hatiku.
Dengan perlahan, tanganku bergerak kea rah bawah selimut. Tidak ada apa-apa. Aku menatap semuanya dengan wajah panic, namun semuanya hanya membuang wajah. Tak ada yang mau melihatku.
Dengan menguatkan hatiku, aku menarik sedikit demi sedikit selimut yang menutupi tubuhku ke atas. Tidak ada apa-apa. Kutarik lagi, masih kosong. Dan……
“aaaa………oppa……kakiku…mana kakiku????” teriakku histeris.
Semua yang ada di ruangan itu berjalan menghampiriku dan memelukku.
“soo……”
Mereka semua menangis untukku.
“andwe……” isakku pilu.

KYUHYUN POV
Eomma memelukku erat. Rasanya aku sangat malu. Malu karena begitu terpuruk kali ini. Aku lagi-lagi jatuh pada lubang yang sama.
“dia kembali menolakku, eomma. Bawa aku pergi dari sini. Aku mau kita kembali ke amrika secepatnya.”isakku.
Biarlah! Biar semua tahu bagaiman perihnya hatiku saat ini.
“ne, sayang. Kita akan menunggu appamu lalu kita akan berangkat pulang.”

AUTHOR POV
Hari-hari menjelang kebarngkatan kyuhyun kembali, dia dikejutkan dengan kedatngan sahabat-sahabtanya.
“kau dating?” Tanya donghae tak percaya.
“tentu saja. Tapi sudahlah. Aku saja yang bosoh mempercayainya. Nyatanya aku kini terjatuh lagi. Benar kata siwon. Aku kini terkena karma.” Lirih kyuhyun seraya mengusap air matnya.
Pasangan lee itu menatapnya datar.
“kami dating ke sini hendak memberimu undangan pernikahanku” ucap donghae seraya menyodorkan sepucuk surat undangan ke tangan kyuhyun.
“dank au harus dating. Suka tidak suka kau harus dating. Anyeong.kajja, hyuk”
Mereka meninggalkan kyuhyun yang menatap undangan itu dengan senyum mirisnya. Bahkan sahabatnya itu sudah melangkah jauh dengan menjadi seorang yang jauh lebih dewasa.

Suara alunan lembut suara yesung mengalun lembut dari pelataran hotel mewah tempat diadakkannya pesta pernikahan donghae. Tampak di sana seorang gadis dengan menggunakan kursi rodanya tengah bercanda ria dengan pengantin wanitanya.
“kau dating, kyu?” Tanya hyukjae tiba-tiba yang tentu saja mengagetkan wanita yang sedari tadi duduk santai dia tas kursi rodanya.

SOOYOUNG POV
“kau dating, kyu?”
Tidak, ini tidak mungkin. Dia dating????
Aku sama sekali tak berani menoleh. Dengan panic, aku mencoba menggerakkan kursi rodaku kea rah tetamu yang hadir.
“yah!!! Choi sooyoung mau kemana kau!!’ terdengar suara teriakan Jessica si mempelai wanita.
Aku semakin panic dan semakin mempercepat tanganku menjauh ddari tempat ini tanpa menyadari keberadaan tangga yang ada di depanku.
“aaa………”

Aku membuka mataku perlahan. Cahaya yang berasal dari penerangan yang ada dalam kamar berlomba-lomba masuk dalam retina mataku.
Lihatlah! Aku mulai berhalusinasi lagi. Dia ada di sampingku, memelototiku.
Aku mengerjabkan mataku lagi. Dan wajahnya semakin jelas terlihat. Ke edarkan pandanganku ke seluruh ruangan. Tampak semuanya berkumpul dengan mata berkaca-kaca.
Pandanganku kembali pada sosok yang ada di depanku kini. Dia meraih tanganku, mengecupnya berulang-ulang dan menangis. Dia menangis.
“aku dating” desisnya pilu. Diantara isak tangisnya.
“aku dating saat itu. Aku melihat kerumunan orang mengerumunimu saat itu dank au hanya lewat saja. Aku dating saat itu, menunggumu seperti orang gila. Bergumam bahwa kau akan dating. Sampai pagi, dank au tidak dating. Kau melanggar janjimu sendiri. Dan itu membuatku sakit” dia terus berbicara diantara isakkannya.
“kau tidak dating…dan bungaku layu begitu saja……dan kini kau mau pergi lagi?” tanyanya dengan sorot mata menyedihkan.
“tapi, aku tak punya kaki. Aku tidak sempurna, sunbae” isakku
Dia meremas tanganku lembut, mengecupnya dengan cepat dan kembali manatapku.
“tidak. Janji adalah janji. Kau berjanji akan bersedia menerima apapun yang kan kulakukan. Dan aku akan membawamu pergi. Kita akan pergi di mana kita akan hidup bahagia berdua. Kau dengar itu, sayang” isak kyuhyun.
“aku….”
“dan aku tidak perduli dengan keadaanmu. Aku siap menerimamu apa adanya. Yang kubutuhkan bukan sekedar tubuhmu, tapi juga cintamu, hatimu, dan pikiranmu.sarnghae, saranghae, jeongmal sarnghae, chagi…”

END

Posted in Kyuyoung ff | 4 Comments