HANYA CINTA YANG BISA

HANYA CINTA YANG BISA

 

Cast   : Choi Sooyoung

            Cho Kyuhyun

             Choi Siwon

             Etc

Genre: Romance

 

 

Hai semuanya……aku balik lage dengan ff baru. Kali ini oneshoot. Maaf atas utang-utang ff ku yang belum sempat aku buat. Aku malah bawa ff baru lagi. Mian, mianhe yah chingudeul………

Okelah kembali pada ff ku yang terinspirasi dari lagu yang dibawakan oleh Agnes Monica feat Titi Dj.

Oke, untuk tak memperpanjang waktu lagi, silahkan n monggo

 

 

Hari itu tampak semuanya berjalan dengan sangat sempurna di sebuah sekolahan yang bernuansa cukup elit, SM HIGH SCHOOL. Sampai terdengar suara-suara gaduh yang berasal dari teriakan seorang siswa yang berteriak ada seseorang yang hendak bunuh diri.

“soo………neo! Jangan …..!!!!!” teriak beberapa orang yang ada di bawah.

Yah……saat ini tampak seorang yeoja dengan wajahnya yang muram sedang berdiri di tepian gedung sekolah. Seraya memandang teman-temannya yang sama sekali tidak ada yang mau mengerti dengan keadaannya. Entahlah. Semuanya seolah tak ada yang peduli padanya. Satu-satunya yang peduli padanya telah menghianati. Sebuah senyum tersungging di bibir manisnya.

“apakah dengan cara seperti ini aku bisa meraih semua kebahagianku yang dulu?” desahnya tertahan.

Rambutnya yang terurai terombang-ambing ditiup angin.

Sunyi………

Yang ada hanya desah angin yang bertiup dengan lembut di sekitarnya.

“soo……ini appa.” Terdengar suara seseorang yang berdiri tak jauh dari sooyoung berdiri. Sooyoung menoleh dan tersenyum lembut pada sosok yang memandagnya dengan mata sayu penuh kasih palsu itu.

“appa……”desahnya lirih.

“jangan, soo. Kita bisa menyelesaikannya semuanya dengan baik. Kau tahu kan appa dan sulli tak bisa jauh darimu?”

Sooyoung tersenyum lirih. Hatinya berdentam keras. Entahlah. Semua apa yang dilontarkan oleh sang appa bertentangan dengan apa yang di dengar oleh telinganya.

“aku merindukan eomma” kata soo lagi

Sinar matanya menunjukkan luka yang mendalam. Entahlah. Perasaannya tak menentu. Semua hal yang tak diketahuinya yang memenuhi kepalanya tak pernah terjawab. Sikap appanya yang selalu melindunginya di depan orang-orang sangat berkebalikan dengan apa yang di hadapinya saat berada di rumah.

Hanya satu orang yang mengerti dengan keadaannya. Choi siwon. Tapi diapun pergi tanpa kejelasan yang jelas. Semuanya terasa menghimpitnya. Menghimpitnya ke suatu ruangan yang gelap, tanpa ada penerangan sedikitpun dalam ruangan itu. Dia terkunci. Dan tak tahu bagaimana harus keluar dari kegelapan itu.

“soo……siapa yang akan mengurus sulli? Kau piker appa akan memperhatikannya?” terdengar ancaman yang dapat dengan mudah di dengar oleh sooyoung dikarenakan jarak antara dia dan sang appa yang lumayan dekat.

Sooyoung sontak menoleh. Inilah yang membuatnya sedari tadi ragu untuk melompat. Sulli? Siapa yang akan merawatnya kelak? Dia tidak cukup tega membayangkan gadis itu ikut terjun dalam bisnis yang sang appa jalankan selama ini dengan diam-diam. Cukup dia saja yang berada dalam lingkaran hitam bisnis ayahnya.

“kau dengar? Kalaw kau melakukannya, appa tidak akan menjamin sulli akan selamat. Atau kau mau lihat bagaimana sulli yang menawan itu appa rubah menjadi sedikit liar?”

Dengan cepat soo menggelengkan kepalanya,

“sekarang turun.!!!!” Perintah sang appa yang berjalan mendekatinya.

Mau tak mau, soo turun dari tepian gedung sekolah dan berjalan menuju sang appa yang saat itu lagi-lagi tersenyum penuh misterius sambil merentangkan tangannya hendak memeluk sooyoung. Tentunya dengan tatapan heboh dari semua yang melihat insiden itu.

 

PLAKKK

Sebuah tamparan manis mendarat di wajah sooyoung.

“apa kau kira dengan melakukan hal itu maka kau akan mendapat simpatiku? Apa kau tidak sadar? Semua ini appa lakukan hanya untukmu dan adikmu yang cacat itu. Untuk membiayai semuanya itu appa membutuhkan bantuanmu. Atau secara tidak langsung, appa mengajarkanmu untuk bekerja, menikmati hasil keringatmu sendiri. Jangan hanya mau numpang tinggal di sini…… harusnya kalian bersyukur appa tidak mengusir kalian sejak dulu. Karena appa sangat menyayangi kalian. Arra? Sekarang ganti baju. Sebentar lagi aka n ada lee ahjussi yang akan kau temani. Temani dia sampai dia puas. Kau tahu? Dia itu orangnya royal. Semuanya bisa kau minta. Asal berikan pelyananmu yang terbaik. Gga!!!”

Sooyoung hanya terdiam. Dia tak mampu melawan. Ketika dia membuka kamar, yang dia temukan hanyalah sosok sulli yang cantik namun tak berdaya, sulli yang malang yang harus dilindunginya. Melindungi masa depan dongsaengnnya.

“eonni……andwe. Sudah cukup, eonni……aku benar-benar sudah tidak tahan dengan semua ini. Bisakah eonni menghentikan semua ini?” isak sulli tertahan.

Sooyoung menghampiri sang dongsaeng. Meliriknya dengan pandangan sinis. Lalu segera berlalu. Berpura-pura menahan semua sayangnya. Demi keselamatan sang dongsaeng.

“eonni……mianhe. Aku sudah tahu semuanya. Mianhe, eonni”isak sulli.

Namun soo tak mengindahkannya. Dia hanya sibuk memoleskan bedak setebal mungkin diwajahnya agar terlihat dirinya lebih cantik lagi.

“kajima, eonnie. Sudah cukup!!!” teriak sulli.

Sooyoung menatap sulli sekilas lalu dengan segera melangkah menuju ruang tamu di mana sang appa sudah menunggunya dengan seorang namja muda dengan tubuh atletis dan mata sipitnya yang mempesona.

“soo……sini……” sooyoung tersentak ketika sang appa memanggilnya.

Matanya seketika membulat melihat siapa yang saat ini ada di hadapannya. Lee jung kie. Teman sekelasnya yang mengaku penasaran setengah matai padanya. Tengah menatapnya dengan pandangan penuh kemenangan.

“soo, dia tuan muda lee. Dia yang akan kau temani mala mini. “

“hai soo……” sapa jung kie dengan keramahan yang dibuat seramah mungkin.

“anyeong……” jawab soo sekenanya.

“baiklah ahjussi, saya akan mengembalikannya sebelum pukul 07.00 pagi.” Ungkap jung kie.

“oh, silahkan. Dia milikmu saat ini. Gunakan semamumu.” kata sang appa.

 

 

Sooyoung terus menerus beruasahan menggosok seluruh permukaan kulitnya. Dia jijik. Jijik dengan semua hal yang melekat di tubuhnya. Masih diingat dengan jelas bagaimana jung kie dengan seenaknya menggunakan tubuhnya. Menuntaskan hasrat birahinya. Saat ini pasti rasa penasaran yang ada pada jung kie terpuaskan sudah. Dia seperti orang kekenyangan saat berhasil menanamkan benihnya di rahim sooyoung. Seidkit sooyoung syukuri karena sebelum menjalankan pekerjaannya, dia sudah meminum pil anti hamil.

 

 

Sooyoung melangkah menuju kelasnya, di lorong kelas, dia bertemu dengan jung kie yang menatapnya dengan pandangan yang meremehkan. Tampak muka puas tercetak dari raut wajahnya.

“kau tahu, kau begitu liar di ranjang” bisik jung kie sebelum meninggalkan soo yang tergugu mendengar bisikan tersebut.

Dihiraukannya bisikan itu dengan melangkah tergesa menuju kelasnya. Namun, lagi-lagi langkahnya terhenti saat seseorang menarik tangannya.

“sampai kapan kau mengacuhkanku?” terdengar suara namja di belakangnya.

Mendadak rasa panic itu muncul seketika mendengar suara tersebut.

“lepaskan aku…….” Kata soo dengan suara bergetar.

“ aku mencintaimu. Sampai kapan aku menunggu?” Tanya sang namja seraya memperkuat genggaman tangannya.

“tidak!!! Jangan menungguku. Lepaskan, cho kyuhyun……”

“wae??? Kenapa kau sama sekali tak mmberiku kesempatan?” teriak kyuhyun.

Sooyoung menggeleng sebelum meninggalkan kyuhyun.

 

Cho kyuhyun. Meruopakan seorang mahasiswa yang terkenal dengan suara emasnya saat berulang tahun yang ke 22 kemarin. Keluarga yang kekayaannya tak usah diragukan lagi, serta paras yang begitu rupawan. Namun tidak cukup membuat seorang choi sooyoung terpikat.

“semakin kau menolak, semakin aku penasaran”lirih kyuhyun mantap sebelum berjalan menuju area perkiran guna kembali ke kampusnya.

 

 

Awal pertemuan keduanya dimulai saat kyuhyun berkunjung ke sekolah sooyoung menemani sang appa yang mempunyai suatu urusan yang cukup penting. Saat itulah, saat dia tampa sengaja menabrak seorang gadis yang tengah tergugu dalam tangisannya sedang ditarik paksa oleh seorang ahjussi tua. Untuk sesaat, kyuhyun tercengan saat melihat wajah penuh derita soo yang saat itu tengah ditarik paksa sang ahjussi yang diyakini kyuhyun sebagai appa sang yeoja. Dari sanalah, segala informasi mengenai sooyoung selalu diincarnya sedetail mungkin. Namun satu fakta yang tidak diketahuinya. Profesi yang dilakukan sooyoung saat ini yang berusaha ditutpinya.

Hanya satu yang masih mengganjal di benak kyuhyun. Kenapa sampai sekarang soo masih belum menerima cintanya?? Apa dia sudah mempunyai seorang namja?

“hyung, kau sudah tidur?” terdengar seseorang mengetuk pintu kamar kyuhyun. Membuayarkan semua lamunan kyuhyun akan sooyoung.

“wae jung kie-ah. Wae?” Tanya kyuhyun seraya membuka pintu kamarnya.

Bukannya menjawab, jung kie malah tersenyum penuh misterius seraya merebahkan tubuhnya di tempat tidur kyuhyun.

“kau tahu hyung? Rasa penasaranku pada seorang yeoja akhirnya terpenuhi sudah” jawab jung kie.

Kyuhyun mengerutkan keningnya.

“mwoya?” tanyanya dengan suara datar.

“dia sangat liar di tempat tidur” bisik jung kie membuat kyuhyun membelalkkan matanya. Bagamana bisa seorang anak sekolahn semesum dia? Apa ini merupakan ajaran hyukjae pada sang adik?

“ya!!!!!!!!!!!! Apa maksudmu kau tidur dengannya?” Tanya kyuhyun dengn mata melotot. Yang dibalas anggukan saja oleh jung kie seraya memamerkan senyumnya yang membuat sebagian wanita meleleh.

“dia sangat berbanding terbalik dengan kesehariannya yang membosankan. Pendiam, misterius, cantik, manis, menawan, dia LIAR” ungkap jung kie seray tersenyum mengingat setiap detail kebersamaan yang dia ciptakan dengan sooyoung.

“apa dia sudah takluk dengan senyum mu yang menjijikkan itu?” Tanya kyuhyun seraya tersenyum sinis.

“mwoya? Menjijikkan? Menurutku, senyumku jauh lebih ampuh ktimbang senyuman hyung yang sama sekali belum berhasil menggaet wanita pujaannya naik ke atas peraduan” balas jung kie tak kalah pedasnya.

Kyuhyun mendelik mendengar penuturan jung kie.

“kau tahu, hyung? Dia sangat menggairahkan. Bahkan aku akan kembali memakai jasanya lagi hari ini. Apa kau mau bergabung?” Tanya jung kie.

Memikirkan hal itu membuat kyuhyun berpikir sejenak. Waniat seperti apa yang diidamkan jung kie ini??? Yang bahkan dengan rela mau tidur dengannya yang masih bocah ingusan?

‘baiklah, diam berarti hyung setuju dengan ajakanku. Aku yakin hyung juga akan ketagihan. Untuk hari ini aku akan membokingnya dua hari. Masing-masing satu hari” ungkap jung kie lalu berjalam menuju kamarnya. Tak berselang lama, dia masuk kembali seraya  memamerkan segepok uang tabungannya.

“dasar bocah!!!!!!!!” sindir kyuhyun yang hanya dib alas jung kie dengan sebuah seringaian yang gagal.

 

Hari ini, sesuai dengan janji, tampak seorang yeoja ynga saat itu tengah mengagumi desain interior apartemen itu berdecak kagum.

“sangat indah………” ungkap sooyoung saat melihat pemandangan laut dari balik balkon apartenmen itu.

Jungkie, namja yang memakainya lagi, menyuruhnya dating ke apartemennya. Dia disuruh untuk melayani kakak jung kie. Sebelum mengirim soo ke sana, terlebih dahulu kyuhyun diberitahu kalau akan ada seseorang yang menunggunya di apartemen. Membuat kyuhyun yang saat itu dalam perjalanan pulang kuliah mengumpat.

Dengan tergesa-gesa, di bukanya pintu apartemennya. Matanya tidak menemukan siapapun di dalam apartemennya. Namun sepasang sepatu yang tergeletak di jajaran tempat sepatunya menyadarkannya bahwa ada orang lain selain dirinya yang ada dalam ruangan.

Telingannya menangkap suara gemericik air dari dalam kamarnya. Sesampainya dalam kamar, sesuatu yang tergeletak di atas tempat tidur, membuatnya menelan air liurnya. PAKAIAN DALAM WANITA

Tak berselang lama, sesosok wanita muncul. Waniata itu yang tak lain adalah sooyoung. Keduanya sama terkejutnya.

Kyuhyun merasa seperti ditampar saat menyadari wanita yang diceritakan jung kie padanya adalah sooyoung. Darahnya bergejolak. Marah, kecewa, dan rasa ingin memiliki mendadak menguasainya.

Dengan cepat diraihnya sooyoung dan dilumatnya bibir sooyoung.

“hmmmpppp………lepas!!!”teriak sooyoung seraya mendorong kyuhyun. Namun kyuhyun kembali menciumnya dengan kasar. Sooyoung meringis. Perih. Bukan di bibirnya, tapi hatinya.

Kembali, dihentakkannya tubuh kyuhyun dengan kasar. Membuat kyuhyun marah dan kalap.

PLAKKKKK

Kyuhyun menampar sooyoung hingga tersungkur di lantai kemudian kembali menyerang sooyoung. Lelah memberontak, soyoung hanya diam saja menerima semua perlakuan kasar kyuhyun. Tidak mendapat respon, kyuhyun melepaskan ciumannya dan menatap sooyoung.

“wae? Kenapa kau tidak membalas ciumanku? Apa karena aku bukan jung kie? Atau  uang yang diberikn jung kie kurang?” teriak kyuhyun.

Bukannya menjawab, soo malah terisak hebat. Dirapatkannya baju handuknya yang sempat tersingkap.

“berapa? Berapa harga yang harus kubayar untuk mendapatkanmu? Katakana CHOI SOOYOUNG!!!!!!!!!!” bentak kyuhyun seraya mengguncang tubuh sooyoung membuat sooyoung semakin terisak.

“mianhe……mianhe oppa”isak sooyoung seraya menggenggam tepian kemeja kyuhyun.

Kyuhyun menghempaskan tubuhnya di sisi sooyoung, terisak untuk sakit yang dirasakannya di hatinya, untuk rasa kecewanya, untuk rasa cintanya yang sampai detik itu terasa menghancurkannya.

“gga! “kata kyuhyun penuh penekanan.

“oppa………” desis sooyoung di sela tangisnya.

“aku bilang pergi, pergi, PERGI!!!!!!!!!!!!!!!!” teriak kyuhyun.

Sooyoung segera meraih pakaiannya, menggunakannya seadanya kemudian segera meninggalkan apartemen itu. Matanya menelisik wajah kyuhyun yang memerah sebelum benar-benar keluar dari apartemen.

 

“bagaimana, hyung? Apa hyung puas?” Tanya jung kie sesampainya dia dari rumahnya.

Kyuhyun menatap jung kie tajam.

“berapa kau membayarnya untuk sekali memakai jasanya?”Tanya kyuhyun dingin.

Senyum jung kie terkembang. Senyuman puas melihat bagaimana kyuhyun cukup antusias bertanya tentang sooyoung.

“apa aku bilang, pasti hyung akan……”

Belum selesai jung kie menyelesaikan kata-katanya, kyuhyun mencengkram kerah bajunya.

“katakana berapa, brengsek!!!!” tekan kyuhyun dengan wajah memerah.

Jungkie cukup terkejut melihatnya. Ada setitik air mata tersisa di sana.

“apa yang terjadi?” Tanya jungkie tercekat.

“katakana di mana alamatnya, berapa uang yang biasa kau habiskan untuk menidurinya, brengsek. Katakana!!!” bentak kyuhyun membabi buta. Tangannya melayang keras meninju tembok di sisi jungkie.

Mata jungkie terbeliak kaget. Dengan segera tangannya bergerak membuka dompetnya, mengeluarkan alamat tempat tinggal sooyoung.

Di sinilah kyuhyun berada memperhatikan bagaimana kehidupan sooyoung. Tangannya mengepal saat dilihatnya seorang ahjussi melingkarkan tangannya pada pinggang sooyoung.

“mampir lagi lain kali” ucap ahjussi tua yang pernah dilihatnya menyeret sooyoung dengan kasar saat di sekolah dulu.

Dengan langkah perlahan, kyuhyun berjalan mendekati tempat tinggal yang cukup terpencil itu. Belum sempat dia mengetuk pintu itu, terdengar suara isakan dari dalam.

 

“KENAPA KAU TAK MERAYUNYA?? APA KAU TAHU DIA ITU PUNYA BANYAK UANG!” bentak seorang pria dari dalam.

“dia menyakitiku, appa. Dia kasar.”isak sooyoung.

“itu tugasmu melayaninya. Kau ingat? Kalau kau ingin sulli selamat, kau harus mendapatkan uang lebih mala mini. Kalau tidak, appa akan menjual sulli pada kim ahjussi. Kau dengar itu?” teriak ahjussi itu penuh penekanan disetiap kata-katanya.

“andwe, appa. Jangan jerumuskan sulli. Aku akan bekerja lebih keras lagi, appa” isak sooyoung.

“bagus. Sekarang masuk kamar, sbentar lagi aka nada seseorang yang akan dating.” Kata sang ahjussi.

Sooyoung bergegas masuk ke dalam kamar. Melihat sulli yang tergolek lemah dengan wajah pucat. Hari ini tak ada jatah makan untuknya dan sulli. Dia hanya mampu melayani satu tamu. Otomatis, dia juga tak bisa membeli obat sulli yang sudah habis.

“mainhe sulli-ah. Eonni memang tidak berguna. Tenaglah, kan eonnie usahakan agar obatmu ada hari ini.” Isak sooyoung seraya mengecup kening adiknya yang tertidur tak sadarkan diri.

 

“aku akan memakainya satu dua hari, berapa harus kubayar?” Tanya kyuhyun dengan suara dinginya.

“berapa yang sanggup kau bayar” Tanya appa sooyoung dengan suara meremehkan.

Kyuhyun mengeluarkan amplop coklat berisi puluhan juta won. Mata appa sooyoung terbelalak.

“apa segitu cukup?” Tanya kyuhyun.

Bukannya menjawab, sang appa langsung meraih amplop, membukanya dan mengangguk.

“di mana kamarnya?” Tanya kyuhyun.

“apa kau akan melakukannya di sini?” Tanya appa sooyoung.

“aku hanya mau menjemputnya langsung. Apa tidak boleh?” Tanya kyuhyun masih dengan suara dinginnya.

 

 

Kyuhyun menatap nanar yeoja yang saat itu tengah berjuang menhapus jejak-jejak menjijikkan di pundaknya dengan alcohol.

“kau tahu bagaimana cara mengholangkannya, sulli-ah?’ isak sooyoung seraya tersu menggosok permukaan lehernya.

“aku kotor, menjijikkan,……aku tak pantas untuknya.” Sooyoung terus berbicara tanpa sadar dengan kehadiran kyuhyun di belakangnya.

“ehem……”

Terdengar suara deheman dari belakang sooyoung. Membuat sooyoung dengan segera merapikan pakaiannya dan terkejut dengan kehadiran kyuhyun.

“bergegaslah, kita akan keluar” kata kyuhyun datar.

Sooyoung menatap kyuhyun perih. Hatinya terluka. Orang yang diamdiam dicintainya kini memperlakukannya sama seperti para namja yang selama ini menjadi pelanggannya.

“ne.”hanya kata itu yang terlontar dari bibir sooyoung.

 

 

Hembusan angin malam mempermainkan rambut sooyoung.

“oppa…mianhe” ucap sooyoung memecah keheningan yang sedari tadi tercipta diantara mereka.

“kau tidak bersalah, untuk apa meminta maaf” ucap kyuhyun dingin.

“ aku hanya tak ingin sulli hancur” kata sooyoung,

Kyuhyun sontak menatap sooyoung.

Dengan perlahan, cerita itu mengalir dari bibir mungil sooyoung yang dibarengi dengan isakan kecil.

“eomma meninggal karena tak kuasa menerima hujatan, ancaman dari klen appa yang mengancam akan mebunuh appa seandainya utang-utang appa tak lunas. Hingga setelah eomma meninggal, appa mengajak semua kliennnya ke rumah, appa menjualku dengan syarat semua hutang-hutangnya lunas. Dan mereka dengan senang hati mengabulkannya. Mereka betul-betul menyakitiku, menghinaku meski aku menghiba sekalipun merek tak memperdulikan, yang mereka tahu bahwa aku telah dipersiapkan sedini mungkin untuk mlayani mereka. Aku kotor, menjijikkan dan menyedihkan, oppa.” Isak sooyoung di tengah kisahnya yang memilukan.

“kenapa kau menghindariku? Apakah ini adalah alas an dibalik kau selalu menghindariku?” Tanya kyuhyun dengan suara tercekat.

“ne, oppa. Aku sama sekali tidak pernah merasa pantas untuk bersanding denganmu” ucap soo seraya melempar pandangannya ke arah bebatuan yang tersusun rapi di sekitar pantai.

Keduanya terdiam membisu. Tak ada sepatah katapun yang terlontar dari lisan mereka.

“menikahlah denganku”ucap kyuhyun tiba-tiba tanpa sedikitpun mengalihkan perhatiannya pada hamparan laut yang di depan matanya.

Sooyoung menoleh dan tentu saja terkejut dengan apa yang kyuhyun ucapkan.

“ne?”

“kita menikah dan aku akan membebaskan kalian semua dari derita yang berkepanjangan.” Ungkap kyuhyun seraya menoleh dan menatap lekat mata sooyoung dengan tajam.

Sooyoung mendesah pelan. Dan lantas menggeleng.

“seperti apa yang kukatakan sebelumnya, oppa. Aku tidak pantas untuk disukai. Aku kotor, menjijikkan. Oppa lebih pantas bersanding dengan gadis lain yang lebih baik.” Sooyoung menghapus air mata yang terus meluncur dari kedua matanya.

“DAN KAU AKAN TERUS MENJADI SEPERTI INI??? TIDAK!!!!!!! KAU MILIKKU, CHOI SOOYOUNG! KAU MILIKKU.” Eriak kyuhyun diikuti dengan dirinya yang lantas menciumi wajah sooyoung sekenanya.

“kau milikku, dan apa yang menjadi milikku tidak akan pernah lepas dariku.”bisik kyuhyun sebelum menenggelamkan dirinya diantara sela-sela leher sooyoung.

 

Sooyoung mengelus lembut rambut kyuhyun. Dan kyuhyun hanya membalasnya dengan sebuah pelukan erat di pinggang sooyoung, menggosokkan kepalanya di perut sooyoung.

“apa yang kau suka darku?” Tanya sooyoung

“Aku tidak tahu. Yang aku tahu, aku harus selalu di dekatmu agar aku mampu bernapas dengan lega.”

Sooyoung yang mendengarnya menjadi sangat malu. Wajhanya memerah. Tak pernah ada seorangpun yang tulus mencintainya termasuk sang appa.

Sekelebat bayangan muncul di mata sooyoung. Dirinya tersentak. Secepat dia menyadari akan apa yang ada di kepalanya, secepat itu juga dia bergegas mengenakan pakaiannya yang berserakan di lantai apartemen kyuhyun.

“wae?”Tanya kyuhyun yang melihat kepanikan di mata sooyoung.

“sulli. Aku harus pulang. Sejak kemarin sulli tidak makan, oppa.”

Bukannya mendengarkan cerita sooyoung dan membiarkannya pergi, kyuhyun malah memeluknya dengan erat.

“oppa………”

‘”sulli baik-baik saja, dia di tangan yang tepat” bisik kyuhyun seraya menghirup dalam-dalam aroma tubuh sooyoung. Dan lantas menggigit kecil lehernya membuat tanda merah keunguan tampak lebih terpampang nyata di bahu dan leher sooyoung.

Sooyung menatap kyuhyun bingung.

“soo, sulli dan appamu telah aku hadiahi dengan sesuatu. Sekarang aku minta imbalan padamu” tagih kyuhyun.

“ne??? kau mau menagih??

Kyuhyun mengangguk pelan. Sooyoung hanya menatapnya dengan pandangan yang sulit untuk diartikan.

“wae? Kau tak mau membalas budi baikku dengan menolong keluargamu?” Tanya kyuhyun.

“aku hanya tidak mau menjadi beban untukmu, oppa.” Ungkap sooyoung dengan setetes air mata di pipinya.

“ssstttt………siapa yang bilang kau dan kemluargamu adalah beban? Kau hidupku. Kau adalah napasku. Jadi, jangan bilang kau adalah beban bagiku, soo” ucap kyuhyun seraya kembali mendekap erat tubuh sooyoung yang hanya dibalas sooyoung dengan sebuah isakan.

“saranghae. Jeongmal saranghae soo…”lirih kyuhyun seraya mengecup bibir sooyoung dalam.

“nado……nado saranghae, oppa”

 

Di sinilah sooyoung berada. Di tempat dia dan semuanya telah berkumpul. Dirinya sangat cantik dengan dandanan yang sederhana namun menawan. Gaun putih pendek membalut tubuhnya yang tampak berisi. Sesekali dia mencoba menahan rasa mual yang mendadak muncul.

Setelah hampir 4 bulan menjalani hidup berdua dengan kyuhyun dan tentu saja sulli. Mereka melanjutkan hubungan itu ke jenjang pernikahan. Dan di sinilah mereka berada. Tampak kyuhyun dengan setelan jas yang ciamik dan tentu saja sangat tampan *hehehehehe ya ialah* sudh menunggu sang mempelainya dengan suara degup jantung yang berlebihan.

SKIPPPP

 

Setelah acara yang sangat melelahkan itu, kini keduanya tengah berdua duduk dibalkon kamar apartemen kyuhyun.

“kau pucat, chagi” ucap kyuhyun seraya menyentuh leher sooyoung.

“entahlah oppa. Aku hanya merasa sangat lelah dan letih. “ ungkap sooyoung.

Disandarkannya kepalanya ke dada kyuhyun. Dan kyuhyun hanya membelai rambutnya lembut. Sooyoung memejamkan matanya dan menghirup aroma tubuh kyuhyun.

“oppa, I love ur smell.” Ungkap sooyoung seraya menghirup kea rah bagian leher kyuhyun.

“kau menggodaku?” lirih kyuhyun.

“anio. Ini benar oppa. Selama acara tadi, aku selalu mual. Tapi begitu berada di dekatmu, rasa mualku entah menguap ke mana.”

Kyuhyun hanya membelai kepala sooyoung penuh kasih.

“oppa, aku ngantuk. Bisakah mala mini kita tidur saja?” Tanya sooyoung manja.

Sooyoung yang mendengar nada manja dalam setiap ucapan sooyoung tentu saja senang. Tidak biasanya dia bermanj-manja begini.

“baiklah, kajja. Aku juga lelah”

Kyuhyun menggendong sooyoung dengan lembut dan meletakkannya di tempat tidurnya.

“oppa kemarilah……”ucap sooyoung dengan melambai.

Kyuhyun hanya tersenyum dan lantas berbaring disebelah sooyoung. Sooyoung segera merangsek mendekati kyuhyun. Meletakkan indra penciumannya tersebut kearah leher kyuhyun.

“oppa……”

Sooyoung mendesah ketika kyuhyun menggelitik belakang telinganya.

“wae, chagi?” bisik kyuhyun.

“aku lelah”

“kau yang menggodaku duluan” bisik kyuhyun.

“aku tidak menggodamu. Aku hanya ingin menghirup aroma tubuhmu saja, oppa” ungkpa sooyoung dengan mata berkaca-kaca.

Kyuhyun tampak terkejut melihatnya.

“chagi, kau kenapa?” Tanya kyuhyun kaget melihat ekspresi sooyoung yang berkaca-kaca.

“aku hanya ingin menghirup aromamu. Tapi oppa malah menggodaku. Hiks”

“aigo, nae anae. Kajja……” kyuhyun merangkul sooyoung merapatkan tubuh mereka agar sooyoung lebih bisa dan merasa lebih nyaman menghirup araoma tubuhnya.

“otthe?” Tanya kyuhyun.

Sooyoung hanya terus menghirup aroma tubuh kyuhyun, menghembuskan napasnya, lalu kembali menghirup aroma kyuhyun lagi”

Kyuhyun hanya menatap aneh sooyoung.

 

 

“kyu……ireona..kyu……” sooyoung mengguncang tubuh kyuhyun yang saat itu baru saja memejamkan matanya.

“hemm……wae chagi?” Tanya kyuhyun seraya menarik sooyoung dalam dekapannya. Yang dengan segera mendapatkan rontaan dari sooyoung.

“oppa, bangunlah……”teriak sooyoung dengan suara cemprengnya.

Kyuhyun mendesah dan mengacak-ngacak rambutnya. Kesal.

“wae??? Aku baru saja tidur, dank au membangunkanku. Tidak biasanya kau begini” kata kyuhyun kesal. Mendengar hal itu, sooyoung kembali merebahkan tubuhnya dalam diam. Tak berselang lama, tampak bahunya bergetar. Membuat kyuhyun lagi-lagi terkesiap. Ini sudah kedua kalinya sooyoung menagis. Ada dengannya? Batin kyuhyun.

“soo……” kyuhyun berusaha meraihnya namun ditepis dengan kasar oleh sooyoung.

Kyuhyun menghela napasnya kasar.

“soo, aku tidak tahu ada denganmu. Kau berubah jadi manja dan aneh” kata kyuhyun.

“tidak usah mempedulikanku loagi!!!!”bentak sooyoung dan lantas meraung lebih keras memaksa kyuhyun memeluknya erat.

“sst……baiklah. Mianhe. Apa yang kau inginkan, chagi?” Tanya kyuhyun seraya mengelus lembut rambut sooyoung yang sesegukan dalam dekapan kyuhyun.

“aku hanya ingin makan nasi goring buatanmu, oppa. Aku lapar……”

Sooyoung menatap kyuhyun dengan mata berkaca-kaca dan kyuhyun hanya  melongo mendengar permintaan sooyoung.

 

Kyuhyun menggerutu pelan sambil tangannya dengan lincah meracik bumbu nasi goring dan sesekali mengecek ke layar handphonenya. Yah, dia sedang mencari resep membuat nasi goring di internet.

“jadi………!!!!”

Tampak sepiring nasi goring yang tampak sangat menggoda. Namun sooyoung hanya menatapnya datar.

“wae? Kajja dimakan”

“aku tidak berselera. Bagaimana kalau oppa saja yang makan?”

 

Beberapa saat kemudian……

“AKU HANYA MEMINTA OPPA MEMAKANNYA!!” teriak sooyoung dengan air mata berlinang.

“KAU SAMA SEKALI TIDAK MENGHARGAI USAHAKU. KAU MEMBANGUNKANKU DAN MENYURUHKU MEMBUAT NASI GORENG YANG SAMA SEKALI TIDAK KUKETAHUI DAN KINI KAU MENYURUHNYA MAKAN? KAU GILA!! LUPAKAN SEMUANYA, AKU TIDUR!!” kyuhyun berjalan meninggalkan sooyoung.

“KAU JAHAT!! AKU MEMBENCIMU!!” teriak sooyoung histeris. Membanting piring yang berisi nasi goring tersebut sebelum jatuh pingsan.

“SOO……”

 

Kyuhyun mengusap-usap jemari tangan sooyoung. Kabar yang sangat mengejutkan sekaligus membahagiakannya. Dia akan menjadi seorang ayah. Sesekali dia mengecup punggung tangan sooyong.

“mianhe karena tidak menyadari kehadiranmu, chagi” kata kyuhyun seray mengusap perut sooyoung lembut.

Perlahan mata itu mengerjap. Dan terbuka. Menyadari kyuhyun yang ada di hadaopannya, sooyoung segera memalingkan wajahnya. Air matanya meleleh. Dia sakit hati saat mendengar kyuhyun membentaknya.

“chagi……” rengek kyuhyun manja.

Tidak ada respon yang positif, malah air mata sooyoung semakin banyak membasahi wajahnya.

“sssttt………mianhe……”ungkap kyuhyun lembut seraya menarik sooyoung kedalam dekapan hangatnya.

“kau jahat, kau membentakku” isak sooyoung seraya memukul pelan dada suaminya tersebut.

“ne, aku  jahat. Maafkan aku. Mianhe…… kau mau kan memaafkanku? Demi anak kita” kata kyuhyun yang hanya dibalas sooyoung dengan menghirup aroma kyuhyun dalam-dalam dan tampak tak menyadari apa yang baru saja diucapkan kyuhyun.

“soo……”

“aku selalu menyukai aromamu, oppa……maukah kau berbaring dan biarkan aku menciumi tubuhmu????” ungkap sooyoung tanpa rasa malu. Kenapa harus malu? Mereka kan suami istri yang sah.

Muka kyuhyun memerah mendengar ucapan kyuhyun.

“kau………yakkkk!!!!”

Sooyoung membungkam bibir kyuhyun dan melepaskan seluruh pakaiannya dan pakaian kyuhyun lalu mengecup seluruh wajah kyuhyun.

“oppa, kau selalu berhasil membuatku bergairah………”ungkap sooyoung sebelum kembali mengecup seluruh tubuh kyuhyun.

 

 

 

END

 

Aku ga siap membuat bagian NC-nya. Dan ff ini memang hanya terfokus pada kisah KYUYOUNG saja. Jadi jangan berharap aka nada lanjutan tentang kisah lanjuttan appa soo atau sulli, karena jujur saja aku sama sekali ga puny aide tentang mereka. Hehehehehe. Dan lagi-lagi kisah ini menggantung………

Aku juga mau minta maaf karena ga bisa balas coment reader, tugasku sebagai seorang guru yang super duper sibuk ditambah dengan bantuin eomma membuat jajan membuatku jarang banget menjejakkan pikiranku pada blog ini. Mianhe………

Advertisements
This entry was posted in Uncategorized and tagged , , , . Bookmark the permalink.

22 Responses to HANYA CINTA YANG BISA

  1. lucky_D says:

    Ayah soo onnie tega bngt dg anaknya. Untungnya da kyuppa yg mencintai soo onnie dg tulus n mau menerima apa adanya.
    N mereka hdp bahagia

    Dtnggu ff laenny chingu

  2. Tanti says:

    Keren thor…appa soo jhat bnget..untng kyu mw nerima soo..dtnggu ncx thor

  3. Febryza says:

    Sumpah itu ayahnya soo unnie tega banget… Untung ada kyuhyun oppa, kalo engga hidup soo.unnie bakalan kaya gitu terus huweee sedih

  4. Sistasookyu says:

    Appanya soo bener2 kelewatan!
    Yg bener aja, masa’ dia jual anakx sendiri?
    Bukan main gilanya! 😐
    dan untung aja ada kyu!
    Wah! Baik skali kau kyu, mau menerima soo apa adanya! 😀
    so sweet kyuyoung! ^^

  5. sri says:

    daebak koh. Bkin sequelnya dong.. ya ya ya.

    • sequel yah??? aku ga berani janji the. cos ffku yang lainnya masih numpuk…..
      doain aja semoga aku ada waktu dan dengan mood yang bagus biar bisa buat sequel ff ini.
      gomawo udah coment…

  6. july says:

    eren!
    Like it!
    4 jempol dah buat authornya! :^)

    after storynya ditunggu ^^

  7. Daebakk. Di tunggu ff kyuyoung yang lain nya..

  8. Ike primalia says:

    So sweet,
    aigo kyuppa kau pahlawanku.
    ups,slah dy pahlawan’n soo eonni
    akhir’n soo eonn bsa keluar dr lmbah gelap

  9. elKnight says:

    wwuuaahhh keren thor *.*
    ckckck… emang cuman cinta yang bisa ngebuat mrka sprti itu…
    sdikit gk rela sih krna pkerjaan’a soo oenni :3 … hhhohoo… *tp ttp keren kok 😀
    keep writing

  10. keren bgt ceritanya
    asli, beda bgt gitu
    kyu beneran tulus bgt cintanya sm soo
    endingnya bikin ngakak, itu soo agresif bgt keke
    daebakkk

  11. Rifqoh wafiyyah says:

    keren + daebak thor…:D
    so sweet kyuyoung’a..:D
    appa soo unnie bner2 jahat…!!

  12. safitri agustina says:

    Alur nya kecepetan

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s