KETIKA KYUHYUN JATUH CINTA

KETIKA KYUHYUN JATUH CINTA
Cast:
Choi sooyoung
Cho kyuhyun
Minor Cast:
Choi siwon, lee donghae, leehyukjae, lee hyemi, keluarga cho dan choi
Genre: Drama,Romance,sad
Written By: kyuanzain

Banyak yang bilang aku tampan. Yah……tentu saja. Tapi paling sebel saat lebih banyak yang mengatakan kalau sahabatku jauh lebih tampan dariku. Huffftttttt.
Hei, kenalkan, aku cho kyuhyun. Si tampan yang senantiasa eksis di dunia para wanita. Dan si tampan yang satunya adalah choi siwon. Si tampan yang membosankan.
Oke, berhenti memikirkan orang lain. Sekarang kita focus pada apa yang ada di depanku saat ini. Oke??
Apa??? Nama lagi???
Baiklah!!! Aku tahu aku tampan, jadi dengarkanlah baik-baik, authorku sayang.
Namaku cho kyuhyun. Pewaris cho corp yang sangat terkenal itu. Kau tahu? Inilah asset berhargaku saat mendekati para wanita.
Selain diakruniai paras yang rupawan serta harta yang kuyakini tak akan pernah habis, aku juga punya beberapa kemampuan yang ciamik.
Bernyanyi dan lihai dalam bermain berbagai macam aklat music. Ahhh…..wanta mana yang bisa menolak segala pesona yang kupancarkan????

SIWON POV
Aku takut. Sangat-sangat takut melihat tingkah dan polah sahabatku sedari kecil ini. Bayangkan saja tingkahnya yang bergonta-ganti pasangan seperti mengganti pakaian saja.
Aku takut dia akan kena batunya sepertiku. Yang takluk di bawah pesona lee hyemi, yeoja aneh dan arogan……tapi yang kucintai,
“berhenti menggoda yeoja-yeoja lagi, kyu. Fokuskan hanya pada satu gadis saja” itulah nasihat yang sering kuandalkan setip aku menasihatinya.
Tapi tanggapannya? Dia hanya memutar kedua bola matanya sebelum menampilkan smirk andalannya.
“hidup tanpa wanita seksi rasanya sangat menjemukan. Aku yakin kau sadar akan hal itu.”
See? Dia sangat pintar berkilah.
“sudahlah, terserah kamu saja”

AUTHOR POV
“ini berita menggemparkan!!!!!”
Seruan lee hyukjae menggema dalam kelas kosong tersebut.
“ada apa, lee hyukjae? Kenapa kau sangat berisik?” gertak donghae sahabat dekatnya.
“di kelas sebelah ada siswa baru. Dan suiiiiittttttt”
Semua namja yang berada dalam kelas tersebut melotot tak percaya dengan apa yang dimaksud dengan gerakan tangan hyukjae yang membentuk tubuh seorang wanita.
“kau yakin?” Tanya kyuhyun mulai penasaran.
“aku sudah melihatnya, cho kyuhyun” jawab hyukjae dengan nada malas.
“baiklah, kita ke sana jam istirahat”

Mata kyuhyun melotot saat melihat penampilan yeoja tersebut. Berbalut rok mini, serata atasan yang biasa di lihatnya ddalam dorama-dorama jepang kini nmapak di depan matanya.
“daebakk” tanpa sadar, dia bergumam. Membuat semua yang ada di sekitarnya tertawa cekikikan.
“inilah yang kucari selama ini. Siapapun pasti akan betah berlama-lama dengannya……”desah donghae.
“dia mirip Barbie, bukan?” Tanya hyukjae yang diikuti dengan anggukan kepala yang lainnyua.
Mata kyuhyun nyalang memperhatkan segerombolannya.
“mana si kuda?” tanyanya.
Belum sempat jawaban terlontar dari salah satu mereka, mereka kembali dikejutkan dengan tontonan yang ada die pan mereka. Si kuda yang mereka maksud kini tengah memeluk gadis yang sedari tadi mereka perbincangkan.
“mwoya? Kenapa dia curang, sih?” dengus donghae tak terima seraya mengepalkan tangannya.
Sedangkan kyuhyun hanya mendengus kesal.

SIWON POV
“saengie……!!!”
Aku menepuk pundak adikku satu-satunya ini.
“oppa……” dia tersenyum manis saat tahu aku yang baru saja menepuk pundaknya.
“kau tidak mau memeluk oppamu yang tampan ini?” tanyaku menggodanya. Namun diluar dugaan, dia dengan riangnya menghambur dalam dekapanku. Ahh,,,,, dia masih sama dengan sepuluh tahun yang lalu. Saengku. Sepupi jauhku yang sangat kucintai.
Aku mengajaknya duduk di kursi dekat jendela yang ada di kantin. Menatapnya tanpa bosan. Ahh, andai dia bukan sepupuku, sudah aku jadikan dia milikku.
“oppa,,,,,temani aku berkeliling sekolah, ne?” tanyanya
Dan aku hanya mengangguk sebagai jawabannya. Masih belum mampu melepaskan tatapan mataku dari wajahnya.
“oppa, jangan menatapku sepeti itu, kau membuatku ketakutan……”
Dan aku hanya tertawa medengarnya. Dia tidak berubah. Perasaannya tetap sama. Dia hanya menganggapku oppa. Hanya sebatas itu.

“wahhh,,,,,dia siapa??”
Aku menelan ludahku demi mendengar suara itu. Dengan perlahan kutolehkan kepalaku dan tersenyum kaku saat melihat kyuhyun dan dua lee sudah berada di sisiku.
“dia saengku. Maksudnya, dia sepupuku”jawabku tergagap.
Aku kembali menelan ludahku melihat kyuhyun sama sekali tak melepaskan pandangannya dariku.
“dia baru dating dari jepang, dan akan bersekolah di sini.”jelaaku lagi,
Namun, lagi-lagi dia hanya menatapku tajam.
Merasa tak kuat, aku melemparkan pandanganku pada sooyoung.
“syoo, mereka sahabat oppa. Yang ini kyuhyun, donghae, dan hyukjae”
“anyeong oppadeul……”seru sooyoung riang.
Matanya tersenyum dengan indahnya. Namun, senyum itu mendadak pudar saat mata syoo beradu pandang dengan mata kyuhyun. Keduanya saling menatap dalam waktu sepersekian detik seraya mengulum senyumnya masing.
Tidak!!!!!!
Inilah yang kutakutkan. Kyuhyun akan mendekati syoo sebelum kemudian menyakitinya.
“ehemmmmm”
Aku berdehem sekuat mungkin. Ini tidak boleh dibiarkan. Sooyoung tidak boleh jatuh ke dalam pesona kyuhyun.
“syoo, pulang sekolah oppa antar. Sekarang bergegaslah ke kelas, nanti oppa bhubungi lagi”

AUTHOR POV
Siwon dengan segera digeret menuju gudang belakang.
“apa maksudmu dengan merahasiakan hal ini pada kami?” Tanya kyuhyun seraya menatap tajam siwon. Tepatnya choi siwon.
Siwon mendesah pelan. Lalu memalingkan wajhanya.
“aku hany tidak mau dia juga teerpuruk jatuh dalam pesonamu yang abadi” jawab siwon.
“hei bro! bukankah itu bagus, dengan begitu dia akan belajar sesuatu yang berharga. Right?” jawab kyuhyun polos.
“tapi dia dongsaengku, cho kyuhyun”
Gertak siwon.
“dan aku menyukai dongsaengmu!!!”

SOOYOUNG POV
Entahlah, tatapan matanya terlalu tajam mengikat. Tatapannya seolah mengulitiku. Membuat jantungku masih berdebar.
“oppa, ………kyuhyun oppa”
Aku hanya tersnyum seorang diri mengingat bagaimana dia mengulum senyumnya saat berhadapan denganku.
“am I fallin in love?????”

KYUHYUN POV
“maukah kau menjadi………”
Ahh……kenapa susah sekali??? Ini terasa sangat mendebarkan..
“syoo……maukah kau jadi yeojaku?”
“yah……cukup seperti ini. Dan kauakan ditendang!!” terdengar suara lee hyukjae di belakangku.
Aku menatapnya sangar dan membuang muka.
“aku gugp”ujarku tegas.
Terdengar suara kekehan lee hyukjae lagi, kali ini bertambah satu dengan suara kekehan donghae partnernya.
“dia memang sangat mendebarkan, kyu”ucap donghae sok misterius.
“kakinya yang jenjang, cukup membuatku merinding”balas hyukjae. Membuat seketika amarahku membumbung tinggi.
“ya!!!!Jangan berpikiran yadong tentang milikku……!!!!”gertakku.
Namun mereka hanya tertawa mengejek.
“belum, cho kyuhyun. Dia belum kau miliki” kata donghae dan hyukjae konmpak. Aish……membuat kesal saja.

SOOYOUNG POV
Aku menatap lekat-lekat namja yang ada di hadapanku saat ini. Dia menggenggam tanganku erat seraya berlutut di hadapanku.
“jadilah milikku!” ucapnya lantang dihadapan semua siswa siswi yang menonton, membuatku sangat malu.
Aku menatap di sekitarku, mencari sosok itu, namun tak kunjung kudapati. Kualihkan tatapanku pada sook yang kini ada di depan mataku.
“mianhe, kyuhyun sunbae. Aku tidak bisa”
Dengan perlahan kulepas genggaman tangannya dan berlalu meninggalkan kerumunan tersebut. Mencari oppaku.
“oppa!!! Apa yang kau lakukan di sini?” tanyaku ketika mendapatinya tengah duduk berduaan dengan seorang gadis manis.
“e…… emmm……syoo, ini hyemi. Chagi, ini syoo, emm maksud oppa ini sooyoung, sepupu oppa”
Lihatlah tingkah oppaku yang satu ini. Begitu salah tingkah di hadapan yeojanya.
“anyeong unnie. Sooyoung imnida” kataku sopan seraya membungkuk.
“anyeong……’ balasnya singkat.
“oppa, seperti apa yang oppa katakana, dia mendekatiku, mempermalukanku, aku malu, oppa. Dia menyatakan cintanya di depan semua anak-anak yang berkumpul.
“jinjja?? Cho kyuhyun melakukan itu?” Tanya hyemi unnie yang tiba-tiba menyela.
“ne, unnie” jawabku singkat.
“dengarkan setiap apa yang oppa ucapkan, syoo. Jangan pernah sedikitpun membuka hatimu untuk cho kyuhyun. Dia sahabat oppa, jadi oppa tahu bagaimana watak dan perangai anak itu. Oppa takut kau hanya dijadikan sebagai mainannya saja. Sama seperti yeoja-yeoja yang lainnya.” Itulah nasihat siwon oppa yang entah sudah berapa kali dia ulang-ulang.
“ne, oppa”balasku lesu. Kemudian bergerak meninggalkan sepasang kekasih itu.

KYUHYUN POV
Aku mengepalkan tanganku kuat-kuat. Dia menolakku. Gadis itu menolakku. Dan dadaku sakit.
“kyu……” donghae berusaha menghiburku dengan menepuk-nepuk bahu.
“don’t touch me, lee donghae!!!” bentakku padanya.
Dia hanya menatapku sekilas lalu berjalan menjauhiku.
“tidak, aku tidak akan menyerah. Dia pasti akan kudapatkan. Kau milikku, choi sooyoung. Milikku, hanya milikku”
Aku dengan segera mengambil tas ranselku dn bersiap membuntutinya kemanapun dia pergi.
Karena dia milikku……

AUTHOR POV
Segala macam cara dilakukan kyuhyun agar bisa memiliki sooyoung, namun yang dia dapat hanyalah penolakan dan penolakan.
“apa yang kurang dariku?” Tanya kyuhyun suatu hari dengan wajah merah padam menahan amarah.
“kau tidak punya cinta, cho kyuhyun” balas sooyoung dingin sebelum berjalan meninggalkan kyuhyun yang terpekur sendirian di sana, di taman sekolah mereka.

tanpa siapapun sadari, di sana, di balik pohon sana, ada 3 pasang mata yang memperhatikan kyuhyun.
“kasihan dia……”bisik donghae.
“ne” jawab hyukjae.
“tidak. Aku tidak akan pernah mengasihinya sebelum dia benar-benar sadar akan perasaannya. Cukup sudah dia melukai perasaan orang lain. Kali ini dia harus menentukan pilihannya.”ucap siwon tegas.
Kedua orang yang bermarga lee itu hanya mendesah berat mendengar ucapan siwon.

Setahun berlalu. Kini tiba masa perpisahan yang tentu saja sangat berat dilalui kyuhyun. Amarah yang didapatnya dari sang orangtua karena beberapa nilainya merosot turun. Dan tubuhnya yang biasanya berisi kini mengalami sedikit kemerosotan. Dan tentu saja semuanya ini karena choi sooyoung.
Sedikit rasa tak tega muncul di hati sooyoung ketika melihat bagaimana kyuhyun dimarahi oleh sang appa.
Dengan langkah pasti dihampirinya kyuhyun dan appanya.
“anyeong ahjussi, ahjumma, sunbae……” ucap sooyoung sopan.
Melihat kedatangan sooyoung, acara omelan untuk kyuhyun sejenak terhenti. Kyuhyun melemparkan pandangannya kea rah lainnya, dia sudah malas memandang hanya pada sang gadis yang kini ada di hadapannya.
“anyeong……nugu?” Tanya eomma kyuhyun.
“dia ini yeoja yang ditaksir kyunnie, eomma. Tapi selalu ditolak”
Mendadak seorang gadis ikut nimbrung dan memperkeruh suasana.
“anyeong sooyoung-ssi. Cho ahra imnida, kyuhyun nuuna”
“anyeong unnie”
“jadi kau yang bernama sooyoung?” Tanya eomma kyuhyun seraya menatap intens pada sooyoung.
“ne, ahjumma.” Jawab sooyoung singkat.
“calon menantuku?” Tanya ahjuma lagi yang membuat baik sooyoung maupun kyuhyun terpana.
“ehmmm……aku……”
Belum sempat sooyoung menyelesaikan ucapannya, tangannya sudah ditarik paksa menuju ke belakang sekolah.
“sakit……lepaskan tangaku” kata sooyoung.
“apa maksudmu dengan menghampiri kami?” Tanya kyuhyun geram.
“aku hanya ingin mengucapkan salam perpisahan pada sunbae dan……” ucapan sooyoung terhenti sejenak. Dia menatap ragu pada kyuhyun dan meremas tangannya singkat.
“dan apa?” bisik kyuhyun tepat di telinga sooyoung
Membuat sooyoung gugup. Kyuhyun tersenyum dan lantas mengecup leher sooyoung singkat.
“hem……sunbae……” desah sooyoung tertahan
“wae? Katakana apa tujuanmu menghampiri keluargaku” kata kyuhyun lagi tanpa sedikitpun menjauhkan wajahnya dari area samping leher sooyoung.
“aku akan memberikan satu kesempatan lagi pada sunbae.” Ucap sooyoung yang sontak membuat kyuhyun menarik kembali wajahnya. Terlukis senyuman indah di wajahnya.
“maksudmu apa?” Tanya kyuhyun.
“satu kesempatan yang kuberikan pada sunbae. Jika sunbae benar-benar mencintaiku, datanglah ke tempat ini lagi 4 tahun lagi. Ketika kita sudah sama-sama dewasa dan mampu hidup mandiri. Saat itu aku akan siap menerima apapun yang akan sunbae lakukan padaku.” Ucap sooyoung mantap.
“4 tahun?” Tanya kyuhyun lagi.
“ne, 4 tahun” jawab sooyoung mantap.
Kyuhyun menatap sooyoung intens sebelum kemudian mengecup kening gadis itu.
“no teleponmu?” tanyanya seraya menadahkan tangannya.
Sooyoung menggeleng.
“tidak aka nada kontak dianatara kita.” Ucap sooyoung dan tersenyum.
Kyuhyun mendelik mendengar jawaban sooyoung, namun seketika wajhnya sumringah ketika sang gadis berjinjit dan mengecup bibirnya sekilas.
“4 tahun lagi” bisik gadis itu sebelum berjalan menjauh meninggalkan kyuhyun yang tersenyum penuh kemenangan.
“4 tahun lagi” pekik kyuhyun.

4 TAHUN KEMUDIAN……
“kau serius akan kembali ke seoul, nak?” Tanya sebuah suara lembut.
“ne, eomma. Aku akan menjemput ratuku. Ratu penguasa hatiku” bisik lembut sang namja lalu mengecup pipi sang eomma.
“pergilah, jemptlah ratumu. Dan kembalilah segera.”

SOOYOUNG POV
Dari tadi yang kulakukan hanya berjalan mondar-mandir tak karuan.
Ini benar-benar mendebarkan. Apa dia masih ingat dengan apa yang kukatakan padanya 4 tahun lalu??? Dengan melirik jam yang melekat di pergelangan tanganku, aku berjalan meninggalkan rumah setelah berpamitan pada semua keluargaku serta anak didikku.
Yah……tentu saja. Aku sekarang adalah seorang pengusaha sukses. Pengusaha yang juga menjadi ibu bagi mereka yang terlantar.
“eomma……aku mencintaimu. Bawalah appa ke sini!!!! Kami merindukannya!!!”
Dengarlah!! Itu sauara anaka-anakku.
Dengan kecepatan yang menggla, aku menuju kea rah sekolah. Sebentar lagi, choi sooyoung. Sebentar lagi dank au akan menemui takdirmu. Cho kyuhyun.
TIINNNNNNNN
Suara itu? Aku melihat sebuah sedan lain yang melaju kencang ke arahku. Dengan sekuat tenaga aku berusaha menghindari tabrakan maut dengan membanting setir kea rah seberang jalan, namun naas, sektika itu juga dari arah berlawanan sebuah truk dengan kecepatan tinggi menabrak mobil yang kukendarai.
“kyuhyun……aaaa…………”

KYUHYUN POV
Aku menginjakkan kakiku di seoul. Ah, betapa aku rindu dengan semua yang ada di sini. Dengan tergesa aku menarik koperku dan menmanggil taksi yang ada lalu bergegas menuju rumah yang sudah kutinggalkan 4 tahun lalu. Sesekali kulirik jam yang melingkar ditanganku. Masih ada waktu beberapa menit sekedar untuk berganti pakaian.
Di sana, diujung jalan sana, tampak kerumunan orang-orang.
“ada apa di sana?” tanyaku pada supir taksi
“di sana ada kecelakaan lalu lintas, tuan” balas sopir taksi tadi tetap menjalankan mobilnya.
“apakah kita bisa lebih cepat lagi? Aku harus ke suatu tempat”

SIWON POV
Aku berlari menyusuri lorong demi lorong rumah sakit. Perasaanku berkecamuk. Kabar kecelakaan yang kuterima dari rumah sakit membuatku dan keluarga panic.
“dokter!!!!!” aku memanggil dokter yang tampaknya baru saja keluar dari ruang UGD
“bagaiman dengan pasien korban kecelakaan itu? Saya keluarganya” ucapku dengan panic.
“kami harus melakukan tindakan operasi dengan cepat. Dan bla…bla,,,bal…”
Aku terduduk shock. Ini tidak mungkin……aku menatap sekali lagi kea rah dokter. Namun sang dokter hanya menepuk bahuku tanda bahwa aku harus menetukan jalan terbaik untuk sooyoung.
“lakukan apapun yang terbaik untuknya” jawabku singkat dan menandatngani suart kuasa hak perwalian dari rumah sakit.

AUTHOR POV
Berkali-kali kyuhyun melirik jam tangannya. Ini sudah hampir menjelang tengah malam, tapi sooyoung belum dating juga.
“dia pasti dating……”
Dengan menguatkan dirinya sendiri, dia berdiri di sana, memegang sebuket bunga indah dan senyum yang indah.
Erjam-jam telah berlalu. Kini fajar menyingsing. Bunga yang ada di tangan kyuhyun layu sudah.
Setitik air mata jatuh di pipinya.
“kau menolakku lagi……” desisnya sebelum meninggalkan bunga itu di sana dan pergi meninggalkan tempat itu.

Semntara itu di tempat lainnya di rumah sakit.
“nghhhhhh……kyu..jangan pergi, tunggu aku. Aku akan dating, kyu. Tunggu aku” terdengar igauan sooyoung.
“kyu!!!!!”
Seketika dia tersentak bangun. Siwon segera mengahmpirinya diiukuti dengan semua sanak family dan dokter yang merawatnya.
“aku ada di mana?mana kyuhyun?” Tanya sooyoung panic.
“tenanglah soo. Kau ada di ruah sakit.” Jawab siwon.
“jam berapa sekarang, oppa?” Tanya sooyoung semakin panic.
“jam 08 pagi.” Jawab siwon lagi.
“tanggal dan hari?” Tanya sooyoung lagi
“tanggal 03 februari”
“aku tertidur selama dua hari? Bagaimana dengan kyuhyun? Mana dia?” tanyaku histeris.
“soo tenanglah. Tenang.” Tegas appa yang baru saja masuk.
“tidak, appa. Aku harus menemui kyuhyun. Kami sudah berjanji……” aku berusaha turun dari tempat tidur, ketika sesuatu menyengat hatiku.
Dengan perlahan, tanganku bergerak kea rah bawah selimut. Tidak ada apa-apa. Aku menatap semuanya dengan wajah panic, namun semuanya hanya membuang wajah. Tak ada yang mau melihatku.
Dengan menguatkan hatiku, aku menarik sedikit demi sedikit selimut yang menutupi tubuhku ke atas. Tidak ada apa-apa. Kutarik lagi, masih kosong. Dan……
“aaaa………oppa……kakiku…mana kakiku????” teriakku histeris.
Semua yang ada di ruangan itu berjalan menghampiriku dan memelukku.
“soo……”
Mereka semua menangis untukku.
“andwe……” isakku pilu.

KYUHYUN POV
Eomma memelukku erat. Rasanya aku sangat malu. Malu karena begitu terpuruk kali ini. Aku lagi-lagi jatuh pada lubang yang sama.
“dia kembali menolakku, eomma. Bawa aku pergi dari sini. Aku mau kita kembali ke amrika secepatnya.”isakku.
Biarlah! Biar semua tahu bagaiman perihnya hatiku saat ini.
“ne, sayang. Kita akan menunggu appamu lalu kita akan berangkat pulang.”

AUTHOR POV
Hari-hari menjelang kebarngkatan kyuhyun kembali, dia dikejutkan dengan kedatngan sahabat-sahabtanya.
“kau dating?” Tanya donghae tak percaya.
“tentu saja. Tapi sudahlah. Aku saja yang bosoh mempercayainya. Nyatanya aku kini terjatuh lagi. Benar kata siwon. Aku kini terkena karma.” Lirih kyuhyun seraya mengusap air matnya.
Pasangan lee itu menatapnya datar.
“kami dating ke sini hendak memberimu undangan pernikahanku” ucap donghae seraya menyodorkan sepucuk surat undangan ke tangan kyuhyun.
“dank au harus dating. Suka tidak suka kau harus dating. Anyeong.kajja, hyuk”
Mereka meninggalkan kyuhyun yang menatap undangan itu dengan senyum mirisnya. Bahkan sahabatnya itu sudah melangkah jauh dengan menjadi seorang yang jauh lebih dewasa.

Suara alunan lembut suara yesung mengalun lembut dari pelataran hotel mewah tempat diadakkannya pesta pernikahan donghae. Tampak di sana seorang gadis dengan menggunakan kursi rodanya tengah bercanda ria dengan pengantin wanitanya.
“kau dating, kyu?” Tanya hyukjae tiba-tiba yang tentu saja mengagetkan wanita yang sedari tadi duduk santai dia tas kursi rodanya.

SOOYOUNG POV
“kau dating, kyu?”
Tidak, ini tidak mungkin. Dia dating????
Aku sama sekali tak berani menoleh. Dengan panic, aku mencoba menggerakkan kursi rodaku kea rah tetamu yang hadir.
“yah!!! Choi sooyoung mau kemana kau!!’ terdengar suara teriakan Jessica si mempelai wanita.
Aku semakin panic dan semakin mempercepat tanganku menjauh ddari tempat ini tanpa menyadari keberadaan tangga yang ada di depanku.
“aaa………”

Aku membuka mataku perlahan. Cahaya yang berasal dari penerangan yang ada dalam kamar berlomba-lomba masuk dalam retina mataku.
Lihatlah! Aku mulai berhalusinasi lagi. Dia ada di sampingku, memelototiku.
Aku mengerjabkan mataku lagi. Dan wajahnya semakin jelas terlihat. Ke edarkan pandanganku ke seluruh ruangan. Tampak semuanya berkumpul dengan mata berkaca-kaca.
Pandanganku kembali pada sosok yang ada di depanku kini. Dia meraih tanganku, mengecupnya berulang-ulang dan menangis. Dia menangis.
“aku dating” desisnya pilu. Diantara isak tangisnya.
“aku dating saat itu. Aku melihat kerumunan orang mengerumunimu saat itu dank au hanya lewat saja. Aku dating saat itu, menunggumu seperti orang gila. Bergumam bahwa kau akan dating. Sampai pagi, dank au tidak dating. Kau melanggar janjimu sendiri. Dan itu membuatku sakit” dia terus berbicara diantara isakkannya.
“kau tidak dating…dan bungaku layu begitu saja……dan kini kau mau pergi lagi?” tanyanya dengan sorot mata menyedihkan.
“tapi, aku tak punya kaki. Aku tidak sempurna, sunbae” isakku
Dia meremas tanganku lembut, mengecupnya dengan cepat dan kembali manatapku.
“tidak. Janji adalah janji. Kau berjanji akan bersedia menerima apapun yang kan kulakukan. Dan aku akan membawamu pergi. Kita akan pergi di mana kita akan hidup bahagia berdua. Kau dengar itu, sayang” isak kyuhyun.
“aku….”
“dan aku tidak perduli dengan keadaanmu. Aku siap menerimamu apa adanya. Yang kubutuhkan bukan sekedar tubuhmu, tapi juga cintamu, hatimu, dan pikiranmu.sarnghae, saranghae, jeongmal sarnghae, chagi…”

END

Advertisements
This entry was posted in Kyuyoung ff. Bookmark the permalink.

4 Responses to KETIKA KYUHYUN JATUH CINTA

  1. changkyusoo says:

    ya Tuhan kyu setia juga ternyata, daebak thor kueren pokoknya hehe
    keep writing 😀

  2. Ya ampun,
    Soo eonnie yg tbah yah, wlaupun kmu seperti itu *amit-amit* kyuppa msh menyukaimu kok,
    Aku suka dengan endingx, kyuppa kmu memang namja sejati^^

    Lanjut dengan ff yg lain chingu 🙂

  3. kyusoowon says:

    nangis aku baca’a kyu bener2 daebak….romantis banget

  4. safitri agustina says:

    nangis aku bacanya ;-(
    keren ffnya, like it

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s