THINGS I KNOW ABOUT LOVE (2/?)

Cast : choi sooyoung, cho kyuhyun, choi sulli, choi changmin, seohyun, im yoona, jung Jessica, lee hyemi(oc)
Genre : romance, sad, friendship.
Pg : semua umur
Author : kyuanzainn

Part 2

KYUHYUN POV
Aku tak percaya dengan semua ini. Semuanya berubah, eomma dan appa yang dulu ceria kini berubah. Semuanya berubah.
“eomma……”panggilku pada wanita paruh baya yang telah melahirkanku. Kukembangkan senyumku semanis mungkin, dan berjalan mendekati eomma dan memeluknya. Uhh, betapa aku merindukannya. Merindukan belaian tangan eomma.
“kyunnie, mana hyungmu??”Tanya eomma seraya mengelus lembut kepalaku.
Entahlah, apa ini Cuma perasaanku atau memang pada kenyataannya perhatian eomma sekarang hanya tertuju pada sungmin hyung?
“hyung ada di kamar, eomma. Mungkin sedang bermain dengan PSP nya.”jawabku santai.
Eomma hanya menghela napasnya berat. apa yang sebenarnya terjadi? Mustahil kalau ini masih berkaitan dengan kepergian tunangan sungmin hyung. Kejadiannya kan sudah 2 tahun berlalu.
Aku menatap eomma dalam-dalam. Mencoba menyelami makna yang tersirat dari sorot matanya yang sayu.
“apa ini masih terkait dengan summer nuna??” tanyaku pelan.
Dan lagi-lagi eomma menghela napasny berat, lalu tanpa kusadari mata eomma sudah berkaca-kaca sebelum kemudian kelopak matanya mengeluarkan cairan bening itu. Aku menatap eomma dengan terkejut.
Eomma hanya menarik napasnya dalam-dalam seraya menghapus air matanya.
“ne……”jawab eomma singkat.
“aku……”
Ucapanku secepatnya disela.
“dia meninggalkan hyungmu begitu saja. Dia meninggalkan putraku terpuruk dengan kesedihannya. Eomma sedih melihat hyungmu menderita. Kasihan dia hyunnie. Eomma sepenuhnya sadar akan perasaannya. Eomma sadar bagaimana dia merasa sangat terpukul dengan situasi ini. Tapi eomma tak berdaya. Segala macam cara eomma lakukan agar dia kembali ceria, namun yang dia lakukan hanya mengurung diri dalam kamar, serta menyibukkan diri sdengan setumpuk pekerjaannya. Eomma khawatir, eomma khawatir dia sakit,”
Eomma bercerita dan mengeluarklan keluh kesahnya.
“bantu dia, chagi. Bantu dia keluar dari semua bebannya. Bantu hyungmu untuk bangkit lagi. Bombing dia kembali dengan keceriaannya yang dulu. Eomma sangat merindukan senyumannya.”
Isakkan pilu eomma seolah menyayat hatiku. Sebegitu terpurukkah hyungku? Sekuat itukah perasaannya pada summer nuna?
Aku menggenggam tangan eomma, membimbingnya menuju wajhku dan mengecupnya.
“apapun itu, eomma. Aku akan mlakukan segala macam cara agar hyungku kembali. Kembali seperti yang dulu”

SOOYOUNG POV
Aku menghirup dalam-dalam aroma kesegaran yang terpancar dari sejuknya cuaca dipagi ini. Dengan perlahan kulangkahkan kakiku menuju halte. Perjalanan yang cukup jauh dan cukup menguras keringat. Namun mau bagaimana lagi? Aku harus menjalaninya. Karena ketiadaan ekonomi keluargaku.
“syoo………!!!!!!”
Dengarlah, itu suara si cempreng nan nyaring im yoona.
BRUKKK!!!
Dia memelukku girang. Dan sesekali mengecup pipiku membuatku jijik.
“ya!!! Berhenti menodaiku. Sana cium saja prince charming mu” pekikku
“hehehe…habisnyua kau sangat menggemaskan, syoo.”elaknya dengan wink yang menggemaskan.
Dan aku hanya mendengus malas melihat winknya tersebut. Kenapa dia bertambah manis saja sih?????
Tidak berselang lama, datanglah segerombolan pengacau. Siapa lagi kalau bukan teman-temanku? Lihatlah ada choi changmin yang tak berhenti mengunyah, dan lee hyemi yang terus-terusan menceramahinya agar menghentikan aksinya mengunyah di tengah jalan.
“diamlah!!! Kau menggangguku makan!!” pekik changmin kesal seraya memelototi hyemi yang hanya memandangnya sengit.
“sudahlah!!”leraiku seraya menarik lengan changmin berusaha mencomot beberapa potong rotinya.
“ya!!!! Choi sooyoung!!!!! Awas kau!!!!” teriaknya padaku.
Aku segera berlari sekuat yang kumampu dan memeletkan lidahku mengejeknya tanpa melihat lagi ke arah jalanan. Sampai suara klakson yang mengagetkanku akan keberadaanku yang berada d tepi jalan.
“syoo awassssss!!!!” teriak semua sahabat-sahabatku.
Aku hanya mampu menutup mataku, menunggu sebuah keajaiban menggapaiku.
CCIIIITTTTTTT
Terdengar suara decitan ban yang beradu dengan aspal. Disusul dengan suara tyeriakan semua yang hadir di sana histeris.
“syoo, kau tidak apa-apa?” Tanya hyemi seraya mengguncang tubuhku.
Dengan perlahan kubuka mataku dan terbelalak saat melihat jarak moncong mobil mewah ini dengan tubuhku kurang dari 3 cm. mataku mendadak berkunang dan semuanyapun terasa gelap.

Sayup-sayup kudengar suara teman-temanku.
“ahjussi, kau harus bertanggung jawab. Ahjussi baru saja mengancam nyawanya.” Tuntut yoona.
Perlahan aku membuka mataku.
“apa aku sudah berada di surga?” tanyaku
“syoo kau sudah sadar?” Tanya hyemi dan yoona berbarengan.
Aku menolehkan kepalaku kea rah keduanya.
Di sana Nampak seorang namja tampan, berperawakan tinggi sedang dipelototi changmin.
“ahjussi harus bertanggung jawab!!!” kata yoona lagi.
Namja itu memutar kedua bola matanya.
“sampai kapan kalian mengertinya? Saya ini bukan ahjussi kalian…..!!!” kata namja itu.
“dank au!!!!!tolong lain kali berhati-hatilah. Kau tidak hanya membahayakan dirimu sendiri, tapi juga membahayakan nyawaku. Apa kau paham?”
Namja itu masih saja mengoceh, membuatku semakin pusing saja.
“ne. bisakah anda keluar? Anda membuat saya pusing. Dan mianhe atas kecelakaan barusan.” Kataku dengan cueknya lalu mengurut keningku pelan.
“dasar ceroboh!!!” umpat namja itu sebelum meninggalkan kami yang hanya mendengus kesal.
“syoo., gwenchanayo?” Tanya changmin lagi dan lagi.
“I’m fine, Mr. Changmin. Berhenti menanyakan hal yang sama berulang-ulang.” Gertakku membuat dua orang gadis yang berada di ssisi sebelah changmin hanya terkekeh geli.

AUTHOR POV
Kyuhyun mendengus kesal.
Hey!! Ini baru hari ke 4 setelah dia menginjakkan kakinya di Seoul, namun sudah ada masalh yang menghampirinya.
“dasar anak-anak bodoh1! Di mana mata mereka? Ahjussi? Apa wajah setampan ini layak dipanggil ahjussi?” gerutunya sepanjang perjalanan pulang ke rumah.

KYUHYUN POV
“sayang, kau darimana saja?” Tanya eomma begitu melihatku masuk ke dalam rumah.
Aku bergegas memeluk eomma untuk meredam kekesalanku.
“ahhhh……kau ada masalah, sayang?” Tanya eomma seraya membimbingku menuju sofa yang ada di ruang tamu”
Dan jawabnnya? Aku hanya mengangguk pelan. Dan mulailah mengalir cerita yang baru saja terjadi.
“jinjja??? Mereka benar-benar anak yang ceroboh.”
Lihatlah!! Aku benar bukan? Sikap anak-anak sekolahan tadi benar-benar ceroboh dan mengesalkan.
Aku semakin mengeratkan pelukanku pada eomma.
‘hey anak manja. Apa sekolahnya sudah ketemu?” Tanya eomma seraya mengusap lembut rambutku.
Aku hanya menganggukkan kepalaku singkat.
“bagaimana? Apa sekolahnya bagus?”
“aku belum bisa menilainya, eomma. Aku tadi hanya ke ruang kepala sekolahnya dan berkeliling sejenak di sekolah tersebut lalu pulang” jawabku singkat.
“hehehehe……kau memang begitu. ya sudah, kembali ke kamarmu dan langsung tidur. Jangan sampai kau terlambat ke sekolah besok”
Sekali lagi eomma mengusap kepalaku lalu mengecup keningku singkat.
“jaljayo” ucapku seraya mengecup pipi eomma lalu mberlalu meninggalkan eomma.

Aku berjalan menuju kamar sungmin hyung. Di sana dia berbaring. Berbaring memunggungiku seraya memeluk sebuah foto berframe.
“summer……chagi……’
Sayup-sayup kudegar suara igauannya memanggil kekasihnya. Dengan perlahan ku masuki kamarnya dan memperhatikannya sejenak.
Aku memmbetulkan letak selimutnya sebelum kemudian mengambil secara perlahan foto frame tersebut.
“ini??????”
Mataku melotot melihat foto tersebut.
Ini mustahil. Benar-benar mustahil………

TBC
Anyeong………udah part 2 yah>>>>>>
Ini ga tau apakah kependekan atau gimana yah? Yang jelas, sampai di sini pikiranku blong. Ga tau mau nulis apalagi……
Ya udah the,
Reader sayang, jangan lupa untuk coment yah???
Oea, yang mau minta pw MY REAL LOVE STORY PART 2 bisa hub author lewat email aja. Cos twetq ga bisa kebuka.
Sekian………

Posted in Kyuyoung ff | 5 Comments

THINGS I KNOW ABOUT LOVE (1/?)

Cast : choi sooyoung, cho kyuhyun, choi sulli, choi changmin, seohyun, im yoona, jung Jessica, lee hyemi(oc)
Genre : romance, sad, friendship.
Pg : semua umur
Author : kyuanzainn

Part 1

Hanya suara isak tangis yang ada dalam ruangan yang berukuran 2*3 meter itu. Di sana terbaring lemah seorang gadis.
“sayang, bangunlah. Apa kau tidak kasihan pada eomma?” terdengar isak tangis seorang wanita paruh baya.
Perlahan, kelopak mata sang gadis bergerak. Sang eomma menatapnya dengan mata penuh harapan.
“syoo……kau sadar, nak??” Tanya sang eomma senang.
“eo….mma….” terdengar suara yang sangat lirih dari bibir yeoja yang bernama syoo itu.
“terimaksih tuhan…… terimaksih, nak…… katakana apa yang kau inginkan..” ucap sang eomma dengan mata berkaca.
“wa…..thhheeerrrr” ucap syoo dengan suara seperti tercekik.
“mwo?”
“hmmmm……watheeeeee”
Dengan susah payah, syoo menjelaskan maksudnya pada sang eomma yang sama sekali belum memahami maksud dari perkataan sang anak. Sampai seorang suster yang entah sejak kapan berada dalam ruangan itu memberikan segelas air minum pada syoo.
Dengan perlahan, syoo bangkit dengan di bantu oleh sang eomma untuk meminum air kehidupan itu sampai tandas tak bersisa.
“kau mau lagi, nak?” Tanya sang eomma lagi. Yang hanya dibalas dengan gelengan kepala syoo.

Sementara itu di tempat lain, tampak suara isak tangis juga mengiringi kepergian seorang yeoja. Di sana tampak ramai dengan kehadiran keluarga sang yeoja. Wajahnya tersenyum manis di tengah kedukaan tas kepergiannya.
“summer-ah……jeongmal……jangan tinggalkan eomma..” isak seorang wanita paruh baya yang tampak kacau dengan wajah bengkak.
Sementara di pojokan kamar sang gadis, berdiri seorang namja dengan wajah kakunya. Tubuhnya tegap berdiri mematung di tempatnya. Tak ada air mata, tak ada sepatah katapun keluar dari matanya. Hanya terdengar deru suara napasnya yang terputus-putus.
“ya!!!! Summer…!!!! Jinjja??? Kau harus bangun…pernikahanmu!! Pernikahanmu sebentar lagi. Dengarkan eomma sayang, kau akan jadi pengantin yang sangat cantik. Cantik sekali. Ayo sayang……kembalilah….eomma mohon…” isak sang eomma di tengah rasa frustasinya.
“eomma……unnie sudah tiada” terdengar suara isakan kecil seorang yeoja dari sisi sang eomma.
“diam kau sulli…..!!!! summer hanya
tertidur” ucap sang eomma seraya mengelus lembut kepala summer.
Semuanya hanya memandang miris kejadian tersebut, sampai ketika dokter bergerak hendak menutup jenazah summer dengan kain kafan, dengan histerisnya sang eomma berteriak memprotes perbuatan sang dokter.
“apa yang kau lakukan? Dia anakku. Dia akan sembuh! Dia hanya tertidur.” Teriaknya di tengah rasa frustasinya seraya menatap sang dokter dengan tajam. Lalu melempar pandangannya pada sang suami yang sedari tadi hanya terdiam tak bersuara.
“chagi……” terdengar suara sang suami. Sang suami hanya menggeleng dengan lemah, membuat sang istri terpekur. Dilihatnya sang calon menantu yang juga hanya terdiam tak bersuara.
Kesempatan tersebut digunakan oleh sang dokter untuk menyelesaiakan tugasnya sebagaimana mestinya.

TELAH BERISTIRAHAT DENGAN DAMAI
CHOI SUMMER

Semuanya hanya terdiam dalam kebisuan. Tampak area pemakaman yang dipenuhi dengan orang-orang yang melayat.
Sampai dengan pemakaman sepi, hanya seorang saja berdiri di sana.
Cho sungmin.
“ aku mengerti, sayang. Aku ikhlas……”
Sungmin menghembuskan napasnya kasar. Dan mendengus. Mencoba menahan perih di hatinya.
“mian, kalau selama ini hanya bisa menyakitimu. Aku yang egois, dan sama sekali tidak peka dengan perasaanmu. Mianhe, mianhe, nae summer”
Kali ini sungmin tak mampu membendung rasa perih di hatinya. Dia meraung sejadinya. Mengutuk waktu yang sama sekali tak berpihak padanya.
“saranghae. Saranghae………”teriak sungmin seraya menggenggam gundukan tanah merah itu.

2 tahun kemudian…..
“hyung……bogoshipo….”
Seorang namja berperawakan tinggi dengan kulit yang putih pucat seraya memeluk seorang namja cute dengan postur tubuh tegap namun lebih pendek dari sang dongsaeng.
“cho kyuhyun. Bersikaplah sewajar mungkin…” ucap sungmin seraya melepaskan pelukan sang dongsaeng yang dipangginya kyuhyun tersebut.
“cish……kau berubah!! Kenapa kau jahat sekali??” ungkap kyuhyun serya menarik kopernya kasar.
“aku ini hyungmu. Jadi bersikaplah yang sopan. Dan lagi, jangan pernah bertindak gegabah dengan tingkah lakumu yang konyol itu.”
Setelah mengucapkan kata-kata yang menyakitkan, sungmin meninggalkan kyuhyun seorang diri di sana, berdiri mematung sendirian, seraya menatap punggung sungmin yang dengan cepat berlalu meninggalkannya.

KYUHYUN POV
Aku menatap nanar punggung sungmin hyung. Benar kata eomma, hyung berubah. Sangat berubah.
“ya tuhan……tolong kembalikan hyungku seperti sebelumnya. Ceria, semangat, da penuh perhatian……aku merindukannya” lirih kyuhyun sebelum menarik kembali kopernya menuju mobil yang sedari tadi menunggunya.
“hyung, kenapa kau tidak menungguku?” tanyaku berusaha untuk mencairkan suasana yang menurutku sangat canggung.
“……”
Hyung hanya mendesah lalu mengalihkan pandangannya ke luar jendela seolah tak mendengar pertanyaanku.
Dan aku? Aku hanya mampu tersenyum miris…
Kau berubah, cho sungmin…….

SUNGMIN POV
Aq lagi-lagi menatap gambarnya.
“chagia……neomu bogoshipoyo……” ucapku lirih lalu mengecup fotonya secara lembut. Seolah dia ada di sini. Di sampingku. Mengelus lembut kepalaku seperti dulu saat dia memanjakanku dengan belaian lembut tangannya di kepalaku.
Masih kuingat dengan jelas, kata-kata terakhirnya sebelum menutup matanya.

Flashback

“oppa, kau percaya dengan yang namanya renkarnasi?” summer menatapku lembut seraya mengelus lembut tapak tanganku.
“hmmmm….bagaimana yah? Menurutmu sendiri?” tanyaku balik.
“aku sepenuhnya percaya. Nanti jika aku pergi, aku mau oppa jangan menangis, tidak boleh meratap, dan berjanjilah untuk dengan segera mencari penggantiku” ucapnya lirih. Membuat genggaman tanganku di tangannya mengetat.
“kau bicara apa?” hardikku
“oppa, umurku tidak lama lagi. Dan jika oppa percaya dengan adanya renkarnasi, aku akan kembali. Kembali utuh di depan mata oppa. Aku janji. Dan takdir akan membawa kita kembali bersama” ucapnya sebelum menutup matanya beristirahat.

“aku berusaha, summer. Berusaha untuk percaya dengan semua ucapanmu. Akan adanya renkarnasi, tapi??? Apa takdir akan membawa kita untuk kembali bersama?” isak ku pilu seraya menatap bingkai foto summer.
Masih kuingat dngan jelas bagaimana frustasinya diriku saat dokter mengatakan bahwa sudah tidak ada waktu lagi. Kebersamaan kita akan segera berakhir. Tak tahukah kau? Saat itu di tengah rasa keasakitanku, aku berpura-pura kuat. Berpura-pura menekan perasaanku??

Flashback
“gwenchanayo…….”

“kalau kau mau pergi. Semua orang ingin kau tinggal. Aku pun begitu. Aku ingin kau tinggal lebih daripada apapun yang kuinginkan di dunia ini….”
Suara namja itu tercekat emosi. Dia berhenti sejenak, berdehem, menarik napas, kemudian melanjutkan.

“tapi itu kemauanku, kemauan keluargamu, kemauan sahabat-sahabatmu. Dan aku sepenuhnya mengerti, semua ini adalah kemamuanmu. Maka aku hanya ingin memberitahumu, bahwa aku mengerti jika kau pergi. Tidak apa-apa kalau kau harus meninggalkan kami. Tidak apa-apa jika kau ingin berhenti berjuang……”

“Aku masih dengan jelas mengingat setiap detail kebersamaan kita. Bahkan aku masih ingat setiap untaian kata yang kuucapkan ketika kau menderita akan sakitmu.”
“ tidak bisakah kau hadir kembali? Hadirlah dan temani aku. Kita wujudkan takdir kita. Takdir yang telah mempertemukan kita……summer, summer, chagi……”

TBC

Hai semua………
Aku muncul dengan part 1 yang menurutku sangat aneh. Karakter sungmin oppa yang dengan tiba2 kumunculkan. Ga nyangka kan? Aku juga*PLAKKK*
EHMMMM
Aku bingung mulai dari mana. Ini sama sekali di luar rencanaku. Tapi inilah yang muncul.
Semoga ga ada yang bash the.
Happy reading readerdulll….
Anyeong.

Posted in Kyuyoung ff | Tagged , , , , , , | 14 Comments

THINGS I KNOW ABOUT LOVE (TEASER)

Cast: choi sooyoung, cho kyuhyun, choi sulli, choi changmin, seohyun, im yoona, jung Jessica, lee hyemi(oc)
Genre: romance, sad, friendship.
Pg: semua umur
Author: kyuanzainn

“gwenchanayo…….”

“kalau kau mau pergi. Semua orang ingin kau tinggal. Aku pun begitu. Aku ingin kau tinggal lebih daripada apapun yang kuinginkan di dunia ini….”
Suara namja itu tercekat emosi. Dia berhenti sejenak, berdehem, menarik napas, kemudian melanjutkan.

“tapi itu kemauanku, kemauan keluargamu, kemauan sahabat-sahabatmu. Dan aku sepenuhnya mengerti, semua ini adalah kemamuanmu. Maka aku hanya ingin memberitahumu, bahwa aku mengerti jika kau pergi. Tidak apa-apa kalau kau harus meninggalkan kami. Tidak apa-apa jika kau ingin berhenti berjuang……”

Aloha………
Aku dating lagi bawa ff yang baru………
Ahh…..dadaku nyeri dan miris ngeliat siders. But gwencana.. aku maklum kok……
Ini adalah bagian dari emosiku yang kuangkat naik ke permukaan. Ff ini sebenarnya adalah bagian dari novel dengan judul yang sama, dan teaser yang sama. Hanya saja, sampai sekarang, aku belum dang a mampu untuk membaca buku itu. Dan emosi jiwaku membimbingku untuk berimajinasi menciptakan cerita dengan judul yang sama ala saya sendiri.
Semoga reader senang dengan ff yang sekarang.
Author ucapkan
HAPPY READING…….:)

Posted in Kyuyoung ff | Tagged , , , , , | 16 Comments

Protected: MY REAL LOVE STORY (2/2)

This content is password protected. To view it please enter your password below:

Posted in Kyuyoung ff

MY REAL LOVE STORY (2/2)

maaf yah reader-reader ku tersayang……..
jlur ini yang harus kutempuh. mengingat dan melihat jumlah pengunjung yang berdantang ke blog ini nyaris berjumlah 100 tapi sdikit sekali yang memiliki niat untuk meninggalkan jejak.
Dulunya sih aku biasa aja dengan ulah sider. tapi mengingat gimana hasil kerja kerasku ga dihargai, ya udah…jalur ini yang kutempuh…..

oke, bagi yang masih berminat baca lanjutan ff ini yang saya putuskan akan diprotect bisa menghubungi saya pribadi lewat:
email : kyuan24zain24lovingmomy@gmail.com
twitt: @kyuanzain1
fb : @zaitunnur.

oke, readerku sayang…..ditunggu ffnya yang akan segera q post dalam beberapa jam lagi. anyeong.
satu lagi. yang bisa mendapatkan PW hanya bagi mereka yang udah coment di part 1 nya…..

Posted in Non kategori | 4 Comments

MY REAL LOVE STORY (1/2)

MY REAL LOVE STORY (1/2)

Cast : choi sooyoung, cho kyuhyun, lee donghae, jung Jessica, etc.
Genre : romance and sad????
Author : kyuanzain

Hai…..author dating lagi bawa ff baru yang gaje dan maha hancur. Lagi ga ada kerjaan, n pikiran mengembara liar sehingga ff ini terlahir sudah. Baiklah, sekian cuap-cuap author, selamat membaca.
Oea, untuk ff yang lain, mianhe authornya lagi ga punya stok ide. Dilanjut lain kali yah…..

HAPPY READING

AUTHOR POV
PRANGGG!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!
Suara pecahan piring bergema di sebuah ruangan megah.
“aku tidak mau! Eomma tahu aku sudah punya namjachingu. Kenapa eomma masih saja menjodohkanku?” teriak seorang yeoja histeris.
“kau juga seharusnya sudah tahu kalau eomma sangat tidak menyukai namja yang katamu itu adalah namja baik-baik. Dengar, soo. Namja itu hanya memanfaatkanmu saja. Dia memanfaatkan dirimu untuk memperoleh kepuasan pribadinya. Dengarkan eomma, kau belum tahu seperti apa sosok namja yang sebenarnya, soo. Kau belum bisa memilah namja mana yang baik bagimu.” Ucap seorang yeoja paruh baya dengan suara yang ditahan menggeram.
“lantas apa namja seperti dia yang terbaik untukku?” tunjuk sang gadis pada seorang namja yang saat itu tengah berdiri di ambang pintu. Namja dengan perawakan tinggi dan berkacamata minus.
“choi sooyoung! Jaga ucapanmu!!!” bentak sang eomma.
Yeoja yang bernama sooyoung itu berbalik menghadap sang namja dengan wajah penuh kekesalan yang memuncak.
“kau!!!! Dengar kau cho kyuhyun. Aku choi sooyoung tidak akan pernah menerima perjodohan tolol ini. Aku sudah mempunyai namjachingu, jadi katakana kepada tuan cho yang terhormat agar segera membatalkan perjodohan ini, arra?”
PLAK
Sebuah tamparan menggema.
“eommonim…..”terdengar suara sang namja.
Sooyoung menatap kyuhyun dengan penuh kebencian. Lalu bergegas meninggalkan rumah tersebut.
“choi sooyoung!!!!!!” terdengar lengkingan suara eomma saat memanggilnya namun dia hanya mengabaikannya saja.
AUTHOR POV END

KYUHYUN POV
Saat aku mendengar akan dijodohkan dengan seorang gadis, aku hanya bisa pasrah dengan semuanya. Aku sangat menghargai keputusan appa yang menjodohkanku dengan wanita pilihannya. Aku yakin, keputusan appa ini bukanlah putusan yang buruk, aku sepenuhnya percaya dengan apa yang appa dan tuhan takdirkan padaku.
Setelah tahu bahwa calon nampyonku adalah seorang gadis kuliahan, secara diam-diam aku membuntutinya. Hanya untuk mengetahui seperti apa sebenarnya sang gadis.
Begitu pertama kali melihat senyumnya, entahlah. Aku tak mengerti dengan daya kerja jantungku. Jantungku seolah bekerja di luar kendaliku. Senyumnya yang menawan membuatku lupa bagaimana caranya bernapas dengan baik. Di tambah lagi dengan parasnya yang sangat menawan. Aku sedikit berterimakasih pada appa yang telah memilihkannya untukku.
Namun, senyumku seketika luntur saat melihatnya menggandeng mesra seorang namja yang aku yakini sebagai namjacingunya.

Setelah dilanda kesakitan yang cukup menguras semua konsentrasiku dalam bekerja saat mengingat kemesraan sooyoung dan sang namjachingu, aku putuskan untuk bertandang ke rumah sooyoung sekalian untuk memperkenalkan diriku padanya. Yah, aku sangat gugup hari ini karena akan bertemu dengannya. Aku seakan tak sabar.
Namun, apa yang kudapatkan? Dia menatapku dengan pandangan yang sangat menakutkan, penuh amarah dan rasa jijik saat melihatku.
Aku yakin dia sama sekali tak suka dengan tampangku yang memang sangat tidak sesuai dengan perkembangan zaman yang selalu digemborkan anak-anak muda sekarang.
’lantas apa namja seperti dia yang terbaik untukku?” tunjuknya padaku yang saat itu berdiri mematung melihat pertengkaran antara sooyoung dan eommonim yang kuyakin saat itu baru saja menyampaikan berita buruk itu padanya.
“kau!!!! Dengar kau cho kyuhyun. Aku choi sooyoung tidak akan pernah menerima perjodohan tolol ini. Aku sudah mempunyai namjachingu, jadi katakana kepada tuan cho yang terhormat agar segera membatalkan perjodohan ini, arra?”
Dia menunjukku seraya sedikit menahan genangan air matanya agar tidak terjatuh.
PLAK
Sebuah tamparan yang cukup keras mengagetkanku.
“eommonim…….” Aku bersuara tanpa dapat kucegah.
Sooyoung kembali menatapku dengan pandangan yang memancarkan kebencian teramat sangat. Lalu tanpa pamit meninggalkan kami di sini.
Aku hanya terpatung di tempatku saat itu sampai kusadari eommonim menangis pilu melihat kelakuan sooyoung. Segera kuhampiri eommonim dan mendudukkannya di sofa.
“mianhe, kyuhyun-ah. Dia hanya gadis keras kepala yang angkuh. Maafkan atas segala ucapannya hari ini”
Aku tak tahu seperti apa aku meninggalkan rumah itu. Yang aku tahu, aku hanya terus menguatkan hatiku untuk terus memperjuangkan apa yang sudah appa dan eommonim putuskan. Biarlah, aku sesekali bertindak egois,
KYUHYUN POV END

AUTHOR POV
Sooyoung menghempaskan tubuhnya di sebuah sofa empuk yang ada di ruangan mewah itu.
“wae? Kenapa wajahmu sekusut itu? Apa ada masalah” Tanya seorang yeoja berambut pirang.
Sooyoung hanya mendesah yang diikuti dengan anggukan kepala sooyoung.
“wae? Soal kangin-ssi lagi? Apalagi kali ini?”
“kau tahu sicca? Eomma memutuskan hal paling konyol. Eomma mau menjodohkanku dengan seorang namja paling menjijikkan yang pernah aku lihat selama aku hidup. Dan eomma menamparku” desah sooyoung.
“aku lebih memihak pada eommamu.”ungkap sang yeoja yang bernama jessicca itu.
Soyoung melotot tak terima.
“kau tahu seperti apa rasa saying ahjuma padamu. Tapi kau selalu mengabaikannya. Soo, kau tahukan? Mana ada orang tua yang mau menjerumuskan anaknya? Lagian kau tahu sendirilah aku tidak begitu suka kau berhubungan dengan kangin-ssi. Entahlah, dari semua mantan-mantanmu, aku paling tidak setuju saat kau bersamanya.” Ungkap Jessica panjang lebar.
“dengar sicca, aku tak mendengar apapun tentang celaanmu pada kangin oppa. Aku mencintainya. Sangat mencintainya. Kau tahu itu.” Ungkap sooyoung dengan nada gusar.
“baiklah. Apakah kau kan menginap hari ini?” Tanya sicca yang dibalas anggukan kepala dari sooyoung.
Segera seteah itu jessicca menelpon eomma sooyoung untuk mengabarkan keberadaan sooyoung agar sang eomma tidak khawatir.

Keesokan harinya…….
Tampak area parkiran penuh dengan mahsiswa maupun mahasiswi yang sedang mengerubuni seorang namja dengan mobilnya sportnya yang menawan.
“ada apa di sana? Kita lihat, kajja” ajak Jessica seraya menarik tangan sooyoung.
“chagi, “ seseorang menghentikan langkah sooyoung dan sicca. Kangin.
“wae?” Tanya sicca sinis.
“ne, chagi. Wae?” jawab sooyoung setelah sebelumnya mencubut pergelangan tangan sicca.
“mian, hari ini aku tidak bisa mengantarmu pulang. Aku haus menemani eomma berbelanja” ucap kangin dibarengi dengan wajah penuh permintaan maaf yang menurut author pasti sangat menawan…….(kyaaaaa kangin oppa)
“ne, gwenchanayo, oppa.” Ucap sooyoung
“anyeong, chagi.”
Setelah kangin pergi…
“ciss, tidak kah kau lihat? Bukankah itu Cuma alas an klise yang dibuat-buat? Mana ada seorang namja yang menemani eommanya berbelanja?”
“sicca, jangan mulai lagi” ancam sooyoung.
“arrayo, kajja. Kita harus tahu ada apa di depan sana”
Keduanya menambus kerumunan itu dengan susah payah sampai kini mereka berdiri di deretan terdepan.
Sooyoung melotot tak percaya melihat siapa yang berdiri di depannya sekarang.
“mau apa kau ke sini?” Tanya sooyoung sinis. Yang sukses membuat semuanya menatapnya tak percaya.
“aku mau menjemputmu. Kajja” jaka sang namja.
Jessicca yang melihat hal itu itu melotot tak percaya.
“aku tidak mau. Aku mau pulang bersama jesicca. Kajja, sicca” ajak sooyoung seraya marik tangan Jessica.
“kalau begiti biar sekalian kuantarkan kalian berdua.”

Di sinilah mereka sekarang. Berada di dalam mobil maha mewah. Jessica sedang asyik bersenda gurau dengan namja yang tak lain adalah kyuhyun.
“apakah sekarang oppa sedang bergurau? Mana mungkin orang setampan oppa ini masih sendiri?” Tanya sicca yang hanya dibalas kyuhyun dengan senyum.
Sicca melirik sooyoung yang saat itu mendengus dengan kesal di belakang.
“aku suka style oppa. Oh ya. Apakah ini oppa?” jawab sicca seraya menunjuk sebuah foto yang terpajang di bagian depan mobil dekat dengan stir.
“ne, itu aku yang dulu. Sekarang aku berniat merubah penampilanku biar terkesan lebih fresh dan muda” ungkap kyuhyun.
“muda? Emangnya oppa sudah tua? Aku yakin umur oppa itu berkisar di natara 25-26?”
“ne. kau hebat sekali menebak” puji kyuhyun.
Sicca mendekatkan wajhanya pada kyuhyun.
“apa oppa menyukainya?” Tanya sicca dengan suara berbisik.
Wajah kyuhyun mendadak merah padam yang kemudian diikuti dengan anggukan kepalanya.
“yey!!!! Joha. Aku juga menyukainya.” Riang jesicca.
“kenapa kau bisa seberisik ini sih?!” bentak sooyoung. Kesal dengan polah tingkah jessicca yang menurutnya sangat berlebihan.
Sicca dan kyuhyun hanya tersenyum.
Sisa perjalanan mereka lanjutkan dengan penuh keheningan. Hingga mereka berhenti tepat di depan rumah Jessica.
“ apa aku boleh minta no handphone oppa?” rengek jessicca
“ne”

Mobil kembali berjalan dengan pelan. Sesekali kyuhyun melirik kea rah sooyoung dari kaca spion yang ada di depannya.
“apa kau tidak mau pindah duduk di depan bersamaku?” Tanya kyuhyun.
“bermimpilah saja, cho kyuhyun yang terhormat!” ucap sooyoung sinis.

TBC

Posted in Kyuyoung ff | Tagged , , , | 40 Comments

HANYA CINTA YANG BISA

HANYA CINTA YANG BISA

 

Cast   : Choi Sooyoung

            Cho Kyuhyun

             Choi Siwon

             Etc

Genre: Romance

 

 

Hai semuanya……aku balik lage dengan ff baru. Kali ini oneshoot. Maaf atas utang-utang ff ku yang belum sempat aku buat. Aku malah bawa ff baru lagi. Mian, mianhe yah chingudeul………

Okelah kembali pada ff ku yang terinspirasi dari lagu yang dibawakan oleh Agnes Monica feat Titi Dj.

Oke, untuk tak memperpanjang waktu lagi, silahkan n monggo

 

 

Hari itu tampak semuanya berjalan dengan sangat sempurna di sebuah sekolahan yang bernuansa cukup elit, SM HIGH SCHOOL. Sampai terdengar suara-suara gaduh yang berasal dari teriakan seorang siswa yang berteriak ada seseorang yang hendak bunuh diri.

“soo………neo! Jangan …..!!!!!” teriak beberapa orang yang ada di bawah.

Yah……saat ini tampak seorang yeoja dengan wajahnya yang muram sedang berdiri di tepian gedung sekolah. Seraya memandang teman-temannya yang sama sekali tidak ada yang mau mengerti dengan keadaannya. Entahlah. Semuanya seolah tak ada yang peduli padanya. Satu-satunya yang peduli padanya telah menghianati. Sebuah senyum tersungging di bibir manisnya.

“apakah dengan cara seperti ini aku bisa meraih semua kebahagianku yang dulu?” desahnya tertahan.

Rambutnya yang terurai terombang-ambing ditiup angin.

Sunyi………

Yang ada hanya desah angin yang bertiup dengan lembut di sekitarnya.

“soo……ini appa.” Terdengar suara seseorang yang berdiri tak jauh dari sooyoung berdiri. Sooyoung menoleh dan tersenyum lembut pada sosok yang memandagnya dengan mata sayu penuh kasih palsu itu.

“appa……”desahnya lirih.

“jangan, soo. Kita bisa menyelesaikannya semuanya dengan baik. Kau tahu kan appa dan sulli tak bisa jauh darimu?”

Sooyoung tersenyum lirih. Hatinya berdentam keras. Entahlah. Semua apa yang dilontarkan oleh sang appa bertentangan dengan apa yang di dengar oleh telinganya.

“aku merindukan eomma” kata soo lagi

Sinar matanya menunjukkan luka yang mendalam. Entahlah. Perasaannya tak menentu. Semua hal yang tak diketahuinya yang memenuhi kepalanya tak pernah terjawab. Sikap appanya yang selalu melindunginya di depan orang-orang sangat berkebalikan dengan apa yang di hadapinya saat berada di rumah.

Hanya satu orang yang mengerti dengan keadaannya. Choi siwon. Tapi diapun pergi tanpa kejelasan yang jelas. Semuanya terasa menghimpitnya. Menghimpitnya ke suatu ruangan yang gelap, tanpa ada penerangan sedikitpun dalam ruangan itu. Dia terkunci. Dan tak tahu bagaimana harus keluar dari kegelapan itu.

“soo……siapa yang akan mengurus sulli? Kau piker appa akan memperhatikannya?” terdengar ancaman yang dapat dengan mudah di dengar oleh sooyoung dikarenakan jarak antara dia dan sang appa yang lumayan dekat.

Sooyoung sontak menoleh. Inilah yang membuatnya sedari tadi ragu untuk melompat. Sulli? Siapa yang akan merawatnya kelak? Dia tidak cukup tega membayangkan gadis itu ikut terjun dalam bisnis yang sang appa jalankan selama ini dengan diam-diam. Cukup dia saja yang berada dalam lingkaran hitam bisnis ayahnya.

“kau dengar? Kalaw kau melakukannya, appa tidak akan menjamin sulli akan selamat. Atau kau mau lihat bagaimana sulli yang menawan itu appa rubah menjadi sedikit liar?”

Dengan cepat soo menggelengkan kepalanya,

“sekarang turun.!!!!” Perintah sang appa yang berjalan mendekatinya.

Mau tak mau, soo turun dari tepian gedung sekolah dan berjalan menuju sang appa yang saat itu lagi-lagi tersenyum penuh misterius sambil merentangkan tangannya hendak memeluk sooyoung. Tentunya dengan tatapan heboh dari semua yang melihat insiden itu.

 

PLAKKK

Sebuah tamparan manis mendarat di wajah sooyoung.

“apa kau kira dengan melakukan hal itu maka kau akan mendapat simpatiku? Apa kau tidak sadar? Semua ini appa lakukan hanya untukmu dan adikmu yang cacat itu. Untuk membiayai semuanya itu appa membutuhkan bantuanmu. Atau secara tidak langsung, appa mengajarkanmu untuk bekerja, menikmati hasil keringatmu sendiri. Jangan hanya mau numpang tinggal di sini…… harusnya kalian bersyukur appa tidak mengusir kalian sejak dulu. Karena appa sangat menyayangi kalian. Arra? Sekarang ganti baju. Sebentar lagi aka n ada lee ahjussi yang akan kau temani. Temani dia sampai dia puas. Kau tahu? Dia itu orangnya royal. Semuanya bisa kau minta. Asal berikan pelyananmu yang terbaik. Gga!!!”

Sooyoung hanya terdiam. Dia tak mampu melawan. Ketika dia membuka kamar, yang dia temukan hanyalah sosok sulli yang cantik namun tak berdaya, sulli yang malang yang harus dilindunginya. Melindungi masa depan dongsaengnnya.

“eonni……andwe. Sudah cukup, eonni……aku benar-benar sudah tidak tahan dengan semua ini. Bisakah eonni menghentikan semua ini?” isak sulli tertahan.

Sooyoung menghampiri sang dongsaeng. Meliriknya dengan pandangan sinis. Lalu segera berlalu. Berpura-pura menahan semua sayangnya. Demi keselamatan sang dongsaeng.

“eonni……mianhe. Aku sudah tahu semuanya. Mianhe, eonni”isak sulli.

Namun soo tak mengindahkannya. Dia hanya sibuk memoleskan bedak setebal mungkin diwajahnya agar terlihat dirinya lebih cantik lagi.

“kajima, eonnie. Sudah cukup!!!” teriak sulli.

Sooyoung menatap sulli sekilas lalu dengan segera melangkah menuju ruang tamu di mana sang appa sudah menunggunya dengan seorang namja muda dengan tubuh atletis dan mata sipitnya yang mempesona.

“soo……sini……” sooyoung tersentak ketika sang appa memanggilnya.

Matanya seketika membulat melihat siapa yang saat ini ada di hadapannya. Lee jung kie. Teman sekelasnya yang mengaku penasaran setengah matai padanya. Tengah menatapnya dengan pandangan penuh kemenangan.

“soo, dia tuan muda lee. Dia yang akan kau temani mala mini. “

“hai soo……” sapa jung kie dengan keramahan yang dibuat seramah mungkin.

“anyeong……” jawab soo sekenanya.

“baiklah ahjussi, saya akan mengembalikannya sebelum pukul 07.00 pagi.” Ungkap jung kie.

“oh, silahkan. Dia milikmu saat ini. Gunakan semamumu.” kata sang appa.

 

 

Sooyoung terus menerus beruasahan menggosok seluruh permukaan kulitnya. Dia jijik. Jijik dengan semua hal yang melekat di tubuhnya. Masih diingat dengan jelas bagaimana jung kie dengan seenaknya menggunakan tubuhnya. Menuntaskan hasrat birahinya. Saat ini pasti rasa penasaran yang ada pada jung kie terpuaskan sudah. Dia seperti orang kekenyangan saat berhasil menanamkan benihnya di rahim sooyoung. Seidkit sooyoung syukuri karena sebelum menjalankan pekerjaannya, dia sudah meminum pil anti hamil.

 

 

Sooyoung melangkah menuju kelasnya, di lorong kelas, dia bertemu dengan jung kie yang menatapnya dengan pandangan yang meremehkan. Tampak muka puas tercetak dari raut wajahnya.

“kau tahu, kau begitu liar di ranjang” bisik jung kie sebelum meninggalkan soo yang tergugu mendengar bisikan tersebut.

Dihiraukannya bisikan itu dengan melangkah tergesa menuju kelasnya. Namun, lagi-lagi langkahnya terhenti saat seseorang menarik tangannya.

“sampai kapan kau mengacuhkanku?” terdengar suara namja di belakangnya.

Mendadak rasa panic itu muncul seketika mendengar suara tersebut.

“lepaskan aku…….” Kata soo dengan suara bergetar.

“ aku mencintaimu. Sampai kapan aku menunggu?” Tanya sang namja seraya memperkuat genggaman tangannya.

“tidak!!! Jangan menungguku. Lepaskan, cho kyuhyun……”

“wae??? Kenapa kau sama sekali tak mmberiku kesempatan?” teriak kyuhyun.

Sooyoung menggeleng sebelum meninggalkan kyuhyun.

 

Cho kyuhyun. Meruopakan seorang mahasiswa yang terkenal dengan suara emasnya saat berulang tahun yang ke 22 kemarin. Keluarga yang kekayaannya tak usah diragukan lagi, serta paras yang begitu rupawan. Namun tidak cukup membuat seorang choi sooyoung terpikat.

“semakin kau menolak, semakin aku penasaran”lirih kyuhyun mantap sebelum berjalan menuju area perkiran guna kembali ke kampusnya.

 

 

Awal pertemuan keduanya dimulai saat kyuhyun berkunjung ke sekolah sooyoung menemani sang appa yang mempunyai suatu urusan yang cukup penting. Saat itulah, saat dia tampa sengaja menabrak seorang gadis yang tengah tergugu dalam tangisannya sedang ditarik paksa oleh seorang ahjussi tua. Untuk sesaat, kyuhyun tercengan saat melihat wajah penuh derita soo yang saat itu tengah ditarik paksa sang ahjussi yang diyakini kyuhyun sebagai appa sang yeoja. Dari sanalah, segala informasi mengenai sooyoung selalu diincarnya sedetail mungkin. Namun satu fakta yang tidak diketahuinya. Profesi yang dilakukan sooyoung saat ini yang berusaha ditutpinya.

Hanya satu yang masih mengganjal di benak kyuhyun. Kenapa sampai sekarang soo masih belum menerima cintanya?? Apa dia sudah mempunyai seorang namja?

“hyung, kau sudah tidur?” terdengar seseorang mengetuk pintu kamar kyuhyun. Membuayarkan semua lamunan kyuhyun akan sooyoung.

“wae jung kie-ah. Wae?” Tanya kyuhyun seraya membuka pintu kamarnya.

Bukannya menjawab, jung kie malah tersenyum penuh misterius seraya merebahkan tubuhnya di tempat tidur kyuhyun.

“kau tahu hyung? Rasa penasaranku pada seorang yeoja akhirnya terpenuhi sudah” jawab jung kie.

Kyuhyun mengerutkan keningnya.

“mwoya?” tanyanya dengan suara datar.

“dia sangat liar di tempat tidur” bisik jung kie membuat kyuhyun membelalkkan matanya. Bagamana bisa seorang anak sekolahn semesum dia? Apa ini merupakan ajaran hyukjae pada sang adik?

“ya!!!!!!!!!!!! Apa maksudmu kau tidur dengannya?” Tanya kyuhyun dengn mata melotot. Yang dibalas anggukan saja oleh jung kie seraya memamerkan senyumnya yang membuat sebagian wanita meleleh.

“dia sangat berbanding terbalik dengan kesehariannya yang membosankan. Pendiam, misterius, cantik, manis, menawan, dia LIAR” ungkap jung kie seray tersenyum mengingat setiap detail kebersamaan yang dia ciptakan dengan sooyoung.

“apa dia sudah takluk dengan senyum mu yang menjijikkan itu?” Tanya kyuhyun seraya tersenyum sinis.

“mwoya? Menjijikkan? Menurutku, senyumku jauh lebih ampuh ktimbang senyuman hyung yang sama sekali belum berhasil menggaet wanita pujaannya naik ke atas peraduan” balas jung kie tak kalah pedasnya.

Kyuhyun mendelik mendengar penuturan jung kie.

“kau tahu, hyung? Dia sangat menggairahkan. Bahkan aku akan kembali memakai jasanya lagi hari ini. Apa kau mau bergabung?” Tanya jung kie.

Memikirkan hal itu membuat kyuhyun berpikir sejenak. Waniat seperti apa yang diidamkan jung kie ini??? Yang bahkan dengan rela mau tidur dengannya yang masih bocah ingusan?

‘baiklah, diam berarti hyung setuju dengan ajakanku. Aku yakin hyung juga akan ketagihan. Untuk hari ini aku akan membokingnya dua hari. Masing-masing satu hari” ungkap jung kie lalu berjalam menuju kamarnya. Tak berselang lama, dia masuk kembali seraya  memamerkan segepok uang tabungannya.

“dasar bocah!!!!!!!!” sindir kyuhyun yang hanya dib alas jung kie dengan sebuah seringaian yang gagal.

 

Hari ini, sesuai dengan janji, tampak seorang yeoja ynga saat itu tengah mengagumi desain interior apartemen itu berdecak kagum.

“sangat indah………” ungkap sooyoung saat melihat pemandangan laut dari balik balkon apartenmen itu.

Jungkie, namja yang memakainya lagi, menyuruhnya dating ke apartemennya. Dia disuruh untuk melayani kakak jung kie. Sebelum mengirim soo ke sana, terlebih dahulu kyuhyun diberitahu kalau akan ada seseorang yang menunggunya di apartemen. Membuat kyuhyun yang saat itu dalam perjalanan pulang kuliah mengumpat.

Dengan tergesa-gesa, di bukanya pintu apartemennya. Matanya tidak menemukan siapapun di dalam apartemennya. Namun sepasang sepatu yang tergeletak di jajaran tempat sepatunya menyadarkannya bahwa ada orang lain selain dirinya yang ada dalam ruangan.

Telingannya menangkap suara gemericik air dari dalam kamarnya. Sesampainya dalam kamar, sesuatu yang tergeletak di atas tempat tidur, membuatnya menelan air liurnya. PAKAIAN DALAM WANITA

Tak berselang lama, sesosok wanita muncul. Waniata itu yang tak lain adalah sooyoung. Keduanya sama terkejutnya.

Kyuhyun merasa seperti ditampar saat menyadari wanita yang diceritakan jung kie padanya adalah sooyoung. Darahnya bergejolak. Marah, kecewa, dan rasa ingin memiliki mendadak menguasainya.

Dengan cepat diraihnya sooyoung dan dilumatnya bibir sooyoung.

“hmmmpppp………lepas!!!”teriak sooyoung seraya mendorong kyuhyun. Namun kyuhyun kembali menciumnya dengan kasar. Sooyoung meringis. Perih. Bukan di bibirnya, tapi hatinya.

Kembali, dihentakkannya tubuh kyuhyun dengan kasar. Membuat kyuhyun marah dan kalap.

PLAKKKKK

Kyuhyun menampar sooyoung hingga tersungkur di lantai kemudian kembali menyerang sooyoung. Lelah memberontak, soyoung hanya diam saja menerima semua perlakuan kasar kyuhyun. Tidak mendapat respon, kyuhyun melepaskan ciumannya dan menatap sooyoung.

“wae? Kenapa kau tidak membalas ciumanku? Apa karena aku bukan jung kie? Atau  uang yang diberikn jung kie kurang?” teriak kyuhyun.

Bukannya menjawab, soo malah terisak hebat. Dirapatkannya baju handuknya yang sempat tersingkap.

“berapa? Berapa harga yang harus kubayar untuk mendapatkanmu? Katakana CHOI SOOYOUNG!!!!!!!!!!” bentak kyuhyun seraya mengguncang tubuh sooyoung membuat sooyoung semakin terisak.

“mianhe……mianhe oppa”isak sooyoung seraya menggenggam tepian kemeja kyuhyun.

Kyuhyun menghempaskan tubuhnya di sisi sooyoung, terisak untuk sakit yang dirasakannya di hatinya, untuk rasa kecewanya, untuk rasa cintanya yang sampai detik itu terasa menghancurkannya.

“gga! “kata kyuhyun penuh penekanan.

“oppa………” desis sooyoung di sela tangisnya.

“aku bilang pergi, pergi, PERGI!!!!!!!!!!!!!!!!” teriak kyuhyun.

Sooyoung segera meraih pakaiannya, menggunakannya seadanya kemudian segera meninggalkan apartemen itu. Matanya menelisik wajah kyuhyun yang memerah sebelum benar-benar keluar dari apartemen.

 

“bagaimana, hyung? Apa hyung puas?” Tanya jung kie sesampainya dia dari rumahnya.

Kyuhyun menatap jung kie tajam.

“berapa kau membayarnya untuk sekali memakai jasanya?”Tanya kyuhyun dingin.

Senyum jung kie terkembang. Senyuman puas melihat bagaimana kyuhyun cukup antusias bertanya tentang sooyoung.

“apa aku bilang, pasti hyung akan……”

Belum selesai jung kie menyelesaikan kata-katanya, kyuhyun mencengkram kerah bajunya.

“katakana berapa, brengsek!!!!” tekan kyuhyun dengan wajah memerah.

Jungkie cukup terkejut melihatnya. Ada setitik air mata tersisa di sana.

“apa yang terjadi?” Tanya jungkie tercekat.

“katakana di mana alamatnya, berapa uang yang biasa kau habiskan untuk menidurinya, brengsek. Katakana!!!” bentak kyuhyun membabi buta. Tangannya melayang keras meninju tembok di sisi jungkie.

Mata jungkie terbeliak kaget. Dengan segera tangannya bergerak membuka dompetnya, mengeluarkan alamat tempat tinggal sooyoung.

Di sinilah kyuhyun berada memperhatikan bagaimana kehidupan sooyoung. Tangannya mengepal saat dilihatnya seorang ahjussi melingkarkan tangannya pada pinggang sooyoung.

“mampir lagi lain kali” ucap ahjussi tua yang pernah dilihatnya menyeret sooyoung dengan kasar saat di sekolah dulu.

Dengan langkah perlahan, kyuhyun berjalan mendekati tempat tinggal yang cukup terpencil itu. Belum sempat dia mengetuk pintu itu, terdengar suara isakan dari dalam.

 

“KENAPA KAU TAK MERAYUNYA?? APA KAU TAHU DIA ITU PUNYA BANYAK UANG!” bentak seorang pria dari dalam.

“dia menyakitiku, appa. Dia kasar.”isak sooyoung.

“itu tugasmu melayaninya. Kau ingat? Kalau kau ingin sulli selamat, kau harus mendapatkan uang lebih mala mini. Kalau tidak, appa akan menjual sulli pada kim ahjussi. Kau dengar itu?” teriak ahjussi itu penuh penekanan disetiap kata-katanya.

“andwe, appa. Jangan jerumuskan sulli. Aku akan bekerja lebih keras lagi, appa” isak sooyoung.

“bagus. Sekarang masuk kamar, sbentar lagi aka nada seseorang yang akan dating.” Kata sang ahjussi.

Sooyoung bergegas masuk ke dalam kamar. Melihat sulli yang tergolek lemah dengan wajah pucat. Hari ini tak ada jatah makan untuknya dan sulli. Dia hanya mampu melayani satu tamu. Otomatis, dia juga tak bisa membeli obat sulli yang sudah habis.

“mainhe sulli-ah. Eonni memang tidak berguna. Tenaglah, kan eonnie usahakan agar obatmu ada hari ini.” Isak sooyoung seraya mengecup kening adiknya yang tertidur tak sadarkan diri.

 

“aku akan memakainya satu dua hari, berapa harus kubayar?” Tanya kyuhyun dengan suara dinginya.

“berapa yang sanggup kau bayar” Tanya appa sooyoung dengan suara meremehkan.

Kyuhyun mengeluarkan amplop coklat berisi puluhan juta won. Mata appa sooyoung terbelalak.

“apa segitu cukup?” Tanya kyuhyun.

Bukannya menjawab, sang appa langsung meraih amplop, membukanya dan mengangguk.

“di mana kamarnya?” Tanya kyuhyun.

“apa kau akan melakukannya di sini?” Tanya appa sooyoung.

“aku hanya mau menjemputnya langsung. Apa tidak boleh?” Tanya kyuhyun masih dengan suara dinginnya.

 

 

Kyuhyun menatap nanar yeoja yang saat itu tengah berjuang menhapus jejak-jejak menjijikkan di pundaknya dengan alcohol.

“kau tahu bagaimana cara mengholangkannya, sulli-ah?’ isak sooyoung seraya tersu menggosok permukaan lehernya.

“aku kotor, menjijikkan,……aku tak pantas untuknya.” Sooyoung terus berbicara tanpa sadar dengan kehadiran kyuhyun di belakangnya.

“ehem……”

Terdengar suara deheman dari belakang sooyoung. Membuat sooyoung dengan segera merapikan pakaiannya dan terkejut dengan kehadiran kyuhyun.

“bergegaslah, kita akan keluar” kata kyuhyun datar.

Sooyoung menatap kyuhyun perih. Hatinya terluka. Orang yang diamdiam dicintainya kini memperlakukannya sama seperti para namja yang selama ini menjadi pelanggannya.

“ne.”hanya kata itu yang terlontar dari bibir sooyoung.

 

 

Hembusan angin malam mempermainkan rambut sooyoung.

“oppa…mianhe” ucap sooyoung memecah keheningan yang sedari tadi tercipta diantara mereka.

“kau tidak bersalah, untuk apa meminta maaf” ucap kyuhyun dingin.

“ aku hanya tak ingin sulli hancur” kata sooyoung,

Kyuhyun sontak menatap sooyoung.

Dengan perlahan, cerita itu mengalir dari bibir mungil sooyoung yang dibarengi dengan isakan kecil.

“eomma meninggal karena tak kuasa menerima hujatan, ancaman dari klen appa yang mengancam akan mebunuh appa seandainya utang-utang appa tak lunas. Hingga setelah eomma meninggal, appa mengajak semua kliennnya ke rumah, appa menjualku dengan syarat semua hutang-hutangnya lunas. Dan mereka dengan senang hati mengabulkannya. Mereka betul-betul menyakitiku, menghinaku meski aku menghiba sekalipun merek tak memperdulikan, yang mereka tahu bahwa aku telah dipersiapkan sedini mungkin untuk mlayani mereka. Aku kotor, menjijikkan dan menyedihkan, oppa.” Isak sooyoung di tengah kisahnya yang memilukan.

“kenapa kau menghindariku? Apakah ini adalah alas an dibalik kau selalu menghindariku?” Tanya kyuhyun dengan suara tercekat.

“ne, oppa. Aku sama sekali tidak pernah merasa pantas untuk bersanding denganmu” ucap soo seraya melempar pandangannya ke arah bebatuan yang tersusun rapi di sekitar pantai.

Keduanya terdiam membisu. Tak ada sepatah katapun yang terlontar dari lisan mereka.

“menikahlah denganku”ucap kyuhyun tiba-tiba tanpa sedikitpun mengalihkan perhatiannya pada hamparan laut yang di depan matanya.

Sooyoung menoleh dan tentu saja terkejut dengan apa yang kyuhyun ucapkan.

“ne?”

“kita menikah dan aku akan membebaskan kalian semua dari derita yang berkepanjangan.” Ungkap kyuhyun seraya menoleh dan menatap lekat mata sooyoung dengan tajam.

Sooyoung mendesah pelan. Dan lantas menggeleng.

“seperti apa yang kukatakan sebelumnya, oppa. Aku tidak pantas untuk disukai. Aku kotor, menjijikkan. Oppa lebih pantas bersanding dengan gadis lain yang lebih baik.” Sooyoung menghapus air mata yang terus meluncur dari kedua matanya.

“DAN KAU AKAN TERUS MENJADI SEPERTI INI??? TIDAK!!!!!!! KAU MILIKKU, CHOI SOOYOUNG! KAU MILIKKU.” Eriak kyuhyun diikuti dengan dirinya yang lantas menciumi wajah sooyoung sekenanya.

“kau milikku, dan apa yang menjadi milikku tidak akan pernah lepas dariku.”bisik kyuhyun sebelum menenggelamkan dirinya diantara sela-sela leher sooyoung.

 

Sooyoung mengelus lembut rambut kyuhyun. Dan kyuhyun hanya membalasnya dengan sebuah pelukan erat di pinggang sooyoung, menggosokkan kepalanya di perut sooyoung.

“apa yang kau suka darku?” Tanya sooyoung

“Aku tidak tahu. Yang aku tahu, aku harus selalu di dekatmu agar aku mampu bernapas dengan lega.”

Sooyoung yang mendengarnya menjadi sangat malu. Wajhanya memerah. Tak pernah ada seorangpun yang tulus mencintainya termasuk sang appa.

Sekelebat bayangan muncul di mata sooyoung. Dirinya tersentak. Secepat dia menyadari akan apa yang ada di kepalanya, secepat itu juga dia bergegas mengenakan pakaiannya yang berserakan di lantai apartemen kyuhyun.

“wae?”Tanya kyuhyun yang melihat kepanikan di mata sooyoung.

“sulli. Aku harus pulang. Sejak kemarin sulli tidak makan, oppa.”

Bukannya mendengarkan cerita sooyoung dan membiarkannya pergi, kyuhyun malah memeluknya dengan erat.

“oppa………”

‘”sulli baik-baik saja, dia di tangan yang tepat” bisik kyuhyun seraya menghirup dalam-dalam aroma tubuh sooyoung. Dan lantas menggigit kecil lehernya membuat tanda merah keunguan tampak lebih terpampang nyata di bahu dan leher sooyoung.

Sooyung menatap kyuhyun bingung.

“soo, sulli dan appamu telah aku hadiahi dengan sesuatu. Sekarang aku minta imbalan padamu” tagih kyuhyun.

“ne??? kau mau menagih??

Kyuhyun mengangguk pelan. Sooyoung hanya menatapnya dengan pandangan yang sulit untuk diartikan.

“wae? Kau tak mau membalas budi baikku dengan menolong keluargamu?” Tanya kyuhyun.

“aku hanya tidak mau menjadi beban untukmu, oppa.” Ungkap sooyoung dengan setetes air mata di pipinya.

“ssstttt………siapa yang bilang kau dan kemluargamu adalah beban? Kau hidupku. Kau adalah napasku. Jadi, jangan bilang kau adalah beban bagiku, soo” ucap kyuhyun seraya kembali mendekap erat tubuh sooyoung yang hanya dibalas sooyoung dengan sebuah isakan.

“saranghae. Jeongmal saranghae soo…”lirih kyuhyun seraya mengecup bibir sooyoung dalam.

“nado……nado saranghae, oppa”

 

Di sinilah sooyoung berada. Di tempat dia dan semuanya telah berkumpul. Dirinya sangat cantik dengan dandanan yang sederhana namun menawan. Gaun putih pendek membalut tubuhnya yang tampak berisi. Sesekali dia mencoba menahan rasa mual yang mendadak muncul.

Setelah hampir 4 bulan menjalani hidup berdua dengan kyuhyun dan tentu saja sulli. Mereka melanjutkan hubungan itu ke jenjang pernikahan. Dan di sinilah mereka berada. Tampak kyuhyun dengan setelan jas yang ciamik dan tentu saja sangat tampan *hehehehehe ya ialah* sudh menunggu sang mempelainya dengan suara degup jantung yang berlebihan.

SKIPPPP

 

Setelah acara yang sangat melelahkan itu, kini keduanya tengah berdua duduk dibalkon kamar apartemen kyuhyun.

“kau pucat, chagi” ucap kyuhyun seraya menyentuh leher sooyoung.

“entahlah oppa. Aku hanya merasa sangat lelah dan letih. “ ungkap sooyoung.

Disandarkannya kepalanya ke dada kyuhyun. Dan kyuhyun hanya membelai rambutnya lembut. Sooyoung memejamkan matanya dan menghirup aroma tubuh kyuhyun.

“oppa, I love ur smell.” Ungkap sooyoung seraya menghirup kea rah bagian leher kyuhyun.

“kau menggodaku?” lirih kyuhyun.

“anio. Ini benar oppa. Selama acara tadi, aku selalu mual. Tapi begitu berada di dekatmu, rasa mualku entah menguap ke mana.”

Kyuhyun hanya membelai kepala sooyoung penuh kasih.

“oppa, aku ngantuk. Bisakah mala mini kita tidur saja?” Tanya sooyoung manja.

Sooyoung yang mendengar nada manja dalam setiap ucapan sooyoung tentu saja senang. Tidak biasanya dia bermanj-manja begini.

“baiklah, kajja. Aku juga lelah”

Kyuhyun menggendong sooyoung dengan lembut dan meletakkannya di tempat tidurnya.

“oppa kemarilah……”ucap sooyoung dengan melambai.

Kyuhyun hanya tersenyum dan lantas berbaring disebelah sooyoung. Sooyoung segera merangsek mendekati kyuhyun. Meletakkan indra penciumannya tersebut kearah leher kyuhyun.

“oppa……”

Sooyoung mendesah ketika kyuhyun menggelitik belakang telinganya.

“wae, chagi?” bisik kyuhyun.

“aku lelah”

“kau yang menggodaku duluan” bisik kyuhyun.

“aku tidak menggodamu. Aku hanya ingin menghirup aroma tubuhmu saja, oppa” ungkpa sooyoung dengan mata berkaca-kaca.

Kyuhyun tampak terkejut melihatnya.

“chagi, kau kenapa?” Tanya kyuhyun kaget melihat ekspresi sooyoung yang berkaca-kaca.

“aku hanya ingin menghirup aromamu. Tapi oppa malah menggodaku. Hiks”

“aigo, nae anae. Kajja……” kyuhyun merangkul sooyoung merapatkan tubuh mereka agar sooyoung lebih bisa dan merasa lebih nyaman menghirup araoma tubuhnya.

“otthe?” Tanya kyuhyun.

Sooyoung hanya terus menghirup aroma tubuh kyuhyun, menghembuskan napasnya, lalu kembali menghirup aroma kyuhyun lagi”

Kyuhyun hanya menatap aneh sooyoung.

 

 

“kyu……ireona..kyu……” sooyoung mengguncang tubuh kyuhyun yang saat itu baru saja memejamkan matanya.

“hemm……wae chagi?” Tanya kyuhyun seraya menarik sooyoung dalam dekapannya. Yang dengan segera mendapatkan rontaan dari sooyoung.

“oppa, bangunlah……”teriak sooyoung dengan suara cemprengnya.

Kyuhyun mendesah dan mengacak-ngacak rambutnya. Kesal.

“wae??? Aku baru saja tidur, dank au membangunkanku. Tidak biasanya kau begini” kata kyuhyun kesal. Mendengar hal itu, sooyoung kembali merebahkan tubuhnya dalam diam. Tak berselang lama, tampak bahunya bergetar. Membuat kyuhyun lagi-lagi terkesiap. Ini sudah kedua kalinya sooyoung menagis. Ada dengannya? Batin kyuhyun.

“soo……” kyuhyun berusaha meraihnya namun ditepis dengan kasar oleh sooyoung.

Kyuhyun menghela napasnya kasar.

“soo, aku tidak tahu ada denganmu. Kau berubah jadi manja dan aneh” kata kyuhyun.

“tidak usah mempedulikanku loagi!!!!”bentak sooyoung dan lantas meraung lebih keras memaksa kyuhyun memeluknya erat.

“sst……baiklah. Mianhe. Apa yang kau inginkan, chagi?” Tanya kyuhyun seraya mengelus lembut rambut sooyoung yang sesegukan dalam dekapan kyuhyun.

“aku hanya ingin makan nasi goring buatanmu, oppa. Aku lapar……”

Sooyoung menatap kyuhyun dengan mata berkaca-kaca dan kyuhyun hanya  melongo mendengar permintaan sooyoung.

 

Kyuhyun menggerutu pelan sambil tangannya dengan lincah meracik bumbu nasi goring dan sesekali mengecek ke layar handphonenya. Yah, dia sedang mencari resep membuat nasi goring di internet.

“jadi………!!!!”

Tampak sepiring nasi goring yang tampak sangat menggoda. Namun sooyoung hanya menatapnya datar.

“wae? Kajja dimakan”

“aku tidak berselera. Bagaimana kalau oppa saja yang makan?”

 

Beberapa saat kemudian……

“AKU HANYA MEMINTA OPPA MEMAKANNYA!!” teriak sooyoung dengan air mata berlinang.

“KAU SAMA SEKALI TIDAK MENGHARGAI USAHAKU. KAU MEMBANGUNKANKU DAN MENYURUHKU MEMBUAT NASI GORENG YANG SAMA SEKALI TIDAK KUKETAHUI DAN KINI KAU MENYURUHNYA MAKAN? KAU GILA!! LUPAKAN SEMUANYA, AKU TIDUR!!” kyuhyun berjalan meninggalkan sooyoung.

“KAU JAHAT!! AKU MEMBENCIMU!!” teriak sooyoung histeris. Membanting piring yang berisi nasi goring tersebut sebelum jatuh pingsan.

“SOO……”

 

Kyuhyun mengusap-usap jemari tangan sooyoung. Kabar yang sangat mengejutkan sekaligus membahagiakannya. Dia akan menjadi seorang ayah. Sesekali dia mengecup punggung tangan sooyong.

“mianhe karena tidak menyadari kehadiranmu, chagi” kata kyuhyun seray mengusap perut sooyoung lembut.

Perlahan mata itu mengerjap. Dan terbuka. Menyadari kyuhyun yang ada di hadaopannya, sooyoung segera memalingkan wajahnya. Air matanya meleleh. Dia sakit hati saat mendengar kyuhyun membentaknya.

“chagi……” rengek kyuhyun manja.

Tidak ada respon yang positif, malah air mata sooyoung semakin banyak membasahi wajahnya.

“sssttt………mianhe……”ungkap kyuhyun lembut seraya menarik sooyoung kedalam dekapan hangatnya.

“kau jahat, kau membentakku” isak sooyoung seraya memukul pelan dada suaminya tersebut.

“ne, aku  jahat. Maafkan aku. Mianhe…… kau mau kan memaafkanku? Demi anak kita” kata kyuhyun yang hanya dibalas sooyoung dengan menghirup aroma kyuhyun dalam-dalam dan tampak tak menyadari apa yang baru saja diucapkan kyuhyun.

“soo……”

“aku selalu menyukai aromamu, oppa……maukah kau berbaring dan biarkan aku menciumi tubuhmu????” ungkap sooyoung tanpa rasa malu. Kenapa harus malu? Mereka kan suami istri yang sah.

Muka kyuhyun memerah mendengar ucapan kyuhyun.

“kau………yakkkk!!!!”

Sooyoung membungkam bibir kyuhyun dan melepaskan seluruh pakaiannya dan pakaian kyuhyun lalu mengecup seluruh wajah kyuhyun.

“oppa, kau selalu berhasil membuatku bergairah………”ungkap sooyoung sebelum kembali mengecup seluruh tubuh kyuhyun.

 

 

 

END

 

Aku ga siap membuat bagian NC-nya. Dan ff ini memang hanya terfokus pada kisah KYUYOUNG saja. Jadi jangan berharap aka nada lanjutan tentang kisah lanjuttan appa soo atau sulli, karena jujur saja aku sama sekali ga puny aide tentang mereka. Hehehehehe. Dan lagi-lagi kisah ini menggantung………

Aku juga mau minta maaf karena ga bisa balas coment reader, tugasku sebagai seorang guru yang super duper sibuk ditambah dengan bantuin eomma membuat jajan membuatku jarang banget menjejakkan pikiranku pada blog ini. Mianhe………

Posted in Uncategorized | Tagged , , , | 22 Comments